• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Memperkuat Budaya Minang di Arus Globalisasi: Peran Strategis DPD RI dan Senator Sumbar

5 Juli 2025
in Opini
Reading Time: 2min read
Views: 416
Irdam Imran, antan Birokrat Parlemen Senayan – Kini Aktivis Partai Ummat Depok. (Foto : Dok)

Oleh: Irdam Imran
(Mantan Birokrat Parlemen Senayan – Kini Aktivis Partai Ummat Depok)

DI TENGAH derasnya arus globalisasi informasi, teknologi, perdagangan, dan ekonomi, budaya lokal menghadapi tantangan besar. Budaya Minangkabau sebagai salah satu pilar peradaban Indonesia juga tidak luput dari gempuran nilai-nilai baru yang kerap kali tidak sejalan dengan jati diri bangsa.

Di sinilah pentingnya negara—melalui instrumen konstitusionalnya seperti Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI)—untuk hadir dan mengambil peran, khususnya melalui para Senator asal Sumatera Barat, dalam memperkuat akar budaya lokal dalam kerangka budaya nasional dan global.

Lihat Juga

Sebuah Refleksi; Anas Malik, dari Kabupaten Tertinggal, Hingga Nomor Satu!

Sebuah Refleksi; Anas Malik, dari Kabupaten Tertinggal, Hingga Nomor Satu!

20 Oktober 2026
34
Frustasi Sosial Anak Muda Perancis

Frustasi Sosial Anak Muda Perancis

20 Oktober 2026
26
Ahmad Syaukani Meniti Karier dari Sekdes hingga Camat

Ahmad Syaukani Meniti Karier dari Sekdes hingga Camat

17 Oktober 2026
32

Minangkabau: Benteng Nilai dalam Era Disrupsi

Budaya Minang tidak hanya kaya secara estetika, tapi juga kuat secara filosofis. Falsafah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” menunjukkan integrasi adat dan agama yang menjadi panduan hidup masyarakat. Tradisi merantau telah menempa masyarakat Minang untuk tangguh, adaptif, dan berdaya saing tinggi—modal penting di era globalisasi.

Namun semua itu kini berada dalam tekanan. Gaya hidup konsumtif, individualisme digital, hingga budaya instan yang masuk melalui kanal media sosial dan ekonomi pasar telah menggerus nilai-nilai luhur. Jika tidak direspons dengan kebijakan dan aksi nyata, maka warisan budaya Minang bisa kehilangan ruh dan makna aslinya.

DPD RI dan Senator Sumbar: Dari Representasi Menuju Advokasi Budaya

Sebagai lembaga perwakilan daerah di tingkat pusat, DPD RI seharusnya menjadi jembatan antara aspirasi budaya daerah dengan kebijakan nasional. Sayangnya, dalam praktik politik nasional, isu budaya seringkali tersingkir oleh isu politik kekuasaan dan ekonomi jangka pendek.

Di sinilah Senator dari Sumatera Barat harus bangkit dan tampil ke depan. Mereka tidak hanya mewakili wilayah geografis, tetapi juga mewakili nilai-nilai Minang yang luhur dan khas. Peran ini bisa dilakukan dengan:

1. Mengusulkan kebijakan afirmatif budaya melalui legislasi, anggaran, dan pengawasan agar pelestarian budaya lokal menjadi bagian dari strategi pembangunan nasional.

2. Menjadi penghubung aktif antara pelaku budaya dan negara, termasuk menggandeng nagari, lembaga adat, sanggar budaya, dan generasi muda dalam program kebudayaan berbasis komunitas.

3. Mendorong diplomasi budaya Minang ke tingkat nasional dan internasional—mengangkat randai, kuliner, tenun, dan falsafah Minang sebagai identitas yang layak dikenal dunia.

Budaya sebagai Daya Saing dan Ketahanan Nasional

Kita tak bisa lagi memandang budaya hanya sebagai romantisme masa lalu. Budaya adalah sumber daya strategis—bukan hanya dalam membentuk karakter bangsa, tetapi juga dalam menciptakan daya saing ekonomi melalui ekonomi kreatif. Produk budaya Minang, seperti rendang, tenun, dan arsitektur rumah gadang, memiliki potensi besar di pasar global. Tapi itu semua butuh regulasi, insentif, dan perlindungan negara.

Senator Sumbar harus memperjuangkan agar program-program pemajuan kebudayaan tidak sekadar proyek seremonial, tetapi menjadi bagian dari agenda pembangunan nasional dan diplomasi Indonesia di dunia.

Penutup: Membangun Indonesia dari Nagari

Budaya Minang bukan hanya identitas Sumatera Barat—ia adalah kontributor penting bagi mozaik kebudayaan nasional. Jika kita gagal menjaga dan mengembangkannya, maka kita ikut menyumbang pada proses pelapukan identitas bangsa di era global.

Karena itu, Senator Sumbar di DPD RI tidak boleh pasif. Mereka harus menjadi pengawal nilai, penggerak kebijakan, dan penyambung suara budaya Minang dalam percaturan nasional dan global. Sudah saatnya budaya ditempatkan sebagai arus utama (mainstream) pembangunan nasional, dan Minangkabau sebagai contoh kearifan lokal yang tangguh di tengah zaman yang kian cepat berubah. *)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Gelar “Semarak Literasi Minang,” PLS Audiensi dengan Bunda Literasi Sumbar Harneli

Next Post

Catatan Perjalanan Rafles Rajo Endah ke Lombok #2: “Lombok Praya, Satu Bandara dengan Banyak Nama”

BeritaTerkait

Sebuah Refleksi; Anas Malik, dari Kabupaten Tertinggal, Hingga Nomor Satu!
Opini

Sebuah Refleksi; Anas Malik, dari Kabupaten Tertinggal, Hingga Nomor Satu!

20 Oktober 2026
34
Frustasi Sosial Anak Muda Perancis
Opini

Frustasi Sosial Anak Muda Perancis

20 Oktober 2026
26
Ahmad Syaukani Meniti Karier dari Sekdes hingga Camat
Opini

Ahmad Syaukani Meniti Karier dari Sekdes hingga Camat

17 Oktober 2026
32
Rajo Sampono: Ninik Mamak Harus Berperan dalam Pembebasan Lahan Tol dan Tarok City
Opini

Rajo Sampono: Ninik Mamak Harus Berperan dalam Pembebasan Lahan Tol dan Tarok City

11 Oktober 2026
33
Jakarta Jangan Khianati Yogyakarta
Opini

Jakarta Jangan Khianati Yogyakarta

10 Oktober 2026
45
MK Menutup Pintu PHPU, DPR Jangan Tutup Mata
Opini

MK Menutup Pintu PHPU, DPR Jangan Tutup Mata

8 Oktober 2026
47
Next Post
Catatan Perjalanan Rafles Rajo Endah ke Lombok #2: “Lombok Praya, Satu Bandara dengan Banyak Nama”

Catatan Perjalanan Rafles Rajo Endah ke Lombok #2: "Lombok Praya, Satu Bandara dengan Banyak Nama"

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (41,174)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (37,076)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (36,397)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (36,079)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (35,650)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (35,538)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (35,009)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (33,495)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,755)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,834)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
212
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
450
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
532
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
267
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
149
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
194
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
159
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
228
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
165

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In