• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Senin, Juni 29, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

192 Tahun Padang Pariaman, JKA Bupati Terpilih ke-25

13 Januari 2025
in Opini
Reading Time: 3min read
Views: 915
Bupati terpilih JKA beserta Wabup Rahmat Hidayat, foto bersama Inspektur Kabupaten Hendra Aswara, STTP, MM,CGCAE. (Foto : Wiztian Yoetri)

Oleh: Wiztian Yoetri
(Wartawan Senior)

PADA hari Sabtu, 11 Januari 2025, digelar rapat paripurna DPRD Padang Pariaman, menyambut hari jadi Kabupaten Padang Pariaman ke 192. Acara, terlihat istimewa dibanding peringatan hari jadi sebelum-sebelumya. Terutama dengan kehadiran Bupati dan wakil Bupati terpilih hasil Pilkada tahun 2024, John Kenedy Azis-Rahmat Hidayat.

Dari perjalanan Kabupaten Padang Pariaman secara pemerintahan, sejak proklamasi tahun 1945, dipimpin Bupati Sutan Hidayat Syah, maka posisi John Kenedy Azis tercatat, sebagai Bupati Padang Pariaman ke-25.

Lihat Juga

Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban

Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban

21 Juni 2026
62
DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita

DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita

19 Juni 2026
31
Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

16 Juni 2026
28

John Kenedy Azis-Rahmat Hidayat, terpilih setelah menggulingkan petahana Suhatri Bur yang berpasangan dengan praktisi pendidikan Yosdianto. Skor akhir menunjukkan, John Kenedy Azis-Rahmat Hidayat meraih 90.901 suara atau 57, 76 persen. Sementara SB-Yos, hanya memperoleh suara 66.455 atau 42,24 persen. Joh Kenedy unggul mutlak, pada 14 kecamatan, sedangkan Suhatri Bur hanya menang tipis pada 3 kecamatan.

Bila tak ada aral melintang, mestinya JKA-Rahmat akan dilantik 10 Pebruari. Namun, karena ada sangketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi pada sejumlah daerah, atas nama kebersamaan, Kemendagri mengundur pelantikan menjadi bulan Maret.

Terlambatnya jadwal pelantikan, setidaknya berpengaruh pada proses jalannya pemerintahan Bupati John Kenedy Azis yang mestinya dimulai di awal tahun 2025. Dan ini secara tidak langsung berdampak pada perlambatan kegiatan dan realisasi APBD atau penyerapan anggaran. Setidaknya juga menghambat pertumbuhan ekonomi.

Disisi lain, Suhatri Bur juga tidak bisa lagi melakukan eksekusi kegiatan. Karena, sesuai keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang Pariaman, JKA-Rahmat, sudah ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman terpilih. Artinya, dimulai tahun 2025, program kegiatan yang harus berjalan di Padang Pariaman, adalah visi-misi JKA-Rahmat. Bahkan, enam bulan sebelum Pilkada, tak boleh lagi petahana mengutak-atik, kegiatan mutasi.

Terpilihnya, John Kenedy-Rahmat Hidayat, agak diluar ekspektasi, petahana sempat dengan percaya diri merasa unggul dari hasil survey, namun kenyataan dalam pelaksanaan Pilkada, harus menelan pil pahit, kalah terjungkal.

John Kenedy Azis, mantan anggota DPR RI dua periode, memperoleh dukungan besar dari masyarakat Padang Pariaman yang pro-perubahan. Selain itu, juga diusung tujuh partai besar. John Kenedy juga mendapat mandat dari perantau asal Padang Pariaman. Terbukti, rombongan Poros – Rantau, sengaja pulang kampung, untuk memberi dukungan emosional terhadap JKA, yang sehari-hari juga Ketua Umum Persatuan Keluarga perantau Daerah Piaman (PKDP) se-Indonesia. Artinya, keterpilihan sosok JKA-Rahmat, menjadi representasi ranah dan rantau.

‘Basamo Membangun Nagari’, merupakan tagline yang diusung,pasangan JKA-Rahmat, sebuah cerminan komitmen dalam semangat kebersamaan. JKA-Rahmat, hendak mewujudkan Padang Pariaman yang sejahtera dan berkualitas. Dengan mendorong partisipasi aktif di tengah masyarakat.

Pemerintahan JKA-Ramat, akan banyak melibatkan masyarakat sebagai pemberi masukan. Karena, sebagai mantan wakil rakyat di DPR RI , John Kenedy Azis sadar betul, bahwa pembangunan dilaksanakan adalah untuk rakyat, maka kebutuhan rakyat harus diutamakan. Misalnya, banyak sarana irigasi yang rusak dan tak terawat di Padang Pariaman, ini memerlukan perhatian yang sungguh-sungguh. Mengingat sebagian besar kehidupan masyarakat Padang Pariaman adalah bertani. Maka irigasi, memegang peranan vital. Padang Pariaman harus bangkit sebagai daerah lumbung beras di Sumbar

Seperti apa yang terjadi belakangan ini, Kabupaten Padang Pariaman pernah memiliki 15 ribu hektar kebun coklat. Namun karena tidak ada upaya untuk merawat, menanam dan meremajakan pohon coklat, maka tinggal hanya sisa-sisanya saja. Akibatnya, ketika kini harga coklat melambung dari Rp 40 ribu menjadi Rp 150 ribu sekilo, patani jadi “takijau”. Padahal potensi tanaman coklat cukup besar di Padang Pariaman. Bahkan, Padang Pariaman juga memiliki pabrik coklat dan sentral coklat di Lubuk Bunta.

Menuju Padang Pariaman lebih baik, maka sebagai kilas balik dari 192 tahun Padang Pariaman, sektor yang perlu menjadi perhatian adalah, pariwisata. Sektor ini, sejak empat tahun belakangan kurang menjadi perhatian, kurang dianggarkan. Padahal cukup banyak objek wisata, mulai dari air terjun sampai objek wisata pantai serta kuliner khas Padang Pariaman.

Bila, kita berguru ke Kabupaten Banyuwangi, maka saatnya didorong investasi hotel-hotel murah untuk dikembangkan, seperi homestay. Selain berdampak untuk menggairahkan pertumbuhan ekonomi, juga ada pemasukan pendapatan asli daerah. Tak perlu hotel berbintang. Dan, homestay ini, hadir disekitar objek wisata, seperti di kawasan Lubuak Nyarai, Green Talao Park dan Pantai Tiram, pantai Gasan.

Akhirnya, saatnya “Basamo Membangun Nagari”, dijadikan semangat membangun Padang Pariaman, dengan mendorong berbagai sektor investasi pada lima Rencana Detail Tata Ruang yang ada di Padang Pariaman, seperi RDTR; Bandara BIM, Tiram, Kayutanam, IKK dan RDTR Lubuk Alung. Diantaranya, dengan mendorong kawasan pendidikan terpadu Tarok City, sebagai sentra pendidikan terbesar di Sumatera Barat dan kawasan publik.

Partisipasi masyarakat, dan dukungan investasi pemerintah dan swasta, sangat berpengaruh menuju Padang Pariaman lebih baik, apalagi dengan posisi APBD Padang Pariaman sebesar Rp 1,5 Triliun, hanya 20 persen, atau sekitar Rp 300 Miliar yang dapat digunakan untuk infrastruktur. *)

 

Wiztian Yoetri, Wartawan Senior. (Foto : Dok)
ShareTweetSendShare
Previous Post

Bung Erik: Tarok City Menuju Masa Depan

Next Post

Belum Ada yang Akui Bayi Perempuan dalam Kardus, Dinas Sosial Sijunjung Kembali Lakukan Imbauan

BeritaTerkait

Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban
Opini

Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban

21 Juni 2026
62
DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita
Opini

DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita

19 Juni 2026
31
Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia
Opini

Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

16 Juni 2026
28
Bonus Kepala Daerah
Opini

Bonus Kepala Daerah

13 Juni 2026
32
Ujian Nyata Desentralisasi Fiskal di 39 Daerah
Opini

Ujian Nyata Desentralisasi Fiskal di 39 Daerah

11 Juni 2026
14
Nagari Ketapiang Menuju Sebuah Kecamatan Otonom
Opini

Nagari Ketapiang Menuju Sebuah Kecamatan Otonom

8 Juni 2026
39
Next Post
Belum Ada yang Akui Bayi Perempuan dalam Kardus, Dinas Sosial Sijunjung Kembali Lakukan Imbauan

Belum Ada yang Akui Bayi Perempuan dalam Kardus, Dinas Sosial Sijunjung Kembali Lakukan Imbauan

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (40,637)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,562)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,853)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (35,532)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,975)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,445)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (33,327)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,915)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,219)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,316)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
177
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
365
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
504
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
243
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
122
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
161
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
137
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
199
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
133

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In