
PENGANTAR REDAKSI;
Dari Kobe Jepang, Presiden Internasional ACIKITA Dr Eng Jumiarti Agus berkirim surat/cerita kepada redaksi forumsumbar.com, mengenai aktivitas/kegiatan lembaga ACIKITA yang ia pimpin. Dan juga cerita-cerita/pengalaman menarik tentang kehidupan di Jepang yang enak untuk dibaca. Berikut tulisan dari Jumiarti Agus –yang bersama keluarga telah lama bermukim di Kobe Jepang;
ALHAMDULILLAH, melalui program ACIKITA Student Exchange di SMP Hiyodoridai, Kobe, Jepang, terjalin kembali silaturahmi lintas negara dengan kolega lama yang sudah cukup lama tidak bersua.
Kali ini, kebahagiaan itu hadir melalui pertemuan dengan Bunda Wini, ibunda dari Hime-chan, salah satu peserta ACIKITA Student Exchange. Bunda Wini datang menjemput Hime-chan setelah mengikuti kegiatan pertukaran pelajar di SMP Hiyodoridai, Kobe. Momen penjemputan ini pun menjadi kesempatan istimewa untuk menyambung kembali tali silaturahmi yang telah terjalin sejak dahulu.
Bunda Wini dulunya tinggal di Tokyo, dan Hime-chan lahir di Tokyo, usia 8 bulan mereka harus ke Indonesia, karena papanya Hime-chan sudah menyelesaikan studi doktoralnya di Tokyo University.
Bunda Wini datang dengan Arya-kun kakak Hime-chan, alumni dari ACIKITA Summer School 6. Semasa SMA Arya-kun ikut ACIKITA Summer School. Kini adeknya ikut pertukaran pelajar sejak September selama 1 bulan.
Pagi sebelum ke sekolah, saya telpon Kepala Sekolah, untuk minta waktu, agar Bunda Wini, bisa jumpa kepala sekolah, untuk menyampaikan terimakasih karena sudah memberikan edukasi secara gratis kepada Hime-chan, dengan support yang luar biasa. Alhamdulillah Kepala sekolah, langsung ok, dan pertemuan berlangsung di dalam ruangan kepala sekolah (Tapi sayang lupa meminta foto bersama Kouchou Sensei).
Bagi kami, ACIKITA Student Exchange bukan sekadar program pertukaran pelajar yang mempertemukan anak-anak Indonesia dengan lingkungan pendidikan dan budaya Jepang. Lebih dari itu, program ini juga menjadi jembatan yang mempertemukan kembali orang-orang, menghubungkan kenangan, serta membuka ruang bagi persahabatan dan persaudaraan lintas negara.
Kehadiran Bunda Wini membawa cerita tersendiri. Setelah menjemput Hime-chan di Kobe, beliau sekaligus melakukan napak tilas ke Tokyo, kota tempat mereka dahulu pernah bermukim.
Napak tilas bukan sekadar mengunjungi kembali tempat-tempat yang pernah ditinggali. Ada kenangan, rasa haru, dan mungkin juga kerinduan yang kembali hadir ketika seseorang menapakkan kaki di tempat yang pernah menjadi bagian dari kehidupannya.
Sungguh, silaturahmi memiliki cara yang indah untuk mempertemukan kembali orang-orang yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidup kita. Jarak geografis dan waktu yang berlalu tidak selalu memutus hubungan. Terkadang, Allah menghadirkan sebuah kesempatan melalui jalan yang tidak kita sangka-sangka.
Dalam hal ini, ACIKITA Student Exchange menjadi salah satu jalan yang mempertemukan kembali kami dengan kolega lama. Di tengah kesibukan mendampingi anak-anak belajar, mengenal budaya, dan membangun pengalaman internasional, terselip pula kebahagiaan pribadi yang begitu bermakna: tersambungnya kembali silaturahmi yang telah lama terjalin.

ACIKITA Student Exchange: Membuka Wawasan, Menumbuhkan Tanggung Jawab
Inilah salah satu nilai indah dari program pertukaran pelajar. Anak-anak memperoleh pengalaman belajar lintas budaya, mengenal sistem pendidikan di Jepang, berinteraksi dengan teman-teman dari latar belakang yang berbeda, serta belajar memahami kehidupan dari sudut pandang yang lebih luas.
Pengalaman internasional seperti ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi anak-anak Indonesia. Ketika mereka melihat secara langsung bagaimana lingkungan pendidikan, kehidupan masyarakat, dan budaya di negara lain, mereka memperoleh kesempatan untuk memperluas cita-cita dan membangun perspektif baru tentang masa depan.
Harapannya, semakin dini anak-anak Indonesia mendapatkan inspirasi dan pengalaman internasional, semakin besar pula kesempatan mereka untuk mengenali potensi diri, menumbuhkan kemandirian, dan belajar bertanggung jawab dalam mempersiapkan masa depan.
Pengalaman seperti ini tentu tidak serta-merta membentuk seseorang dalam satu malam. Namun, sebuah perjalanan, pertemuan, atau pengalaman baru dapat menjadi titik awal perubahan cara berpikir seorang anak. Mereka belajar bahwa masa depan perlu dipersiapkan sejak dini melalui kedisiplinan, kemauan belajar, keberanian mencoba, dan tanggung jawab terhadap pilihan hidupnya.
Karena itu, dukungan orang tua sangat penting dalam membuka kesempatan belajar yang bermakna bagi anak-anak. Memberikan pengalaman internasional bukan semata-mata mengajak anak bepergian ke luar negeri, melainkan memberi mereka ruang untuk belajar, beradaptasi, memperluas wawasan, dan menemukan inspirasi bagi perjalanan hidupnya.

Informasi Pendaftaran ACIKITA Student Exchange
Bagi Bapak dan Ibu orang tua yang berminat mendaftarkan putra-putrinya untuk mengikuti program ACIKITA Student Exchange di Jepang, kami menyarankan agar menghubungi ACIKITA setidaknya enam bulan sebelum kegiatan dilaksanakan.
Persiapan program pertukaran pelajar internasional memerlukan waktu yang cukup karena ada berbagai proses yang perlu dilakukan, khususnya terkait koordinasi dan persiapan di Jepang. Dengan melakukan komunikasi lebih awal, orang tua dan calon peserta memiliki waktu yang lebih leluasa untuk memperoleh informasi, memahami tahapan persiapan, serta melengkapi berbagai kebutuhan sebelum keberangkatan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan pendaftarannya, Bapak dan Ibu dapat menghubungi:
ACIKITA Internasional
WhatsApp: +81-80-3333-1327
Silakan menghubungi kontak tersebut untuk mendapatkan informasi mengenai jadwal kegiatan, persyaratan peserta, proses persiapan, dan tahapan pendaftaran program ACIKITA Student Exchange.
Kami berharap semakin banyak anak Indonesia yang memperoleh kesempatan untuk belajar dan mendapatkan inspirasi melalui pengalaman internasional. Semoga pengalaman tersebut membantu mereka tumbuh menjadi generasi yang berwawasan luas, mandiri, percaya diri, serta semakin bertanggung jawab dalam mempersiapkan masa depan.

Silaturahmi yang Menghubungkan Masa Lalu dan Masa Depan
Alhamdulillah, dari Kobe hingga Tokyo, terajut kembali benang-benang silaturahmi yang melintasi batas negara. Semoga pertemuan dengan Bunda Wini dan Hime-chan menjadi awal dari semakin eratnya persaudaraan serta membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.
Semoga ACIKITA Student Exchange terus menjadi jembatan persahabatan Indonesia-Jepang, menghadirkan pengalaman berharga bagi generasi muda, sekaligus menyambungkan kembali silaturahmi internasional yang penuh makna.
Karena pada akhirnya, pendidikan bukan hanya tentang ilmu yang diperoleh di ruang kelas, melainkan juga tentang hubungan antarmanusia, persahabatan yang tumbuh, pengalaman yang memperluas wawasan, dan kenangan indah yang terus hidup melampaui batas ruang dan waktu.
Alhamdulillah, melalui ACIKITA Student Exchange, silaturahmi terhubung kembali. Persahabatan terawat, wawasan semakin luas, tanggung jawab tumbuh, dan generasi muda Indonesia semakin terinspirasi untuk mempersiapkan masa depan mereka dengan lebih baik.
Semoga persahabatan dan perjuangan mensupport anak anak Indonesia untuk maju terus berlanjut hingga akhir hayat, Aamiin YRA.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Jumiarti Agus
Presiden Internasional ACIKITA
Kobe, 10 Oktober 2026
#silaturrahmiinternasional
#ACIKITAStudentExchange
#ACIKITASummerSchool
(Putrie)
























