• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Minggu, Mei 17, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Masa’ Kalah Sama Keledai

5 Juli 2023
in Opini
Reading Time: 2min read
Views: 583
Ahniyus Ahmad, Pengamat Sosial dan Politik. (Foto : Dok)

Oleh: @hniyus @hmad

PESTA demokrasi semakin mendekati, kontestasi pemilihan calon pemimpin negeri sudah memasuki atmosfir dukung mendukung dan jatuh-menjatuhkan.

Pemandangan yang selalu berulang sejak demokrasi dicanangkan yang dititipkan kepada sebagian elit bangsa yang dengan rela telah meninggalkan era monarkhy yang pernah mencatat sejarah panjang kejayaan kerajaan dan kesultanan di se-antero Nusantara sejak dahulu kala yang wilayah cakupannya menembus batas wilayah yang sekarang di sebut sebagai Indonesia.

Lihat Juga

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

12 Mei 2026
47
Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

8 Mei 2026
33
Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
101

Terjadinya transisi kedaulatan ini ditandai dengan runtuhnya kekhalifahan terakhir ummat Islam yang bernama Utsmani di negeri Turky.

Sejak saat itu ummat Islam seperti anak ayam kehilangan induk dan sejak saat itu pula-lah kedaulatan berbangsa dan bernegara telah dipertaruhkan karena sejarah panjang perjuangan yang melelahkan telah dihadapkan kepada tawaran atas sebuah kata yang bernama “Kemerdekaan” dengan makna “Kebebasan” yang merupakan ideologi kiriman dari bangsa penjajah dalam rangka menjaga eksistensi supremasi mereka di atas bumi jajahannya yang tidak pernah dengan rela mereka lepaskan sejak pertama kali kuku itu ditancapkan.

Keruntuhan peradaban Islam adalah awal kebangkitan Tatanan Dunia Baru (NWO) di bawah komando yang secara umum di sebut sebagai Elite Global yang secara khusus dikendalikan oleh tangan tersembunyi (The Invisible Hand) yang memiliki kemampuan menggerakan banyak tangan di wilayah-wilayah jajahannya tanpa disadari oleh bangsa terjajah yang mengira diri telah merdeka.

Terkait semakin dekatnya “pesta demokrasi”, ya.. ini memang sebuah pesta bagi mereka yang “menangguk di air keruh” dan yang telah kehilangan rasa berbangsa, rasa bernegara, rasa se-aqidah, seiring lahirnya nilai baru bernama materialisme yang semakin menjauhkan manusia dari nilai-nilai kemanusiaan dan rasa persaudaraan senasib sepenanggungan yang telah mendekatkan karakter berbangsa kepada watak hedonisme.

Lihatlah sebentar lagi, jurus transaksi akan mendominasi atas nama sosialisasi untuk menonjolkan diri sambil berkata; saya-lah yang pantas menduduki kursi !

Sebuah ironi yang telah terjadi akibat salah memahami tentang arti tanggung jawab dari amanah yang di beri dan tanpa disadari sebenarnya akan menjadi beban bagi diri.

Di sisi lain masyarakat sebagai lumbung suara pada umumnya juga hanyut dalam euforia untuk memberikan dukungan yang dasarnya adalah asal ada uang dan tak peduli kepada siapa kelak nasib ini digantungkan setidaknya untuk lima tahun ke depan.

Fakta di lapangan, kandidat yang ditawarkan seperti daftar menu di restoran yang harus di pilih oleh pelanggan karena mereka harus makan walaupun pilihan menu yang tersedia belum tentu cocok dengan selera.

Begitulah realita saat diselenggarakannya pesta yang hasilnya dari satu era rezim ke era rezim berikutnya bukannya membawa kebaikan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara tetapi justru sebaliknya.

Pada akhirnya rakyat harus tetap memilih karena tidak mau di cap sebagai pembangkang dengan pertimbangan mana yang paling sedikit mudharatnya.

Atau rakyat di paksa untuk menerima kandidat yang dimenangkan oleh tangan penguasa yang memiliki dua kunci utama yaitu KPU sebagai alat penghitung suara dan MK sebagai legalitas hukum yang akan menjadi cap resmi bahwa demokrasi telah berjalan sesuai aturan.

Bagi elemen masyarakat yang tidak mau terseret ke dalam kejahilliyahan sistem yang diterapkan, hanya tersisa dua pilihan; satu berlepas diri, dua memampukan diri untuk mengambil alih !

Penulis adalah Pengamat Sosial dan PolitikĀ 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Hasto Kristiyanto Beri Kuliah Umum, Prof Yuliandri: Sah-sah Saja Tokoh Politik Berbagi Ilmunya di Unand

Next Post

Semangat Bergoro Wako Hendri Septa

BeritaTerkait

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan
Opini

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

12 Mei 2026
47
Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing
Opini

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

8 Mei 2026
33
Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan
Opini

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
101
Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman
Opini

Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman

26 April 2026
113
Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan
Opini

Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan

25 April 2026
53
Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak
Opini

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak

24 April 2026
47
Next Post
Semangat Bergoro Wako Hendri Septa

Semangat Bergoro Wako Hendri Septa

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (37,666)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,361)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,596)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,738)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,684)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (32,571)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (31,910)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (31,494)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,093)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (28,252)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
171
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
347
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
496
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
235
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
116
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
152
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
132
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
191
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
128

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In