• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Kamis, Mei 28, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Kearifan Lokal Masyarakat Pesisir Selatan Sumatera Barat

13 April 2023
in Opini
Reading Time: 4min read
Views: 4,547
Uswah Qoimah, Mahasiswi Jurusan Sastra Minangkabau, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (Unand). (Foto : Dok)

Oleh: Uswah Qoimah

KABUPATEN PESISIR SELATAN merupakan sebuah wilayah yang terletak di bagian selatan Provinsi Sumatera Barat. Wilayah ini terletak di sepanjang pantai barat Sumatera, yang berbatasan dengan Samudra Hindia.

Selain Pesisir Selatan, wilayah di pantai barat Sumatera yang bebatasan langsung dengan Samudra Hindia, yang masuk Sumatera Barat, di antaranya, Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman Barat.

Lihat Juga

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

12 Mei 2026
64
Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

8 Mei 2026
36
Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
106

Wilayah pantai Barat ini memiliki keanekaragaman budaya dan tradisi yang kaya. Salah satu tradisi yang terkenal di wilayah ini adalah tradisi Tabuik yang diadakan pada hari Asyura, di mana masyarakat membangun replika bahtera nabi Muhammad SAW dan kemudian mengaraknya di sepanjang jalan-jalan utama di Kota Pariaman.

Selain itu, wilayah ini juga memiliki potensi wisata yang menarik, seperti pantai-pantai yang indah di antaranya, Pantai Air Manis, Pantai Carocok, dan Pantai Kata.

Wilayah pantai ini juga terkenal dengan kekayaan alamnya, terutama hasil laut seperti ikan, udang, dan kerang. Selain itu, wilayah ini juga memiliki potensi pariwisata bahari seperti diving, snorkeling, dan surfing.

Kearifan lokal atau kearifan tradisional adalah pengetahuan, kebiasaan, nilai, dan praktik yang dikembangkan oleh masyarakat lokal secara turun-temurun dalam menghadapi permasalahan hidup di lingkungannya.

Kearifan lokal mencakup pengetahuan tentang cara hidup, cara bercocok tanam, cara memanfaatkan sumber daya alam, dan cara berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Kearifan lokal seringkali berkaitan erat dengan keanekaragaman budaya dan adat istiadat masyarakat setempat. Penerapan kearifan lokal dapat membantu masyarakat untuk mempertahankan keberlangsungan lingkungan hidup dan juga meningkatkan kesejahteraan mereka.

Salah satu contoh penerapan kearifan lokal adalah praktik pertanian organik yang dilakukan oleh masyarakat di pedesaan.

Penerapan kearifan lokal juga dapat menjadi solusi bagi beberapa masalah global seperti perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, dan kerusakan lingkungan.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menghargai dan memperhatikan kearifan lokal sebagai sumber daya yang berharga dalam menjaga keberlangsungan lingkungan dan kehidupan manusia.

Begitu juga dengan kearifan lokal yang ada di Kabutapen Pesisir Selatan Sumatera Barat, merujuk pada pengetahuan, keahlian, dan tradisi yang diwarisi secara turun temurun oleh masyarakat Pesisir Selatan.

Kearifan lokal ini mencakup berbagai aspek kehidupan, seperti pengelolaan sumber daya alam, budaya, adat istiadat, seni, arsitektur, agama, dan sebagainya.

Berikut beberapa kearifan lokal dari Pesisir Selatan;

1. Tradisi Bailau

Bailau juga dapat diartikan sebagai sastra lisan yang khas dari Pesisir Selatan. Sastra lisan ini biasanya dilakukan oleh seorang perempuan yang disebut tukang ilau. Mereka akan membawakan cerita, legenda, atau mitos secara lisan dengan diiringi musik tradisional seperti gambus atau gendang.

Bailau juga memiliki makna dan filosofi yang dalam. Sastra lisan ini sering kali dianggap sebagai cerminan kehidupan masyarakat Pesisir Selatan, baik dari segi adat, budaya, maupun kepercayaan. Melalui sastra lisan ini, masyarakat setempat dapat menghargai dan memperkuat identitas budaya mereka. Namun, seperti yang disebutkan sebelumnya, sastra lisan Bailau tidak begitu populer dan hanya ada di Bayang, Pesisir Selatan.

Oleh karena itu, upaya pelestarian dan pengenalan Bailau kepada masyarakat lebih luas sangat diperlukan untuk melestarikan keanekaragaman budaya Indonesia.

2. Tradisi Parang Pisang

Tradisi Parang Pisang di Surantih Kecamatan Sutera memiliki makna simbolis yang berbeda dari tradisi Parang Pisang di daerah lain. Dalam bahasa Minangkabau, Parang berarti ‘pedang’ atau ‘senjata tajam’, sementara Pisang dapat diartikan sebagai ‘pisang’ atau ‘buah pisang’.

Tradisi Parang Pisang di Surantih diyakini sebagai cara untuk memisahkan bayi kembar yang lahir di daerah tersebut. Dalam kepercayaan masyarakat setempat, bayi kembar dianggap sebagai tanda buruk dan dapat membawa malapetaka bagi keluarga yang memiliki mereka.

Oleh karena itu, tradisi Parang Pisang dianggap sebagai upaya untuk mengusir makhluk halus atau energi negatif yang terkait dengan kelahiran bayi kembar.

Dalam tradisi ini, seorang ahli spiritual atau tokoh masyarakat setempat menggunakan pedang Parang Pisang untuk melakukan ritual pemisahan bayi kembar. Ritual ini melibatkan pemotongan seutas tali pusar bayi kembar, yang kemudian dipercayai akan memisahkan ikatan roh antara kedua bayi tersebut.

Dalam hal ini, Parang Pisang bukan hanya menjadi senjata tradisional, tetapi juga memiliki makna simbolis yang sangat penting dalam kepercayaan dan budaya masyarakat setempat.

3. Pembuatan Kapal Bagan

Kapal Bagan merupakan salah satu jenis kapal tradisional yang digunakan oleh masyarakat Pesisir Selatan Sumatera Barat untuk melaut dan menangkap ikan. Kearifan lokal dalam pembuatan Kapal Bagan terkait dengan bahan-bahan yang digunakan, teknik pembuatan, dan desain kapal.

Pertama-tama, kearifan lokal dalam pembuatan Kapal Bagan terkait dengan bahan-bahan yang digunakan. Kapal Bagan biasanya dibuat dari kayu jati atau meranti yang dipilih dari hutan-hutan lokal. Bahan-bahan lain yang digunakan termasuk bambu, rotan, dan ijuk.

Semua bahan tersebut dipilih dengan hati-hati dan dipersiapkan dengan baik agar menghasilkan kapal yang kuat dan tahan lama.

Kedua, kearifan lokal dalam pembuatan Kapal Bagan terkait dengan teknik pembuatan. Kapal Bagan dibuat dengan tangan oleh pengrajin kapal yang berpengalaman. Proses pembuatan dimulai dengan memilih dan memotong kayu yang tepat, kemudian mengukir dan memasang tiang dan balok kayu untuk membentuk rangka kapal. Setelah itu, kapal dilapisi dengan bambu dan diberi lapisan cat yang tahan air.

Ketiga, kearifan lokal dalam pembuatan Kapal Bagan juga terkait dengan desain kapal. Kapal Bagan didesain agar sesuai dengan kebutuhan nelayan dan kondisi perairan di daerah tersebut. Kapal ini memiliki bentuk yang khas, dengan ukuran yang besar dan lebar, serta berbentuk melengkung di bagian depan dan belakang. Kapal ini juga dilengkapi dengan bagan atau jaring besar yang digunakan untuk menangkap ikan.

Dalam kesimpulannya, kearifan lokal dalam pembuatan Kapal Bagan masyarakat Pesisir Selatan terkait dengan bahan-bahan yang digunakan, teknik pembuatan, dan desain kapal. Tradisi ini menjadi warisan budaya yang sangat berharga, karena Kapal Bagan tidak hanya sebagai sarana penangkapan ikan, tetapi juga memiliki nilai simbolis dan identitas yang kuat bagi masyarakat setempat. *)

Penulis adalah Mahasiswi Jurusan Sastra Minangkabau, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (Unand)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Nevi Zuairina Minta BUMN Energi Total Hadapi Idul Fitri dan Mudik Lebaran 2023

Next Post

Beberapa Tradisi Menjelang Ramadhan di Pesisir Selatan

BeritaTerkait

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan
Opini

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

12 Mei 2026
64
Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing
Opini

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

8 Mei 2026
36
Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan
Opini

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
106
Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman
Opini

Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman

26 April 2026
117
Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan
Opini

Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan

25 April 2026
54
Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak
Opini

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak

24 April 2026
49
Next Post
Beberapa Tradisi Menjelang Ramadhan di Pesisir Selatan

Beberapa Tradisi Menjelang Ramadhan di Pesisir Selatan

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (39,525)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,412)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,660)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,798)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (34,429)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (33,346)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,741)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (32,238)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (30,104)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,148)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
172
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
352
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
497
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
237
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
119
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
152
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
133
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
193
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
128

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In