• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Selasa, Agustus 25, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Memperkuat Pilar Ekonomi Muhammadiyah

Oleh: Dr Bakhtiar, MAg

18 November 2022
in Opini
Reading Time: 4min read
Views: 2,770
Dr Bakhtiar, MAg, Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sumbar dan Sekretaris Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) Sumbar. (Foto : Dok)

HARI ini (18/11/2022) dan dua hari mendatang akan dihelat Muktamar Muhammadiyah ke-48. Pelaksanaannya dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai universitas Islam terbaik di Asia.

Satu hari jelang Muktamar akan dilaksanakan pula Tanwir, yaitu forum musyawarah tertinggi di bawah Muktamar yang nantinya akan menetapkan calon anggota Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dari cikal bakal calon menjadi 39 orang.

Setelah itu akan disusul dengan pergantian kepemimpinan dan pimpinan di tingkat wilayah, daerah, cabang hingga ranting. Salah satu agenda permusyawaratan berkaitan dengan evaluasi program kerja produk musyawarah sebelumnya selama tujuh tahun lalu. Kemudian menetapkan program lima tahun ke depan.

Lihat Juga

Ketika Bencana Melampaui Kapasitas Daerah Otonom

Ketika Bencana Melampaui Kapasitas Daerah Otonom

25 Agustus 2026
7
Bupati JKA yang Selalu Berdoa untuk Masyarakat

Bupati JKA yang Selalu Berdoa untuk Masyarakat

22 Agustus 2026
23
Guru PPPK Ditarik ke Pusat, Otonomi Daerah Terancam Mundur

Guru PPPK Ditarik ke Pusat, Otonomi Daerah Terancam Mundur

22 Agustus 2026
26

Bagian terpenting dari produk Muktamar ke-47 di Makassar, menjadikan ekonomi sebagai pilar utama yang mesti digerakkan Muhammadiyah mulai dari tingkat pusat hingga ranting. Sebab, pilar ini belum begitu menjadi perhatian utama yang menyebabkan Muhammadiyah sedikit agak keteteran.

Hal itu berdampak terhadap pelaksanaan program yang sudah dirancang tidak berjalan sesuai dengan harapan. Lebih daripada itu simpul-simpul ekonomi di negara ini dikuasai pihak lain, dan umat Islam terasa sangat lemah dalam aspek ini.

Hanya saja, pergerakan pilar ini kelihatannya belum menggeliat sebagaimana pilar pendidikan dan kesehatan hingga sekarang. Potensi amal usaha yang jumlahnya tersebar dan dalam jumlah yang sangat signifikan belum dikapitalkan dalam bentuk potensi yang besar sebagai basis kekuatan ekonomi persyarikatan dan umat. Padahal potensi ini nyaris tidak dimiliki oleh organisasi yang sejenis dengan Muhammadiyah. Bahkan dalam bidang-bidang tertentu Muhammadiyah setara bahkan melebihi daripada yang dimiliki pemerintah sendiri.

Begitu pula unit bisnis dan lembaga keuangan yang sudah ada di beberapa tempat belum tersinergikan dengan amal usaha lainnya, sehingga belum menjadi sentral bisnis dan keuangan Muhammadiyah.

Pengelolaannya nyaris berjalan sendiri-sendiri tanpa terkoneksian antar amal usaha. Bahkan satu sama lain masih mempertahankan ego sektoral. Akibatnya, sulit untuk berkembang dan dikembangkan. Bahkan di beberapa tempat terkesan mempertahankan kondisinya dalam keadaan status quo seperti itu.

Selain itu, pimpinan persyarikatan yang menaunginya juga tidak memiliki daya dorong yang kuat dan kemampuan dalam membenahinya dengan berbagai macam faktor.

Ke depan, keadaan demikian sudah harus diakhiri. Sejalan dengan semangat kepemimpinan yang baru di semua tingkat dari pusat hingga ranting. Semua amal usaha Muhammadiyah harus bersinergi satu sama lain di bawah kepemimpinan dan pimpinan yang lebih kolektif dan solid.

Pengelolaan dan pergerakan persyarikatan dengan amal usahanya sudah harus menghindari “dima tumbuh di situ disiang”, dan diganti menjadi pengelolaan yang terencana, terawasi dan terevaluasi.

Begitu pula pengelola amal usaha tidak cukup hanya menjalankan tugas rutinitas melainkan harus berinovasi dan kreatif. Keterbatasan sumber daya mesti dijadikan peluang untuk mengembangkan amal usaha.

Selain itu, mesti pula memiliki keberanian yang lebih untuk mengkapitalisasi menjadi amal usaha yang produktif.
Selain memanfaatkan jejaring filantropi harus dilakukan pula penambahan permodalan dengan cara berbagi usaha dengan pihak ketiga. Sebab, dengan kondisi dan mengandalkan potensi internal mustahil akan dapat dikembangkan lebih cepat. Kalaupun bisa, tapi pertumbuhan dan perkembangannya membutuhkan waktu yang relatif lama.

Sebagai langkah awal untuk mencontoh dalam bentuk yang lebih konkret sudah diawali dari keberanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UM Sumbar) berhutang sebanyak Rp21 miliar pada konsorsium perguruan tinggi Muhammadiyah untuk membangun kampus yang sudah berdiri megah di tengah kota Bukittinggi, dimana saat ini penulis menjadi Sekretaris BPH (Badan Pembina Harian)

Hal ini, kita dorong pula amal usaha lainnya dan sudah ditindaklanjuti oleh Ponpes Kauman Padang Panjang, ponpes Al-Kautsar Payakumbuh, Ponpes Muallimin Sawah Dangka dan SD-SMP Muhammadiyah Payakumbuh.

Terakhir, BTM Sumatera Barat di mana penulis sebagai sekretaris pengurus mendapatkan kepercayaan mengelola dana LPDB sejumlah Rp3,4 miliar untuk usaha kecil dan menengah.

Cara pengelolaan ini tentunya harus diiringi dengan tata kelola yang baik. Dimana dalam pelaksanaannya, tidak cukup hanya inovasi dan keberanian pengelola melainkan harus didukung secara full oleh kepemimpinan dan pemimpin persyarikatan yang kolektif, solid dan kuat.

Kesolidan, kekuatan dan kolektivitas kepemimpinan demikian sangat diperlukan karena kebijakannya sangat dibutuhkan, baik dalam bentuk regulasi maupun eksekusinya.

Pergerakan persyarikatan dengan amal usaha yang progresif selain tidak bersifat “dima tumbuh di situ disiang” memerlukan kepemimpinan dan pemimpin yang kolektif, korektif, soliditas dan memiliki energi serta waktu yang tidak sambilan.

Selain itu, dibutuhkan kepemimpinan yang tidak “politis” dan “pragmatis” . Sebab, kepemimpinan dalam dua bentuk ini lebih berorientasi pada pemenuhan kepentingan yang bersifat individu. Baiknya hanya dipermukaan, tetapi ke dalam sangat rapuh dan keropos. Dalam istilah lokal disebut kepemimpinan “rancak di labueh”.

Selain itu, perlu menghindari jebakan mobilisasi masa persyarikatan dengan kegiatan banyak tanpa program.
Dalam upaya membenahi tatakelola yang berbasis dan berorientasi ekonomi tentunya akan banyak bersentuhan dan bersinggungan dengan keadaan dan kemapanan.

Sebut misalnya, penataan kampus Universitas hampir dua periode penulis menjadi Sekretaris BPH, kadang harus menghadapi tembok yang sulit ditembus, tapi harus diterobos dengan berisiko. Hasilnya baru kelihatan periode akhir kedua.

Sentralisasi keuangan, sumber daya dan aset termasuk memutus mata rantai penghalang dapat dilakukan. Kepercayaan publik termasuk pimpinan pusat sudah mulai. Hal itu, ditandai dengan bantuan konsorsium perguruan tinggi sehingga dapat membangun gedung permanen dan megah kampus Bukittinggi. Begitu pula pembangunan asrama mahasiswa dan aula yang menjadi Pusdiklat AMM dalam bentuk bantuan pemerintah pusat dan daerah.

Dengan pengelolaan persyarikatan yang berbasis pada perencanaan, pengawasan dan evaluasi sebagaimana dimaksud di atas, maka potensi dan kekuatan ekonomi yang ada di dalam akan semakin optimis ke depannya menjadi kenyataan.

Terakhir, tentu semuanya mesti dirancang dan dieksekusi oleh satu tim ekonomi yang kuat. Tidak lagi dalam bentuk wacana melainkan sudah masuk pada tataran aplikatif. Wallahu a’lam. *)

Penulis adalah Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sumbar dan Sekretaris Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) Sumbar

 

Sumber : Tulisan yang sama telah terbit di TERAS UTAMA, Harian Padang Ekspres, Jumat (18/11/2022)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Agar Tertib Administrasi, 140 Orang Pengurus PKK di Sijunjung Ikuti Bimtek

Next Post

PPID DPRD Sumbar Bersaing Rebut OPD Terinformatif

BeritaTerkait

Ketika Bencana Melampaui Kapasitas Daerah Otonom
Opini

Ketika Bencana Melampaui Kapasitas Daerah Otonom

25 Agustus 2026
7
Bupati JKA yang Selalu Berdoa untuk Masyarakat
Opini

Bupati JKA yang Selalu Berdoa untuk Masyarakat

22 Agustus 2026
23
Guru PPPK Ditarik ke Pusat, Otonomi Daerah Terancam Mundur
Opini

Guru PPPK Ditarik ke Pusat, Otonomi Daerah Terancam Mundur

22 Agustus 2026
26
Hendra Aswara, Sekda Definitif, Birokrat Andal
Opini

Hendra Aswara, Sekda Definitif, Birokrat Andal

21 Agustus 2026
89
Fadly Amran Menikam Jejak; Luhak Nan Tuo, Walikota Padang dan Gubernur Sumbar
Opini

Fadly Amran Menikam Jejak; Luhak Nan Tuo, Walikota Padang dan Gubernur Sumbar

21 Agustus 2026
45
Saatnya Pusat Mendengar Daerah
Opini

Saatnya Pusat Mendengar Daerah

19 Agustus 2026
34
Next Post
PPID DPRD Sumbar Bersaing Rebut OPD Terinformatif

PPID DPRD Sumbar Bersaing Rebut OPD Terinformatif

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (40,865)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,788)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (36,075)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (35,756)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (35,223)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,682)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (34,540)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (33,154)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,450)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,538)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
195
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
394
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
507
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
255
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
132
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
173
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
141
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
208
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
146

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In