• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Kamis, Juni 25, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Saatnya Edriana Torehkan Sejarah

30 Juli 2019
in Opini
Reading Time: 3min read
Views: 12,234

SAMPAI saat ini, entah kenapa, belum satupun ada kepala / wakil kepala daerah di Sumbar yang perempuan. Padahal yang namanya Bundo Kanduang itu limpapeh rumah gadang, termasuk bagian dari kepemimpinan di Ranah Minang. Lihat saja dalam setiap sambutan di acara formal, Bundo Kanduang salah satu yang disebut.

Sementara di daerah lain di Indonesia, sudah banyak perempuan yang menjadi gubernur, bupati atau walikota —termasuk di posisi wakil. Bahkan di provinsi syariah Aceh, sudah ada perempuan yang menjadi walikota. Itulah, kadang di kita ini banyak galemek, di antaranya “tidak boleh perempuan jadi imam”. Padahal ini wilayah politik, bukan dalam beribadah.

Di legislatif, sebenarnya sudah mulai banyak juga perempuan yang eksis. Saat Pileg 2019 kemaren, karena adanya aturan main harus mengikutsertakan perempuan 30% di pencalegkan, suka atau tidak suka harus diikuti partai. Bagi mereka yang ikut, ada yang serius dan ada pula yang memang sekedar untuk mencukupkan kuota tadi.

Lihat Juga

Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban

Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban

21 Juni 2026
57
DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita

DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita

19 Juni 2026
30
Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

16 Juni 2026
26

Hasilnya cukup menggembirakan, dari 14 orang Anggota DPR RI dari Sumbar, ada 3 orang perempuan yang lolos, Nevi Zuairina (istri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno), Lisda (istri Bupati Pessel Hendrajoni) dan Athari Ghauti Ardi (anak perempuan Epyardi Asda). Terus Emma Yohana bertahan menjadi Anggota DPD RI. Periode sekarang (2014-2019), di DPR RI hanya 1 perempuan, Betty (istri mantan Bupati Tanah Datar Shadiq Pasadique).

Untuk di eksekutif dalam sejarahnya belum pernah ada perempuan yang menjabat. Ada yang pernah ikut pilkada, seperti Emma Yohana di Pilkada Padang 2013, Rahmi Brisma di Pilkada Bukittinggi 2015 dan Dewi Fitri Deswati di Pilkada Pariaman 2018, tapi nasib baik belum berpihak kepada mereka. Saat ini peluang itu kembali terbuka dengan akan digelarnya Pilkada Serentak 2020.

Di Sumbar, ada 13 daerah kabupaten / kota dan provinsi yang akan menggelar pilkada. Beberapa nama dari kalangan perempuan sudah mulai ada yang mengapung, seperti Rahmi Brisma (PAN) calon Walikota Bukittinggi, Difla Wiyani (Golkar) calon Bupati Padang Pariaman dan Edriana (Gerindra) calon Gubernur Sumbar. Sementara yang lain belum terdengar. Entahlah melakit ke atas.

Bukan pilih kasih, dalam tulisan ini, saya hanya membatasi membahas bagaimana peluang Edriana dalam pusaran pilkada ke depan. Dalam pandangan saya yang awam, dan dengan tidak mengurangi peluang yang lain, terbuka kemungkinan Edriana bisa menorehkan sejarah, dimana perempuan Minang bisa duduk di eksekutif.

Di dalam politik kadang kita harus bersikap realistis, dan menurut hemat saya Edriana lebih cocok maju di Pilkada Tanah Datar daripada di Pilkada Sumbar. Sebab untuk suksesi kepemimpinan di provinsi, Gerindra sudah menggadang-gadang Nasrul Abit (Wakil Gubernur Sumbar / Ketua Gerindra Sumbar) untuk diadu. Jadi, bukan menipiskan peluang Edriana, rasanya posisi Nasrul Abit itu sulit untuk diurak.

Sebagai puteri daerah Pandai Sikek Kabupaten Tanah Datar, dan dengan sudah dilanyahnya daerah Luhak Nan Tuo itu saat Edriana ikut sebagai caleg DPR RI dari Gerindra untuk dapil Sumbar 1 (termasuk Kabupaten Tanah Datar di dalamnya), sosok Edriana sudah dikenal luas di sana. Tinggal menikam jejak saja. Apalagi dengan efek kemenangan Gerindra dan pasangan Prabowo-Sandi di Sumbar, diyakini akan turut berpengaruh di konstelasi pilkada. Intinya, Edriana harus fokus.

Sebagai politisi perempuan, saya melihat Edriana semangatnya luar biasa. Dengan latar belakang sebagai aktivis pemberdayaan perempuan dan memiliki lembaga pendidikan di Jakarta, sosok Edriana pantas diberi ruang untuk menunjukkan kepemimpinannya. Saatnya Edriana menorehkan sejarah, saatnya perempuan Minang bersatu, saatnya pula Kabupaten Tanah Datar bukan lagi sekedar datar-datar saja —kata seorang teman. Maka, jayalah perempuan Minang!

Penulis : ISA KURNIAWAN / Koordinator Komunitas Pemerhati Sumbar (Kapas)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Menakar Keikutsertaan Calon Independen di Pilkada Sumbar 2020

Next Post

Kembalikan Reydonnyzar Moenek Jadi Gubernur Sumbar Lagi

BeritaTerkait

Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban
Opini

Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban

21 Juni 2026
57
DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita
Opini

DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita

19 Juni 2026
30
Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia
Opini

Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

16 Juni 2026
26
Bonus Kepala Daerah
Opini

Bonus Kepala Daerah

13 Juni 2026
30
Ujian Nyata Desentralisasi Fiskal di 39 Daerah
Opini

Ujian Nyata Desentralisasi Fiskal di 39 Daerah

11 Juni 2026
13
Nagari Ketapiang Menuju Sebuah Kecamatan Otonom
Opini

Nagari Ketapiang Menuju Sebuah Kecamatan Otonom

8 Juni 2026
37
Next Post
Kembalikan Reydonnyzar Moenek Jadi Gubernur Sumbar Lagi

Kembalikan Reydonnyzar Moenek Jadi Gubernur Sumbar Lagi

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (40,618)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,537)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,824)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (35,514)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,952)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,427)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (32,924)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,889)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,196)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,294)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
177
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
363
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
504
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
242
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
121
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
159
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
137
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
199
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
133

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In