• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Rabu, Juni 24, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

8 Mei 2026
in Opini
Reading Time: 2min read
Views: 376
Isa Kurniawan, Koordinator Kapas/Komunitas Pemerhati Sumbar. (Foto : Dok)

Oleh: Isa Kurniawan
(Koordinator Kapas/Komunitas Pemerhati Sumbar)

WALIKOTA Padang Fadly Amran berhasil menata/mengubah wajah Pasar Raya Padang menjadi glowing –bersinar, bercahaya dan berkilau.

Kalau dibandingkan dengan keadaan Pasar Raya Padang sebelum dilakukan penataan, tampak jauh sekali perbedaannya.

Lihat Juga

Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban

Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban

21 Juni 2026
55
DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita

DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita

19 Juni 2026
28
Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

16 Juni 2026
26

Dulunya semrawut dengan pedagang K5 yang berjualan di badan jalan dan selasar dengan tenda yang acak-acakan. Kini tidak ada lagi.

Dulunya untuk parkir mobil saja susah, karena tempat parkir sudah ditempati oleh pedagang. Sekarang sudah lapang.

Saat ini, kalau kita berjalan dari Simpang Air Mancur sampai ke ujung jalan Permindo, suasananya boleh dikatakan tidak crowded lagi. Ada memang satu titik yang perlu perhatian, yakni simpang tiga bioskop Mulia.

Upaya Walikota Padang Fadly Amran dalam menata Pasar Raya Padang ini mendapat dukungan/apresiasi dari warga kota.

Suasana sebelum ditata. (Foto : Dok)

Penataan Pasar

Persoalan menata pasar ini pernah juga dilakukan oleh Walikota Padang saat dijabat oleh Mahyeldi. Tetapi yang ditata itu pasar-pasar satelit, yang keadaannya sudah amat sangat crowded, seperti Pasar Bandar Buat, Pasar Siteba, Pasar Lubuk Buaya dan lainnya.

Dalam pandangan banyak pihak, dengan keadaan yang sudah kronis di pasar-pasar satelit tersebut, akan susah untuk menata/menertibkannya. Tapi Mahyedi sukses menatanya, seperti yang kita lihat sekarang ini, keadaannya sudah jauh lebih baik.

Sukses Mahyeldi dalam menata pasar-pasar satelit tersebut mungkin menjadi inspirasi/motivasi bagi Fadly Amran dalam menjalankan programnya menata Pasar Raya Padang –juga penataan lanjutan pada pasar-pasar satelit.

Dalam penataan yang dilakukan tidak ada gejolak/penolakan, tentu tidak juga. Yang namanya keadaan yang sudah lama dilakoni oleh para pedagang dengan segala dinamikanya, kemudian berubah. Tentu ini ada resistensinya.

Di sinilah kepemimpinan itu diuji. Yang penting tegas. Berjalan sesuai dengan hukum dan aturan yang ada. Mengenai persoalan pedagang, satu satu dicarikan jalan keluarnya/solusinya.

Pro dan kontra dalam menjalankan sebuah kebijakan itu, sudah biasa. Ada yang suka. Ada yang tidak suka, karena kepentingannya terusik/terganggu ya diberikan pengertian secara baik.

Suasana setelah dilakukan penataan. (Foto : Ika)

Sekilas Pasar Raya Padang

Pasar Raya Padang merupakan komplek pasar tradisional terbesar yang menjadi pusat perdagangan utama di Kota Padang. Pasar ini berlokasi di Kampung Jao (atau Kampung Jawa), Kecamatan Padang Barat. Pasar ini didirikan pada zaman kolonial Belanda oleh seorang kapitan Cina bernama Lie Saay.

Pada masanya Pasar Raya Padang menjadi kawah candradimuka bagi para pedagang sebelum mengadu untung di rantau. Banyak pedagang-pedagang sukses dimana Pasar Raya Padang merupakan tempat “sekolah” awalnya.

Dalam perkembangannya, Pasar Raya Padang pernah menjadi sentra perdagangan bagi masyarakat di Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Bengkulu pada era 1980-an.

Kebakaran besar sering melanda Pasar Raya Padang. Dalam catatannya, sudah beberapa kali terjadi kebakaran hebat yang menghanguskan Pasar Raya Padang.

Memasuki tahun 2000, Pasar Raya Padang mulai mengalami kemunduran seiring hilangnya Terminal Lintas Andalas dan Terminal Goan Hoat yang memiliki peran vital dalam mobilitas warga dan komoditas. Kedua terminal tersebut berubah mejadi pusat perbelanjaan modern Plaza Andalas dan SPR Plaza.

Sementara itu, para pedagang K5 yang sebelumnya berjualan di lingkungan terminal beralih memakai sebagian besar badan jalan sehingga membuat semrawut kondisi pasar. Puncak kemunduran Pasar Raya adalah bencana gempa bumi 2009 yang menghancurkan infrastruktur pasar.

Saat ini, di Pasar Raya Padang Fase VII sudah berdiri megah bangunan pasar yang dulunya bocor di sana-sini, sekarang sudah bagus. *)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Wakil Walikota Pariaman  Mulyadi Ikuti Rapat RUPS PT Balairung Jakarta

Next Post

Tabligh Akbar Bersama UAS Bakal Meriahkan Rangkaian HUT ke-24 Kota Pariaman

BeritaTerkait

Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban
Opini

Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban

21 Juni 2026
55
DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita
Opini

DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita

19 Juni 2026
28
Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia
Opini

Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

16 Juni 2026
26
Bonus Kepala Daerah
Opini

Bonus Kepala Daerah

13 Juni 2026
30
Ujian Nyata Desentralisasi Fiskal di 39 Daerah
Opini

Ujian Nyata Desentralisasi Fiskal di 39 Daerah

11 Juni 2026
13
Nagari Ketapiang Menuju Sebuah Kecamatan Otonom
Opini

Nagari Ketapiang Menuju Sebuah Kecamatan Otonom

8 Juni 2026
36
Next Post
Tabligh Akbar Bersama UAS Bakal Meriahkan Rangkaian HUT ke-24 Kota Pariaman

Tabligh Akbar Bersama UAS Bakal Meriahkan Rangkaian HUT ke-24 Kota Pariaman

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (40,612)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,530)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,821)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (35,508)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,947)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,421)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (32,902)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,885)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,189)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,288)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
177
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
363
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
504
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
242
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
121
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
159
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
136
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
199
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
133

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In