
Oleh: Ayu Azhara
KABUPATEN Pesisir Selatan merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Sumatera Barat dengan ibukotanya Painan. Selain banyak tempat wisata yang indah, Kabupaten Pesisir Selatan juga mempunyai berbagai makanan khas, salah satunya yaitu Randang Lokan yang ada di Kanagarian Inderapura Kecamatan Pancung Soal.
Randang Lokan adalah makanan khas masyarakat Inderapura yang dibuat dengan menggunakan bahan baku kerang atau disebut dengan lokan, kemudian dikasih santan kelapa dan bumbu-bumbu yang berbagai macam ragam.
Makanan Randang Lokan ini sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu, bahkan telah menjadi makanan sehari-hari masyarakat Inderapura yang telah mengakar sampai sekarang ini
Lokan atau kerang untuk bahan baku utama Randang Lokan didapatkan dengan penuh perjuangan dari dasar sungai di Muaro Sakai di Kanagarian Inderapura, karena biasanya ada buaya.
Lokan atau kerang tersebut didapatkan ketika buaya sedang pergi mencari makanan, dan saat itulah masyarakat bisa mengambilnya di dasar sungai tersebut, dan kemudian dijadikan sebagai makanan khas Inderapura.
Selain Randang Lokan, kerang atau lokan juga bisa dijadikan berbagai varian makanan lainnya seperti Sate Lokan, Samba Lado Lokan, Gulai Lokan dan Asam Padeh Lokan.
Ada dalam pepatah tentang lokan, yaitu berbunyi; Alam Takambang Jadi Guru. Itulah filosofinya saat masyarakat Minangkabau berinteraksi melalui alam.
Ketersediaan lokan yang mudah didapatkan di Inderapura itulah yang menjadi faktor kenapa masyarakat Inderapura lebih memilih lokan sebagai bahan utama pembuatan Rendang Lokan dari pada daging sapi, maupun kerbau, karena dengan harganya yang lebih bisa dijangkau dan banyak ditemukan.
Seiiring dengan berjalannya waktu, rendang tetap menjadi menu utama walaupun bahan utamanya berubah menjadi lokan atau disebut dengan kerang.
Selain mendapatkannya dengan ekstrem, saat memasak Randang Lokan juga membutuhkan tenaga yang ekstra, dimana butuh berjam-jam untuk menggaduk sampai menunggu matang.
Randang Lokan menggunakan kelapa atau santan yang cukup banyak karena itulah yang akan menjadi ketentuan dalam membuat Randang Lokan serta menggunakan bumbu-bumbu rempah lainnya.
Bagi masyarakat Minangkabau mungkin sudah tahu apa saja bahan dalam pembuatan rendang, tetapi bagi masyarakat di luar Sumbar belum tentu bisa membuat Randang Lokan, karena biasanya mereka hanya tahu membuat Randang Daging. Padahal rendang itupun sangat banyak macam ragam jenisnya. Di antaranya; rendang ayam, rendang telur dan lainnya.
Menu Pokok
Di Inderapura, Randang Lokan sudah menjadi bagian yang tidak boleh ditinggalkan, atau menjadi menu pokok utama yang harus ada di acara penting, seperti acara pernikahan, acara sunatan, dan acara lainnya.
Randang Lokan ini komplit karena dengan rasa yang enak, bergizi, pedas, maknyus, bumbunya melimpah dan bikin ketagihan tentunya.
Selain itu alasan masyarakat Inderapura memilih Randang Lokan juga dijamin lemaknya tidak sebanyak daging sapi ataupun kerbau.
Lokan itu cangkangnya berwarna hitam, dan berbagai macam ukuran, dari yang kecil sampai yang besar. Masyarakat Inderapura saat membuat Randang Lokan akan memilih lokan dengan ukuran yang sedikit besar, karena akan lebih terasa saat dimakan. Sedangkan ukuran yang kecil biasanya masyarakat membuatnya untuk sate lokan.
Keunikan yang terjadi pada Randang Lokan di Kenagarian Inderapura adalah terletak pada bahan utamanya, yaitu lokan itu sendiri. Karena lokan merupakan sejenis kerang sungai yang banyak ditemukan di Kenagarian Inderapura.
Awal kemunculan Randang Lokan yaitu merupakan hasil adaptasi dari masyarakat Minang yang tinggal di sekitaran pesisir dan memanfaatkan lokan sebagai sumber daya alam yang berada di sekitaran masyarakat Kenagarian Inderapura.
Dalam pembuatan Randang Lokan sebenarnya saat proses memasak dan bahan utamanya tidak jauh berbeda dari rendang pada umumnya, tetapi Randang Lokan justru lebih mudah memasaknya, lokan hanya perlu dimasak sampai kecoklatan keemasan saat sudah menjadi Randang Lokan akan dibaluti bumbu-bumbu yang kaya akan rempah ciri khas rendang itu sendiri.
Kebanyakan masyarakat Kenagarian Inderapura memasak Randang Lokan dengan menambahkan pakis, ataupun kentang kecil, tersebut sebagai pelengkap dari Randang Lokan agar menambah kenikmatan saat memakannya, dan akan membuat seseorang akan jatuh cinta dengan masakan Randang Lokan yang begitu nikmatnya, apalagi dimakan ramai-ramai bersama keluarga.
Cara Membuat Randang Lokan
Cara membuat Randang Lokan sama dengan membuat rendang pada umumnya, yakni;
Pertama, cuci bersih lokan yang telah dibuka dari cangkangnya, lalu tiriskan.
Kedua, campurkan semua bumbu-bumbu rendang. Setelah itu campurkan dengan cabe yang telah digiling beberapa takaran, lalu aduk bumbu beserta cabe dengan lokan.
Ketiga, siapkan wajan yang agak besar supaya rendang tidak tumpah saat menggaduknya. Setelah wajan diletakkan di atas kompor, lalu tuangkan santan yang telah ditakarkan banyaknya.
Kempat, setelah santan dimasukkan ke dalam wajan, lalu aduk-aduk santan dan jangan sampai tidak menggaduknya, takutnya santan tersebut pecah.
Kelima, setelah santan sudah seperti berminyak, maka ambil lokan yang sudah dilumuri bumbu tersebut, lalu masukkan ke dalam wajan yang telah berisi santan yang telah berubah seperti berminyak lalu aduk sampai masak berwarna kecoklatan.
Keenam, setelah berwarna kecoklatan Randang Lokan siap disajikan
Itulah sedikit ringkasan cara membuat atau memasak Rendang Lokan. *)
Penulis adalah Mahasiswa Jurusan Sastra Minangkabau, Fakultas Ilmu Budaya (FIBl) Universitas Andalas (Unand)























