• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Surat Terbuka dari Bachtul untuk Kapolda Sumbar Terkait Macet di Sitinjau Lawik

2 Juli 2024
in Opini
Reading Time: 5min read
Views: 498
Bachtul, Mantan Anggota DPRD Sumbar / Tokoh Masyarakat Kabupaten Solok. (Foto : Dok)

Surat Terbuka untuk Kapolda Sumbar Terkait Macet di Sitinjau Lawik

“Kapolda harus belajar kepada anggota polisi Sugeng Purnomo di Polres Arosuka”

Oleh: Bachtul

Lihat Juga

Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban

Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban

21 Juni 2026
61
DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita

DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita

19 Juni 2026
30
Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

16 Juni 2026
27

Assalamualaikum pak Kapolda.

Tanya pak Kapolda, apakah bapak tahu bahwa ada macet berhari-hari di Sitinjau lawik?

Apakah bapak terus memantau kondisi Sumbar secara keseluruhan yang merupakan wilayah kewenangan bapak?

Sejak hari Rabu tanggal 26 Juni 2024 sampai surat terbuka ini saya buat hari Senin tanggal 1 Juli 2024, terjadi macet parah di Sitinjau Lawik tanpa jeda sedikitpun. Tidak siang, tidak malam, serta subuh buta pun Sitinjau macet parah !!!

Macet ini mungkin akan tercatat menjadi macet terlama dan terpanjang sepanjang sejarah lalu lintas di Sitinjau lawik.

Sitinjau memang rawan macet pak Kapolda. Penyebab utamanya biasanya adalah longsor. Tapi betapapun besarnya longsor, tidak ada yang menyebabkan macet parah berhari-hari dan selama yang terjadi saat ini.

Tidak ada yang berakibat kemacetan sampai puluhan kilometer panjangnya. Bahkan ketika dulu di jalan Sitinjau Lawik dilakukan pembetonan badan jalan dan lalu lintas dilakukan buka tutup secara bergantian dari arah Padang dan Solok, kemacetan tidak berhari-hari dan tidak berpuluh kilometer panjangnya seperti saat ini.

Penyebab utama macet di Sitinjau Lawik, selain karena ramainya kendaraan yang melintas karena ditutupnya jalan Lembah Anai, pertama adalah karena ada angkutan berat atau truk kelebihan muatan yang mogok di tengah jalan, yang menyebabkan jalan yang bisa dilalui menyempit dan hanya bisa dilalui oleh satu kendaraan.
Akibatnya di titik truk mogok tersebut dilakukan buka tutup oleh para relawan (bukan petugas).

Penyebab kedua adalah banyak pengemudi yang tidak tertib ketika terjadi antrian atau kemacetan, dengan mengambil jalur berlawanan arah, yang akhirnya memperparah kemacetan.

Akibat kemacetan yang terlalu lama, maka banyak juga akhirnya kendaraan kendaraan lain yang mogok juga, terutama kendaraan truk yang kelebihan muatan. Sehingga macet bertambah parah , dan para pengemudi banyak yang menyerobot.

Sementara petugas kepolisian dan dinas perhubungan hampir bisa dikatakan tidak hadir di lapangan. Dan pengaturan lalu lintas diambil alih relawan yang tidak semuanya profesional dan bahkan banyak anak di bawah umur yang melakukannya.

Maka kepada bapak Kapolda saya berharap hadirkan lah petugas bapak di sana. Koordinasikan dengan institusi terkait agar menderek truk-truk yang mogok tersebut ke pinggir atau ke tempat yang lebih lapang agar lalu lintas tidak terganggu dan tidak macet parah.

Dan selayaknya polisi harus menertibkan pengendara yang tidak sabar dan tidak tertib yang menyerobot jalur berlawanan, yang akhirnya memperparah kemacetan seperti yang banyak dikeluhkan masyarakat.

Bapak Kapolda harus belajar melayani masyarakat kepada seorang anggota polisi dari polres Arosuka bernama Sugeng Purnomo.

Kenapa harus kepada Sugeng Purnomo? Karena hanya dia lah anggota polisi dan anggotanya yang aktif dan proaktif berupaya mengurai kemacetan di Sitinjau.

Menurut pengakuannya di Grup WA Sitinjau Lawik 2, untuk membantu mengurai kemacetan Sitinjau dia bahkan sampai menyetop truk-truk di Panorama 2, yang merupakan wilayah hukum Polresta Padang. Sementara Sugeng Purnomo sendiri bertugas di Polres Arosuka.

Sungguh luar biasa apa yang dilakukan dan diperlihatkan Sugeng Purnomo, demi lancarnya lalu lintas.

Namun apa yang dilakukan Sugeng Purnomo, juga menyingkap bahwa Polresta Padang tidak proaktif membantu mengurai kemacetan di Sitinjau. Jika Polresta Padang proaktif dan berkoordinasi dalam mengurai kemacetan di Sitinjau Lawik, tentu tak perlu Sugeng Purnomo dari polres Arosuka yang turun menyetop truk ke Panorama 2 yang merupakan wilayah hukum Polresta Padang.

Sikap proaktif dan terpuji dari Sugeng Purnomo juga sekaligus mengindikasikan bahwa bapak Kapolda tidak tahu dan tidak punya perhatian khusus terhadap macet parah di Sitinjau Lawik.

Jika pak Kapolda punya perhatian khusus tentu akan ada perintah kepada Polres terkait, termasuk Polresta Padang untuk mengantisipasi dan mengambil tindakan yang dianggap perlu untuk mengurai kemacetan di Sitinjau Lawik.

Seandainya perintah itu ada, tentu personil Polresta Padang yang hadir dan melakukan penyetopan truk di Panorama 2, bukan yang lain.

Pak Kapolda yang terhormat, kemacetan yang terjadi di Sitinjau Lawik sudah sangat meresahkan masyarakat, lihat saja keluhan keluhan masyarakat yang ditumpahkan di media sosial.

Selain meresahkan, kemacetan di Sitinjau juga sudah sangat merugikan masyarakat. Tidak hanya fisik dan materi, tapi juga immateri seperti psikis dan sejenisnya.

Medan Sitinjau yang ekstrem, membuat terkurung macet di Sitinjau adalah merupakan horor tersendiri. Selain terancam tertimbun longsor juga merasa terteror terseruduk kendaraan berat yang kelebihan muatan yang bisa tiba-tiba mengalami rem blong. Baik dari truk berat yang menurun menuju ke arah Padang, maupun truk berat yang naik menuju Solok, yang tiba-tiba bisa mundur karena tidak kuat menanjak dan rem bermasalah.

Karena macet berkepanjangan di Sitinjau, mungkin sudah ribuan tiket pesawat yang hangus, karena ketika macet parah terjadi, banyak yang terkurung macet mulai dari 6 jam sampai 15 jam hanya untuk menempuh jarak Padang – Solok yang berjarak 25 KM.

Tidak hanya kehilangan waktu, tapi juga banyak yang jadi korban kecelakaan dan tabrakan akibat rem kendaraan berat bermasalah.

Akibat kemacetan yang berkepanjangan, kasihan kita kepada para supir truk yang harinya bertambah di jalan, sementara besaran uang jalan tetap seperti biasa.
Kasihan kita kepada Supir tangki air, yang biasanya bisa bawa air minum ke Padang dari Solok bisa 3-4 trip sehari, tapi karena macet hanya bisa satu trip.

Begitu juga supir travel dan angkutan umum yang juga kehilangan trip. Belum lagi pegawai yang tiap hari harus bolak-balik melewati Sitinjau untuk pergi ke tempat dinas.

Kemacetan Sitinjau tentu tidak hanya berdampak kepada pergerakan orang, tetapi juga berdampak terhadap distribusi barang.

Secara ringkas, penyebab kemacetan parah di Sitinjau Lawik ada 3 hal, pertama truk atau kendaraan berat yang mogok. Kedua, pengemudi yang tidak tertib dan penyerobot jalur berlawanan.

Ketiga, oknum relawan yang tidak cakap melakukan buka tutup jalan, baik lokasi truk mogok maupun di beberapa tikungan, yang terlalu mengutamakan kendaraan dari arah Padang.

Tapi tidak semua, justru sebagian besar sangat membantu kelancaran lalu lintas. Tanpa kehadiran mereka, Sitinjau macet total.

Maka melalui surat terbuka ini, karena situasi bisa dikatakan darurat, saya mohon kepada bapak Kapolda Sumbar untuk turun tangan dan mengerahkan anggota kepolisian, untuk mencegah dan mengurai kemacetan di Sitinjau Lawik. Jangan hanya Sugeng Purnomo yang mengurus kemacetan di Sitinjau Lawik.

Sehebat apapun Sugeng Purnomo dia tidak akan mampu menyelesaikan kemacetan di Sitinjau Lawik sendirian. Karena kemampuan dan kewenangannya terbatas.

Sebaiknya pak Kapolda segera memimpin operasi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan yang lain seperti Gubernur, Kepala Balai Jalan, Kadishub dalam rangka mencegah dan mengurai kemacetan di Sitinjau Lawik.

Jangan serahkan penanganan lalu lintas di Sitinjau Lawik hanya kepada para relawan jalan raya yang tidak bergaji.

Tapi semestinya para petugas yang bergaji dan menerima tunjangan dari negara menjadi bagian terdepan untuk mengurus lalu lintas di Sitinjau.

Apalagi sebagian dari bapak-bapak juga menerima uang upah pungut dari pajak kendaraan bermotor yang dibayar oleh pemakai jalan yang terjebak macet di Sitinjau.

Tentu kurang elok kalau uang upah pungut pajaknya diterima, sementara pembayar pajaknya dibiarkan bermacet-macet ria.

Sekali lagi pak Kapolda, tangani lah macet Sitinjau dengan serius. Jangan tunggu jatuh korban nyawa, dan jangan tunggu viral dan heboh di tingkat nasional seperti kematian Afif Maulana, baru pak Kapolda turun tangan.

Terakhir saya ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-78, semoga Polri makin profesional.

Dan mohon maaf tak bisa kirim kue pak Kapolda, karena pasokan tepung, gula, telur, mentega, dll, masih tertahan di kemacetan Sitinjau. Dan untungnya seminggu terakhir tidak turun hujan di Sitinjau. Kalau sampai hujan turun, maka bisa saja terjadi longsor yang akan mengubur tepung, gula, telur dan mentega serta juga nyawa.

Dan saya akan senang sekali, kalau pak Kapolda mau mengajak pak Gubernur, Kadishub, Kepala Balai Jalan untuk melintas dan menyetir sendiri tanpa voorijder dan tanpa pengawalan ke jalur Sitinjau Lawik.
Mana tahu setelah melintas di sana lahir ide-ide baru dan pemikiran serta kebijakan dan tindakan untuk kelancaran Lalu lintas di Sitinjau Lawik.

Oh ya…, mungkin saja pak Kapolda bertanya kenapa masalah macet Sitinjau disampaikan melalui surat terbuka. Padahal masalah ini bukan domain pak Kapolda sendirian.
Maka saya jawab, saya juga sudah sampaikan masalah ini ke Gubernur dan Kadishub melalui Japri WA. Karena saya tak punya nomor WA pak Kapolda, maka saya sampaikan melalui surat terbuka.

Demikian saya sampaikan kepada pak Kapolda, atas perhatian dan atensi pak Kapolda, saya ucapkan terima kasih. Dan mohon maaf jika ada yang kurang berkenan.

Padang, Senin 1 Juli 2024.

Penulis adalah Tokoh Masyarakat Kabupaten Solok / Mantan Anggota DPRD Sumbar / Ketua Relawan PRABU (Prabowo Budiman Sujatmiko Bersatu) SumbarĀ 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Surat Terbuka untuk Menaker RI dari Presiden Internasional ACIKITA: Setop Pengiriman Anak Bangsa Jadi Tenaga Buruh Kasar dan Kuli ke Jepang

Next Post

Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba serta Upaya Pencegahannya

BeritaTerkait

Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban
Opini

Hoyak Tabuik dalam Jejak Budaya Lintas Peradaban

21 Juni 2026
61
DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita
Opini

DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita

19 Juni 2026
30
Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia
Opini

Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

16 Juni 2026
27
Bonus Kepala Daerah
Opini

Bonus Kepala Daerah

13 Juni 2026
31
Ujian Nyata Desentralisasi Fiskal di 39 Daerah
Opini

Ujian Nyata Desentralisasi Fiskal di 39 Daerah

11 Juni 2026
13
Nagari Ketapiang Menuju Sebuah Kecamatan Otonom
Opini

Nagari Ketapiang Menuju Sebuah Kecamatan Otonom

8 Juni 2026
38
Next Post
Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba serta Upaya Pencegahannya

Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba serta Upaya Pencegahannya

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (40,630)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,552)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,842)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (35,525)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,965)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,438)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (33,292)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,902)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,209)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,307)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
177
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
364
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
504
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
242
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
121
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
160
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
137
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
199
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
133

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In