• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Kamis, Juni 4, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Antara Tarif Tol, Pajak yang Disetor dan Rakyat yang Tekor

11 Juni 2023
in Opini
Reading Time: 2min read
Views: 718
@hniyus @hmad, Pengamat Sosial dan Politik. (Foto : Dok)

Oleh: @hniyus @hmad

INFRASTRUKTUR adalah program andalan dari Kabinet Indonesia Maju yang nggak maju-maju kecuali hutangnya.

Dengan kemajuan yang dicanangkan, mereka memiliki jargon; kerja.. kerja.. kerja! Sampai mereka lupa mikir, untuk berhasil itu harus kerja yang bagaimana.

Lihat Juga

Teori Genggam Anak Ayam dalam Politik Desentralisasi

Teori Genggam Anak Ayam dalam Politik Desentralisasi

30 Mei 2026
16
Zulkarnain: Bangkitkan lagi Kampung Sulaman Naras

Zulkarnain: Bangkitkan lagi Kampung Sulaman Naras

29 Mei 2026
24
Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

12 Mei 2026
64

Karena kalau hanya sekedar kerja, beruk di hutan juga kerja begitu juga kerbau di sawah, demikian kata Buya HAMKA.

Selanjutnya dari program infrastruktur itu membangun jalan tol mereka jadikan sebagai ikon kemajuan yang walaupun dipaksakan juga tetap saja nggak maju-maju kecuali hidungnya.

Mengejar mimpi untuk menggenjot ekonomi dengan menjadikan jalan tol sebagai urat nadi mulai dari; tol darat, tol laut, tol langit, hingga tol lol.

Gimana nggak tol lol, untuk mendapatkan sumber dana pembangunan jalan tol, mereka mengandalkan kiat berhutang kepada negara asing dengan bunga bikin pusing tujuh keliling sampai tujuh turunan guling-guling.

Saking super duper tol lol nya, sebagian bahan baku dan pekerja kasarnya mereka datangkan dari negara si pemberi pinjaman seolah-olah warga lokal nggak butuh kerjaan, sehingga sebagian besar para pencari kerja menjadi; nganggur.. nganggur.. nganggur!

Padahal kalau mereka mau membuktikan bahwa mereka benar-benar terdiri dari orang-orang yang maju, (maju cara berfikirnya, bukan maju korupsinya, apalagi bohongnya), mereka bisa lakukan dengan cara menjadikan dana “Pajak Kendaraan” sebagai sumber dana pembangunan infrastruktur yang mereka bangga-banggakan, sehingga negara tidak perlu lagi berhutang dan mewariskannya kepada generasi mendatang.

Hal ini membuat kita nggak habis pikir, walau kita nggak pernah tau apakah mereka bisa berpikir tentang betapa beratnya beban rakyat yang harus bayar pajak kendaraan tetapi juga harus bayar tarif tol saat ingin berpergian dan diperburuk lagi dengan tingginya harga bahan bakar dan bahan-bahan lain yang habis buat di bakar, benar-benar modar.

Berbicara tentang pajak, rakyat yang dijadikan wajib pajak selalu disuguhi kalimat; “warga bijak taat pajak”, tapi apakah mereka sebagai pengelola dana pajak yang disetorkan wajib pajak juga bisa bersikap bijak dalam mengelola dana pajak?

Bayangkan! Iya.. bayangkan saja dulu, walaupun kita hanya bisa membayangkan betapa besarnya jumlah pemasukan dari dana “Pajak Kendaraan” yang disetorkan setiap hari oleh wajib pajak pemilik kendaraan sampai harus rela antrian panjang hingga calo-calo bergentayangan.

Namun walau demikian pihak penerima pajak dalam hal ini pemerintah tetap saja berhutang untuk mendapatkan sumber dana guna merealisasikan pembangunan infrastruktur seperti; jalan tol, jalan layang, atau barangkali hutang yang menggunung ini bisa membuat mereka melayang-layang sampai jarang pulang.

Pertanyaannya; dikemanakan kah dana “Pajak Kendaraan” yang disetorkan itu dan untuk apa digunakan?

Bukankah dana “Pajak Kendaraan” itu idealnya digunakan untuk membangun jalan atau jembatan yang akan dipergunakan oleh kendaraan?

Atau jangan-jangan kalian adalah penyebab antrian panjang jama’ah calon haji yang akan diberangkatkan ke tanah suci hingga harus rela menunggu belasan tahun karena sebagian dananya telah digunakan untuk menutupi kekurangan dana pembangunan yang bersumber dari dana pinjaman yang bukan tidak mungkin telah banyak berceceran di sepanjang jalan.

Ini pertanyaan penting dari rakyat sebagai warga bijak taat pajak kepada pemerintah sebagai pihak pengelola dana pajak yang telah disetorkan rakyat banyak.

Iya.. hanya rakyat banyaklah yang taat pajak, tidak seperti konglomerat yang gemar bermain mata dengan oknum aparat kantor pajak demi menekan pengeluaran perusahaan agar keuntungan yang dikantongi semakin signifikan.

Dari pada pengorbanan rakyat jadi sia-sia dimana pajak yang disetorkan demi devisa telah di buat salah arah ke kantong-kantong pribadi oknum penyelenggara negara, mungkin kami perlu mempertimbangkan untuk tidak lagi membayar pajak, karena mereka hanya bisa membuat hutang yang telah menjadi beban ekonomi negara untuk jangka panjang dan berdampak langsung atas terjadinya kemiskinan. *)

 

Penulis adalah Pengamat Sosial dan Politik

ShareTweetSendShare
Previous Post

Buya Aldi Taher for Gubernur Sumbar 2024

Next Post

Dua Sekjen Bertemu Matangkan Rencana Pertemuan Puan Maharani dan AHY

BeritaTerkait

Teori Genggam Anak Ayam dalam Politik Desentralisasi
Opini

Teori Genggam Anak Ayam dalam Politik Desentralisasi

30 Mei 2026
16
Zulkarnain: Bangkitkan lagi Kampung Sulaman Naras
Opini

Zulkarnain: Bangkitkan lagi Kampung Sulaman Naras

29 Mei 2026
24
Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan
Opini

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

12 Mei 2026
64
Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing
Opini

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

8 Mei 2026
39
Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan
Opini

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
107
Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman
Opini

Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman

26 April 2026
118
Next Post
Dua Sekjen Bertemu Matangkan Rencana Pertemuan Puan Maharani dan AHY

Dua Sekjen Bertemu Matangkan Rencana Pertemuan Puan Maharani dan AHY

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (40,514)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,434)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,697)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (35,417)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,831)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,329)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,779)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (32,438)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,084)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,181)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
172
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
355
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
500
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
237
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
119
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
152
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
134
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
194
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
128

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In