• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Minggu, Februari 1, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

IHSG Anjlok, Apakah Hanya Kesalahan OJK?

1 Februari 2026
in Opini
Reading Time: 2min read
Views: 87
Dr Hefrizal Handra, MSoc.Sc, Wakil Rektor II Unand / Dosen FEB Unand. (Foto : Dok)

Oleh: Dr Hefrizal Handra, MSoc.Sc
(Dosen FEB Unand)

ANJLOKNYA IHSG memunculkan pertanyaan publik yang wajar, apakah ini murni kegagalan pengawasan pasar oleh Otoritas Jasa Keuangan? Pertanyaan ini penting, tetapi jawabannya tidak sesederhana itu.

Mengaitkan seluruh gejolak pasar hanya pada satu lembaga justru berisiko menyederhanakan persoalan yang jauh lebih kompleks. Pasar saham bekerja dengan satu mata uang utama yaitu kepercayaan, yang tidak akan runtuh tanpa sebab serta tidak dibentuk oleh satu institusi saja.

Lihat Juga

Masyarakat Adat dan Bencana Hidrometeorologi: Posisi dan Peran dalam Mitigasi

Masyarakat Adat dan Bencana Hidrometeorologi: Posisi dan Peran dalam Mitigasi

30 Januari 2026
32
Sakali Ota Gadang, Sakali Picayo Barubah

Sakali Ota Gadang, Sakali Picayo Barubah

27 Januari 2026
65
Re-Launching Gedung Abdullah Kamil: Lonceng yang Baru Digantung atau Bunyi yang Tak Pernah Dipukul

Re-Launching Gedung Abdullah Kamil: Lonceng yang Baru Digantung atau Bunyi yang Tak Pernah Dipukul

24 Januari 2026
82

OJK memang memegang peran penting dalam tata kelola, transparansi, dan pengawasan pasar. Namun, kepercayaan investor terbentuk dari keseluruhan ekosistem kebijakan, bukan dari regulator pasar semata.

Menariknya, ketika IHSG naik tajam, narasi yang sering muncul adalah keberhasilan kebijakan fiskal dan kepemimpinan ekonomi, bahkan tidak jarang diklaim sebagai bukti kinerja otoritas fiskal.

Namun ketika IHSG anjlok, sorotan tiba-tiba menyempit, dan OJK seolah menjadi satu-satunya pihak yang harus bertanggung jawab. Logika seperti ini terasa tidak seimbang, sekaligus mengaburkan realitas bahwa pasar membaca sinyal kebijakan secara terpadu, bukan parsial.

Dari sisi moneter, stabilitas nilai tukar, kecukupan likuiditas, dan kualitas komunikasi kebijakan oleh Bank Indonesia (BI) menjadi jangkar utama persepsi risiko.

Dari sisi fiskal, arah APBN, disiplin pembiayaan, serta konsistensi kebijakan utang dan belanja yang dijalankan oleh Kementerian Keuangan ikut menentukan keyakinan investor terhadap prospek jangka menengah.

Pasar membaca semua sinyal ini secara bersamaan. Yang sedang diuji saat ini bukan kinerja ekonomi masa lalu, melainkan keyakinan terhadap arah kebijakan ke depan dan kualitas koordinasi antar-otoritas.

Dalam ekonomi modern, ketidakpastian kebijakan sering kali lebih merusak daripada kebijakan yang tidak populer. Investor dapat menerima aturan yang ketat, tetapi sulit menerima sinyal yang tidak konsisten antara fiskal, moneter, dan regulasi pasar.

Di titik ini, persoalan yang lebih mendasar justru terletak pada kecenderungan untuk mencari kambing hitam, alih-alih memperkuat arsitektur kepercayaan yang menopang pasar dan pertumbuhan. Padahal, kepercayaan itulah yang menentukan apakah investasi bergerak atau memilih menunggu.

Pertumbuhan sekitar 5% relatif dapat dipertahankan oleh ekonomi sebesar Indonesia. Namun melompat ke 6% atau lebih bukan soal optimisme atau retorika, melainkan soal kredibilitas kebijakan lintas otoritas, kepastian regulasi, dan kualitas koordinasi fiskal–moneter–pasar keuangan.

Jika kepercayaan tertahan, investasi akan menunggu. Jika investasi menunggu, pertumbuhan kehilangan momentum. Dan ketika momentum hilang, yang terdampak bukan hanya pasar saham, tetapi fiskal, daerah, dan penciptaan lapangan kerja.

Meskipun IHSG anjlok tajam, namun belum mengarah kepada krisis ekonomi di depan mata. Namun risiko stagnasi pertumbuhan menjadi nyata, jika peran lembaga penjaga kepercayaan pasar tidak dijalankan secara terpadu dan konsisten.

Pasar bisa jatuh dan pulih, tetapi kepercayaan yang tergerus selalu menuntut biaya ekonomi dan waktu kebijakan yang jauh lebih besar untuk dipulihkan. Di situlah pelajaran terpenting dari peristiwa ini. *)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Kewajiban Suami sebagai Pemimpin Keluarga Terhadap Istri Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist

Next Post

Pelantikan DPP IKA Unand Periode 2025-2029, Wamen ESDM Yuliot Tanjung: Jaringan Alumni yang Kuat Aset Berharga Perguruan Tinggi

BeritaTerkait

Masyarakat Adat dan Bencana Hidrometeorologi: Posisi dan Peran dalam Mitigasi
Opini

Masyarakat Adat dan Bencana Hidrometeorologi: Posisi dan Peran dalam Mitigasi

30 Januari 2026
32
Sakali Ota Gadang, Sakali Picayo Barubah
Opini

Sakali Ota Gadang, Sakali Picayo Barubah

27 Januari 2026
65
Re-Launching Gedung Abdullah Kamil: Lonceng yang Baru Digantung atau Bunyi yang Tak Pernah Dipukul
Opini

Re-Launching Gedung Abdullah Kamil: Lonceng yang Baru Digantung atau Bunyi yang Tak Pernah Dipukul

24 Januari 2026
82
193th Padang Pariaman, Menuju Bangkit Lebih Kuat
Opini

193th Padang Pariaman, Menuju Bangkit Lebih Kuat

12 Januari 2026
25
Tradisi Anti Kemiskinan-Kelaparan dalam Manajemen Bencana di Minangkabau
Opini

Tradisi Anti Kemiskinan-Kelaparan dalam Manajemen Bencana di Minangkabau

5 Januari 2026
91
Polisi di Jabatan Sipil Melukai Hati Birokrasi
Opini

Polisi di Jabatan Sipil Melukai Hati Birokrasi

17 Desember 2025
53
Next Post

Pelantikan DPP IKA Unand Periode 2025-2029, Wamen ESDM Yuliot Tanjung: Jaringan Alumni yang Kuat Aset Berharga Perguruan Tinggi

Please login to join discussion

Most Viewed Posts

  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (35,976)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,066)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,241)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,209)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (29,257)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (28,650)
  • Tabuik, ‘Perang Karbala’ di Jantung Kota Pariaman (23,563)
  • Sijunjung Jebol, Seluruh Sumbar Zona Merah Covid-19 (22,384)
  • Blaster, Klub Motor Legendaris Kota Padang (22,376)
  • Boy Rafli Amar Dt Rangkayo Basa Termasuk 5 Komjen Calon Kapolri yang Diajukan Kompolnas ke Presiden (22,121)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
136
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
311
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
469
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
215
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
107
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
136
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
118
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
179
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
117

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In