• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Rabu, September 2, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Selamat Milad Ke-350 Kotaku, Padang Kota Tercinta

7 Agustus 2019
in Opini
Reading Time: 2min read
Views: 10,962

KOTA Padang pada tanggal 7 Agustus 2019 ini genap berusia 350 tahun. Untuk itu sebagai orang yang lahir, besar dan berkehidupan di Padang, saya ucapkan selamat milad kotaku. Ternyata sudah tua juga umur Kota Padang, 3,5 abad. Sama dengan jumlah bilangan tahun Belanda menjajah Indonesia.

Sebagaimana biasa awal sejarah sebuah kota di bagian pesisir pantai, selalu bermula dari sebuah muara sungai. Kemudian berkembang seiring pertumbuhan penduduk yang semakin banyak. Begitu juga Kota Padang, kota tuanya adalah kawasan Muara Padang sekarang, dengan Batang Arau yang membelahnya.

Sejarahnya di zaman Belanda, Kota Padang pernah berjaya sebagai pusat perdagangan dan jasa terbesar di bagian pantai barat Sumatera. Kehadiran pelabuhan laut Emma Haven –sekarang bernama Teluk Bayur, merupakan pelabuhan besar yang menjadi titik tumpu keluar masuk barang di wilayah Sumatera bagian tengah. Apalagi dengan adanya tambang batubara di Sawahlunto dan pabrik semen di Indarung Padang.

Lihat Juga

Daerah Kaya Tinggal Cerita

Daerah Kaya Tinggal Cerita

30 Agustus 2026
9
Ketika Bencana Melampaui Kapasitas Daerah Otonom

Ketika Bencana Melampaui Kapasitas Daerah Otonom

25 Agustus 2026
14
Bupati JKA yang Selalu Berdoa untuk Masyarakat

Bupati JKA yang Selalu Berdoa untuk Masyarakat

22 Agustus 2026
32

Saat ini, ketika tambang batubara di Sawahlunto sudah habis, dan industri semen mulai tertatih-tatih, Kota Padang yang semakin ringkih mencoba berbenah dengan segala kemampuannya. Titik tumpu sebagai pusat perdagangan dan jasa perlahan mulai tergerus, seiring dengan pesatnya pertumbuhan Provinsi Riau dan Jambi. Dulu Sumbar, Riau dan Jambi, selalu berpusat di Padang (Sumbar), sekarang tidak lagi. Kota Pekanbaru dan Jambi, sebagai ibukota provinsi, telah tumbuh pesat dengan infrastruktur yang mentereng, termasuk pelabuhan lautnya.

Sekarang Kota Padang dengan jumlah penduduk berkisar 1 juta jiwa menuju Kota Metropolitan. Pergeseran orientasi di bidang ekonomi pun terjadi secara alami. Kalau dulu pusat perdagangan dan jasa, sekarang mengandalkan pariwisata. Terakhir sebagai pusat perdagangan dan jasa itu melemah ketika Terminal Lintas Andalas menjadi mall, pindah lah pusat itu ke Bukittinggi.

Dalam pembangunan pariwisata pun, Kota Padang hanya mengandalkan wisata pantai, khususnya Pantai Padang dan Air Manis, sementara wisata alam lainnya belum tergarap secara maksimal, misalnya ke arah Lubuk Minturun – Paninggahan (Solok), dan kawasan Hutan Raya Bung Hatta di batas kota arah ke Kabupaten Solok. Cuaca yang sejuk dan pemandangan alam yang seronok di kawasan Bukit Barisan itu diyakini nilai wisatanya sangat kuat.

Sebenarnya masih banyak pe-er yang harus dikerjakan agar warga Kota Padang merasa nyaman tinggal dikotanya. Persoalan terminal angkot dan bus antar kota yang sampai sekarang tidak berketentuan, jelas mengganggu karena angkot dan bus itu menjadikan jalan di sepanjang Air Tawar – Tabing menjadi terminalnya. Begitu juga ke arah lainnya, di Teluk Bayur ke Pesisir Selatan, dan di simpang by pass Lubeg arah ke Solok, dan Dharmasraya.

Dengan semakin padatnya kendaraan di Kota Padang, maka pembukaan jalan baru menyusur pantai arah ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) yang sekarang sudah dirintis perlu dipercepat. Begitu juga dengan adanya perencanaan pembuatan terowongan Pengambiran – Bungus semasa Walikota Padang Fauzi Bahar, sepertinya perlu dikongretkan. Hal ini untuk menghindari beban berat jalan yang selama ini ada. Kemacetan akan semakin membuat Kota Padang menjadi tidak nyaman lagi.

Begitu juga dengan persoalan mitigasi bencana yang harus terus diperkuat, khususnya infrastruktur. Pembangunan shelter-shelter, baru beberapa. Harus terus ditambah seperti di daerah Bungus, dan Pasie Sabalah (Koto Tangah). Kemudian jalur evakuasi yang harus diperlebar karena jalan yang ada sekarang kalau terjadi gempa, tidak akan mampu mengatasinya, sebab jalannya kecil dan sempit.

Terakhir, mengingat semakin sesaknya pertumbuhan Kota Padang ke arah Kabupaten Padang Pariaman, maka sudah saatnya tiga pemerintah daerah, yakni Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman duduk satu meja untuk mengkongretkan kawasan Palapa (Padang, Lubuk Alung, Pariaman) menjadi sebuah pusat pertumbuhan baru –seperti Jabodetabek– yang tertata sedemikian rupa secara komprehensif, baik itu dari sisi infrastruktur maupun transportasi. Suka atau tidak suka, beberapa tahun ke depan, persoalan-persoalan di kawasan tersebut tidak bisa dihindari.

Penulis : Isa Kurniawan (Koordinator Komunitas Pemerhati Sumbar / Kapas)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Tidak Bisa Atasi Karhutla, Pangdam dan Kapolda Terancam Dicopot

Next Post

Taslim: Selamat untuk PAN dan Asli Chaidir

BeritaTerkait

Daerah Kaya Tinggal Cerita
Opini

Daerah Kaya Tinggal Cerita

30 Agustus 2026
9
Ketika Bencana Melampaui Kapasitas Daerah Otonom
Opini

Ketika Bencana Melampaui Kapasitas Daerah Otonom

25 Agustus 2026
14
Bupati JKA yang Selalu Berdoa untuk Masyarakat
Opini

Bupati JKA yang Selalu Berdoa untuk Masyarakat

22 Agustus 2026
32
Guru PPPK Ditarik ke Pusat, Otonomi Daerah Terancam Mundur
Opini

Guru PPPK Ditarik ke Pusat, Otonomi Daerah Terancam Mundur

22 Agustus 2026
38
Hendra Aswara, Sekda Definitif, Birokrat Andal
Opini

Hendra Aswara, Sekda Definitif, Birokrat Andal

21 Agustus 2026
95
Fadly Amran Menikam Jejak; Luhak Nan Tuo, Walikota Padang dan Gubernur Sumbar
Opini

Fadly Amran Menikam Jejak; Luhak Nan Tuo, Walikota Padang dan Gubernur Sumbar

21 Agustus 2026
50
Next Post
Mantan Anggota DPR RI

Taslim: Selamat untuk PAN dan Asli Chaidir

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (40,909)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,822)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (36,111)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (35,796)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (35,266)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,730)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (34,694)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (33,208)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,501)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,580)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
198
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
398
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
513
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
259
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
133
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
174
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
154
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
213
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
147

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In