• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Sabtu, September 12, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Hendra Aswara, Sekda Definitif, Birokrat Andal

21 Agustus 2026
in Opini
Reading Time: 3min read
Views: 417
Hendra Aswara, S.STP, MM, CGCAE, CFrA, resmi menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman. (Foto : Dok)

Oleh: Wiztian Yoetri
(Wartawan Senior)

AKHIRNYA, Hendra Aswara, S.STP, MM, CGCAE, CFrA, resmi menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman. Bupati Padang Pariaman Dr. H. John Kenedy Azis, S.H., M.H. melantik Hendra sebagai Sekda definitif pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Pelantikan ini menghadirkan babak baru bagi tata kelola pemerintahan Padang Pariaman. Setelah sekitar empat bulan menjalankan tugas sebagai Penjabat Sekda, Hendra kini memperoleh mandat penuh untuk mengawal mesin birokrasi daerah.

Lihat Juga

Jabatan Habis, Jangan Cari Pintu Belakang

Jabatan Habis, Jangan Cari Pintu Belakang

10 September 2026
10
Ahmad Syaukani, Putra Ulama Chairuman Isa jadi Camat Pariaman Timur

Ahmad Syaukani, Putra Ulama Chairuman Isa jadi Camat Pariaman Timur

10 September 2026
18
Evaluasi MBG: dari Sentralisasi ke Desentralisasi

Evaluasi MBG: dari Sentralisasi ke Desentralisasi

9 September 2026
17

Hendra bukan wajah baru dalam birokrasi Padang Pariaman. Alumni SMA 1 Pariaman tamatan 1999 dan alumni STPDN 2003, ini kariernya bergerak dari Kepala Bagian Humas dan Protokoler, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, hingga Inspektur. Lintasan jabatan itu mempertemukannya dengan komunikasi pemerintahan, pelayanan publik, persoalan sosial, investasi, serta pengawasan birokrasi.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting. Sebab, Padang Pariaman membutuhkan Sekda yang memahami birokrasi dari berbagai sisi. Kabupaten ini memiliki 17 kecamatan dan 103 nagari dengan jumlah penduduk mencapai 467.037 jiwa pada 2025. Besarnya wilayah pemerintahan dan jumlah masyarakat yang harus dilayani membuat koordinasi antar-OPD, kecamatan dan nagari menjadi pekerjaan besar.

Tantangan itu semakin terasa ketika daerah menghadapi bencana. Pada akhir 2025, bencana hidrometeorologi berdampak pada 17 kecamatan dan 98 nagari. BPBD mencatat 80 titik banjir, 72 titik longsor dan 37 titik terdampak angin kencang. Sebanyak 34.058 jiwa ikut terdampak. Angka ini memperlihatkan bahwa birokrasi membutuhkan kecepatan koordinasi ketika masyarakat menghadapi keadaan darurat. Di sinilah peran Sekda menjadi mendesak dan urgent.

Sekda harus mampu memastikan setiap OPD memahami tugasnya, bergerak cepat dan bekerja dalam satu irama. Persoalan masyarakat di lapangan sering kali bersentuhan dengan banyak urusan sekaligus. Bencana, misalnya, menyangkut pekerjaan umum, kesehatan, sosial, pemerintahan, perhubungan, hingga pemerintahan nagari.

Karena itu, Sekda tidak cukup bekerja dari ruang sekretariat. Sekda harus mengetahui apa yang terjadi di lapangan. Ia harus mengetahui OPD mana yang bergerak, siapa yang lamban, persoalan apa yang belum selesai dan kebutuhan apa yang segera ditangani. Dalam konteks ini, pengalaman Hendra sebagai Inspektur menjadi kekuatan tersendiri. Ia memiliki pengalaman dalam melihat birokrasi dari sisi pengawasan. Pengalaman sebagai kepala dinas juga membuatnya memahami bagaimana sebuah kebijakan diterjemahkan menjadi program dan pelayanan.

Tantangan berikutnya adalah menghubungkan kekuatan kepemimpinan Bupati John Kenedy Azis dengan kapasitas birokrasi. JKA memiliki pengalaman nasional dan jaringan komunikasi yang luas. Modal tersebut perlu diterjemahkan menjadi program konkret bagi Padang Pariaman. Akses kepada pemerintah pusat akan memberikan manfaat maksimal ketika OPD mampu menyiapkan program, data, proposal dan eksekusi yang berkualitas.

Hendra berada pada posisi strategis untuk menjembatani kebutuhan itu. Ia harus mampu mengubah komunikasi menjadi koordinasi, koordinasi menjadi program, dan program menjadi hasil yang dirasakan masyarakat. Pola itu sebenarnya sudah terlihat ketika Hendra menjalankan tugas sebagai Pj Sekda. Ia turun ke sejumlah OPD dan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui penguatan investasi. Ia juga melakukan koordinasi lintas sektor dalam urusan pertanahan, investasi dan pengembangan kawasan pariwisata.

JKA sendiri memperlihatkan pola kepemimpinan yang ingin mendekatkan pemerintah dengan masyarakat melalui program “Putar Roda”. Dalam program tersebut, Bupati bersama Hendra dan sejumlah kepala OPD turun ke berbagai nagari untuk menyerap aspirasi dan melihat langsung kebutuhan pembangunan. Pola seperti ini harus diperkuat.

Pemerintahan daerah harus hadir sampai ke tingkat kecamatan dan nagari. OPD harus peka terhadap persoalan masyarakat. Ketika bencana datang, respons harus cepat. Ketika pelayanan tersendat, evaluasi harus segera dilakukan. Ketika investasi datang, birokrasi harus mampu memberikan kepastian. Ketika masyarakat menyampaikan aspirasi, pemerintah harus mempunyai mekanisme untuk menindaklanjutinya.

Karena itu, pekerjaan Hendra sebagai Sekda definitif jauh lebih besar daripada sekadar mengatur administrasi pemerintahan. Ia harus menjadi penggerak koordinasi. Ia harus mampu mengonsolidasikan para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat hingga wali nagari. Ia juga perlu memastikan setiap perangkat daerah bekerja dengan target yang jelas dan ukuran keberhasilan yang dapat dilihat masyarakat.

Makna Sekda definitif akhirnya terletak pada kemampuan mengawal seluruh gerak birokrasi. Sekda harus tahu apa yang sedang dikerjakan OPD. Harus tahu program mana yang berjalan. Harus tahu persoalan mana yang tersendat. Bahkan, kalau perlu, “daun yang jatuh pun Sekda tahu”. Itulah birokrasi yang hidup.

Padang Pariaman membutuhkan birokrasi yang bergerak cepat, peka dan mampu menerjemahkan visi kepala daerah menjadi pelayanan nyata. Hendra Aswara memiliki pengalaman untuk menjalankan peran tersebut. Kini masyarakat menunggu pembuktiannya.

Selamat bertugas Sekda Padang Pariaman, Hendra Aswara. Semoga pengalaman, energi dan kemampuan komunikasinya menjadi kekuatan untuk menggerakkan birokrasi Padang Pariaman menuju pemerintahan yang semakin responsif, profesional dan dekat dengan masyarakat.*)

 

Wiztian Yoetri, Wartawan Senior. (Foto : Dok)
ShareTweetSendShare
Previous Post

Bupati Agam Dorong Pertanian Modern untuk Tingkatkan Produktivitas dan Minat Generasi Muda

Next Post

BPK Perwakilan Sumbar Lakukan Pemeriksaan PAD, Sekda Kepulauan Mentawai Minta OPD Kooperatif

BeritaTerkait

Jabatan Habis, Jangan Cari Pintu Belakang
Opini

Jabatan Habis, Jangan Cari Pintu Belakang

10 September 2026
10
Ahmad Syaukani, Putra Ulama Chairuman Isa jadi Camat Pariaman Timur
Opini

Ahmad Syaukani, Putra Ulama Chairuman Isa jadi Camat Pariaman Timur

10 September 2026
18
Evaluasi MBG: dari Sentralisasi ke Desentralisasi
Opini

Evaluasi MBG: dari Sentralisasi ke Desentralisasi

9 September 2026
17
Uneg-Uneg Kepala Daerah
Opini

Uneg-Uneg Kepala Daerah

9 September 2026
18
Kepala Daerah Jangan Jadi Penonton Demo
Opini

Kepala Daerah Jangan Jadi Penonton Demo

3 September 2026
20
Berita Gembira untuk Warga Padang Pariaman
Opini

Berita Gembira untuk Warga Padang Pariaman

3 September 2026
102
Next Post
BPK Perwakilan Sumbar Lakukan Pemeriksaan PAD, Sekda Kepulauan Mentawai Minta OPD Kooperatif

BPK Perwakilan Sumbar Lakukan Pemeriksaan PAD, Sekda Kepulauan Mentawai Minta OPD Kooperatif

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (40,950)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,860)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (36,158)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (35,832)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (35,316)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (34,894)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,770)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (33,241)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,540)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,624)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
199
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
406
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
517
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
263
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
137
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
178
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
156
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
215
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
155

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In