• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Minggu, Juli 12, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Dari Anak Pulau Menjadi Pamong: Kisah Pengabdian yang Menginspirasi

11 Juli 2026
in Opini
Reading Time: 3min read
Views: 256
Buku, Anak Pulau Jadi Pamong. (Foto : Djohermansyah Djohan)

Resensi oleh: Djohermansyah Djohan
(Guru Besar Ilmu Pemerintahan IPDN, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri 2010–2014, Penjabat Gubernur Riau 2013–2014)

ADA pepatah yang mengatakan, pengalaman adalah guru terbaik. Namun pengalaman akan hilang ditelan waktu jika tidak diwariskan dalam bentuk tulisan. Karena itu, setiap birokrat yang memiliki rekam jejak panjang sesungguhnya memikul tanggung jawab moral untuk meninggalkan jejak pemikiran bagi generasi penerus. Itulah yang dilakukan Azman melalui buku Anak Pulau Jadi Pamong.

Azman bukan orang baru bagi saya. Ia pernah menjadi mahasiswa sekaligus anak bimbingan skripsi saya di Jurusan Politik Angkatan 26 Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Jakarta. Sejak menjadi mahasiswa, saya mengenalnya sebagai pribadi yang tekun, rendah hati, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Puluhan tahun kemudian, saya melihat semangat itu tidak pernah padam.

Lihat Juga

OTT Bupati Tak Kunjung Berhenti

OTT Bupati Tak Kunjung Berhenti

4 Juli 2026
47
Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban

Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban

21 Juni 2026
74
DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita

DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita

19 Juni 2026
38

Yang lebih membahagiakan, Azman mengakui bahwa keinginannya menulis buku ini terinspirasi setelah membaca biografi saya, Koki Otonomi Daerah. Inspirasi itu kemudian tumbuh menjadi tekad untuk merekam perjalanan pengabdiannya sendiri sebelum memasuki masa purnatugas. Bagi saya, itulah makna sesungguhnya dari sebuah karya: menginspirasi lahirnya karya-karya berikutnya.

Buku ini merekam perjalanan seorang anak pulau Belakang Padang, Batam, yang mengabdikan hampir empat dekade hidupnya sebagai aparatur pemerintah daerah. Kariernya bukan karier yang dibangun melalui jalan pintas, melainkan melalui proses panjang dari bawah. Ia antara lain pernah menjadi kepala desa, sekretaris kecamatan, camat, Kepala Bagian Pemerintahan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, hingga akhirnya dipercaya memimpin Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam selama sekitar enam belas tahun.

Lama menjabat sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran bukanlah kebetulan. Jabatan itu menunjukkan besarnya kepercayaan yang diberikan pimpinan daerah terhadap kapasitas, integritas, dan kepemimpinannya. Dalam birokrasi, kepercayaan adalah penghargaan yang tidak mudah diperoleh dan dipertahankan.

Yang menarik, buku ini tidak sekadar menyusun daftar jabatan yang pernah diemban. Azman menghadirkan kisah-kisah nyata tentang dinamika birokrasi lokal, tantangan tugas pamong dalam melakukan pelayanan publik, hingga suka duka menjadi seorang pamong yang tinggal di daerah kepulauan yang bekerja tergantung iklim dan cuaca. Pembaca diajak melihat bahwa pemerintahan bukan hanya soal aturan dan administrasi, tetapi juga soal keberanian mengambil keputusan, kemampuan membangun komunikasi, dan ketulusan melayani masyarakat di pelosok negeri.

Di tengah semakin langkanya birokrat yang menuliskan pengalaman hidupnya, kehadiran buku ini menjadi sangat penting. Banyak pengetahuan praktis (tacit knowledge) yang sesungguhnya hanya dimiliki oleh para pelaku di lapangan. Jika tidak ditulis, pengalaman berharga itu akan ikut hilang ketika seseorang memasuki masa pensiun.

Bagi para aparatur sipil negara, buku ini memberikan pelajaran bahwa keberhasilan dalam birokrasi tidak ditentukan oleh seberapa cepat seseorang naik jabatan, tetapi oleh konsistensi menjaga integritas, profesionalisme, dan dedikasi dalam setiap amanah yang diemban.

Bagi mahasiswa ilmu pemerintahan dan politik, administrasi publik, maupun kebijakan publik, buku ini layak dijadikan bacaan pendamping. Teori-teori birokrasi yang dipelajari di ruang kuliah akan terasa lebih hidup ketika dipertemukan dengan pengalaman empiris seorang pelaku yang mengabdikan dirinya selama hampir empat puluh tahun.

Pada akhirnya, Anak Pulau Jadi Pamong bukan sekadar autobiografi seorang birokrat. Buku ini adalah kesaksian tentang arti pengabdian, ketekunan, loyalitas, dan kecintaan kepada pelayanan publik. Ia mengingatkan kita bahwa negara dibangun bukan hanya oleh tokoh-tokoh besar di tingkat nasional, tetapi juga oleh ribuan pamong yang setiap hari bekerja dengan senyap di ratusan daerah di Nusantara.

Saya berharap buku ini dibaca secara luas, khususnya oleh para pamong muda, mahasiswa, dan siapa pun yang menaruh perhatian pada tata kelola pemerintahan. Semoga semakin banyak birokrat yang terdorong menuliskan pengalaman hidupnya sehingga lahir khazanah literatur pemerintahan Indonesia yang semakin kaya.

Selamat kepada Azman atas lahirnya karya yang bernilai ini dengan dibantu oleh Bung Socrates, seorang jurnalis senior yang pernah menjadi Pemred Batam Pos. Semoga menjadi ladang amal ilmu yang terus mengalir manfaatnya bagi generasi pamong Indonesia. *)

 

Djohermansyah Djohan, Guru Besar Ilmu Pemerintahan IPDN, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri 2010–2014, Penjabat Gubernur Riau 2013–2014). (Foto : Dok)
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Syamsul Mikar, Berharap Polres Limapuluh Segera Tetapkan Tersangka

BeritaTerkait

OTT Bupati Tak Kunjung Berhenti
Opini

OTT Bupati Tak Kunjung Berhenti

4 Juli 2026
47
Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban
Opini

Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban

21 Juni 2026
74
DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita
Opini

DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita

19 Juni 2026
38
Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia
Opini

Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

16 Juni 2026
42
Bonus Kepala Daerah
Opini

Bonus Kepala Daerah

13 Juni 2026
35
Ujian Nyata Desentralisasi Fiskal di 39 Daerah
Opini

Ujian Nyata Desentralisasi Fiskal di 39 Daerah

11 Juni 2026
17
Please login to join discussion

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (40,693)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,623)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,897)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (35,589)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (35,026)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,502)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (33,721)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,976)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,269)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,370)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
180
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
371
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
505
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
244
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
122
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
161
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
138
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
204
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
136

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In