Pjs Bupati Pessel: Keterbukaan Informasi Penting Wujudkan “Good and Clean Government”

PESISIR SELATAN, forumsumbar —Pantai Carocok kawasannya bersih. // Bila berkunjung pasti menyenangkan. // Jika melihat keterbukaan informasi. // Datang lah ke Pesisir Selatan

Demikian sebait pantun Pjs Bupati Pesisir Selatan (Pessel) Mardi saat membuka Bimtek Penyelesaian Sengketa Informasi Publik Sabtu (24/10) di PPC Painan.

Apalagi, lanjut Mardi, narasumbernya Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar HM Nurnas.

“Pak Nurnas ini induak angkangnyo terwujudnya keterbukaan informasi publik di Sumbar. Bahkan saat rapat anggaran Pak Nurnas tetap menunjukkan konsisitensinya mengawal keterbukaan informasi publik. Ambo begitu tahu narasumbernya Pak Nurnas, harus balik lagi ke Painan dari Padang pagi ini,” ujar Mardi.

Menurut Mardi, keterbukaan informasi publik adalah elemen penting dalam mewujudkan pemerintahan bersih, transparan dan akuntabel.

“Pemerintah selaku badan publik harus taat asas terhadap keterbukaan termasuk dokumen soal anggaran. Pola publikasinya ada di website PPID. Apakah ini harus dilayani tatap muka atau cukup dengan membuka website apa yang diinginkannya,” ujar Mardi.

Agar ini terlaksana, maka setiap permohonan informasi publik ke badan publik harus secara tertulis atau lewat email dan dijawab PPID lewat tertulis juga.

“Kalau informasi diminta sudah ada di website, PPID cukup menjawab dengan petunjuk informasi yang diminta sudah ada di website PPID atau website badan publik,” ujar Mardi.

Mardi mengatakan UU KIP menjadikan pemerintahan semakin konkret dalam melayani informasi publik.

“Hak untuk memperoleh informasi publik dilindungi konstitusi dan pemerintah wajib melayani dan bisa mewujudkan good and clean government,” ujar Mardi.

Merespon apa yang disampaikan Pjs Bupati, yang juga Kepala Inspektorat Provinsi Sumbar, Wakil Ketua Komisi Informasi (KI) Sumbar Adrian Tuswandi yang ikut hadir di Painan, membenarkannya.

“Benar apa yang disampaikan Pak Mardi, sehingga itu ada regulasi pengelolaan informasi publik dan adanya standar operasional prosedur. Ingat melayani informasi publik PPID dan masyarakat diposisikan orang-orang cerdas dan hebat,” ujar Adrian.

(Rel/KI)