• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Senin, Mei 25, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Sakali Ota Gadang, Sakali Picayo Barubah

27 Januari 2026
in Opini
Reading Time: 2min read
Views: 431
Isa Kuniawan, Koordinator Kapas (Komunitas Pemerhati Sumbar)

Oleh: Isa Kurniawan
(Koordinator Kapas/Komunitas Pemerhati Sumbar)

AKHIR tahun 2025 lalu, bencana hidrometeorologi akibat badai Monsun terjadi di Provinsi Aceh, Sumut dan Sumbar –mayoritas daerah yang terdampak adalah yang berhadapan dengan Samudera Hindia.

Badai Monsun yang membuat curah hujan tinggi berhari-hari menimbulkan banjir (bandang) yang mengakibatkan hancur/hanyutnya rumah, jembatan dan infrastruktur lainnya di sepanjang daerah aliran sungai (DAS).

Lihat Juga

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

12 Mei 2026
63
Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

8 Mei 2026
36
Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
106

Kemudian di daerah-daerah perbukitan yang tidak kuat menahan air hujan, terjadi longsor yang mengakibatkan satu atau dua kampung rata dengan tanah.

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per hari Rabu 21Januari 2026, dari ketiga provinsi yang terdampak tersebut, terdapat korban jiwa sebanyak 1200 orang. Kemudian 143 orang masih hilang. Dan jumlah pengungsi 113.903 orang.

****

Dalam pepatah Minang; “sakali aia gadang, sakali tapian barubah”. Aia gadang –banjir bandang– karena debit air sungai yang tinggi telah membuat bentuk/alur/tatanan tapian itu berubah.

Adanya bencana yang mengiringi perubahan tadi, harus dipahami bahwa sebenarnya alam yang sifatnya dinamis itu sedang mencari keseimbangan baru –setelah dirusak di sana-sini.

“Usah tabang sumbarang tabang. Jikok lai takuik datang galodo. Urang kampuang, sawah jo ladang nan taniayo”

“Danga pasan unggeh jo buruang. Tolonglah kami nan lamah nan ko. Rimbo tampek kami balinduang. Jan di tabang juo.” –Pasan Buruang (Nuskan Syarief)

Penebangan kayu di hulu dan sepanjang DAS yang tidak terkendali telah membuat keseimbangan alam itu menjadi goyah. Dengan terjadinya banjir bandang, semua mata terbelalak, karena ribuan batang kayu ikut hanyut yang melanda rumah, dan memenuhi sungai/muara.

****

Bagi masyarakat Minang, tapian itu mempunyai posisi yang strategis, yakni sebagai tempat “pembersihan”. Seperti untuk mandi, mencuci, dan lainnya.

Tidaklah lengkap orang Minang itu kalau tidak ber-tapian. Sebab salah satu syarat sebagai orang Minang itu harus punya tapian. Di samping syarat lainnya, seperti; basuku, barumah gadang, basasok bajarami, basawah baladang dan bapandam kuburan.

Jadi jelas bahwa orang Minang itu harus punya tapian. Dan katanya; “rancak tapian itu dek nan mudo, dan elok nagari dek nan tuo”.

Saling bersinergi di dalam membangun nagari –dan menjaga tapian.

****

Dalam kehidupan sehari-hari, “sakali aia gadang, sakali tapian barubah” kerap didengar ketika ada pergeseran kekuasaan/pemimpin baru. Biasanya akan diiringi dengan terjadinya perubahan tatanan atau stuktur.

Kadang perubahan yang dilakukan itu seenak perut pemimpin baru, dengan melabrak aturan yang ada dan hanya mengedepankan kedekatan semata (nepotisme), atau dengan mencari-cari alasan/aturan yang dianggap benar (cocoklogi).

Saat ini banyak pemimpin itu yang gadang ota, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap mereka menjadi luntur. “Sakali ota gadang, sakali picayo barubah“, demikian.

Di samping itu, berputar-putar saja yang banyak. Seperti hiu berbeleng. Tinjau ke tinjau. Rapat ke rapat. Pidato ke pidato. Peresmian ke peresmian. Banyak seremonial-nya. Semua demi konten.

Persoalan apakah yang dikerjakan itu bermanfaat dan ada gunanya bagi masyarakat, itu soal lain. Yang penting ngonten jalan terus.

Tapi hati-hati saja dengan “aia gadang”, OTT KPK. Yang menyebabkan “tapian barubah“, jabatan menjadi hilang. *)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Pariaman Gelar Talao Beach Run yang Jadi Pembuka Iven Sport Tourism 2026

Next Post

Wabup Dharmasraya Pimpin Apel Pagi ASN, Ingatkan Disiplin dan Profesionalitas

BeritaTerkait

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan
Opini

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

12 Mei 2026
63
Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing
Opini

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

8 Mei 2026
36
Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan
Opini

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
106
Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman
Opini

Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman

26 April 2026
117
Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan
Opini

Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan

25 April 2026
54
Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak
Opini

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak

24 April 2026
49
Next Post
Wabup Dharmasraya Pimpin Apel Pagi ASN, Ingatkan Disiplin dan Profesionalitas

Wabup Dharmasraya Pimpin Apel Pagi ASN, Ingatkan Disiplin dan Profesionalitas

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (39,147)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,402)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,645)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,786)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (34,050)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (32,970)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,728)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (32,184)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (29,730)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,138)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
171
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
351
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
497
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
237
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
118
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
152
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
133
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
193
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
128

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In