PADANG, forumsumbar —Kemarin, Minggu (20/12), tuntas sudah penghitungan suara pemilihan kepala daerah gubernur dan wakil gubernur, Pilkada Sumbar 2020.
Hasilnya tidak banyak meleset dengan hitungan cepat (quick count) saat sesudah pilkada 9 Desember lalu.
Bahkan juga tak berbeda dengan hitungan Sirekap KPU, Mahyeldi- Audy Joinaldy meraih suara rakyat terbanyak. Paslon usungan PKS-PPP ini dinyatakan KPU sah memenangi Pilkada Sumbar 2020.
Melalui media partner yang tergabung pada ‘NZ Voice’, Senin (21/12), Anggota DPR RI Hj Nevi Zuairina mengucapkan selamat dan sukses atas kemenangan Mahyeldy-Audy yang memperoleh suara terbanyak berdasarkan keputusan KPU Sumbar.
“Pertama ibu ucapkan selamat kepada Pak Mahyeldi Ansharullah dan Pak Audy Joinaldy atas perolehan suara terbanyak. Dan terima kasih kepada seluruh kader dan simpatisan PKS serta PPP serta relawan dari berbagai kelompok masyarakat yang bekerja siang dan malam merayu pemilih di Sumbar selama ini,”ujar Nevi Zuairna.
Menurut Nevi menangnya Mahyeldi-Audy merupakan kemenangan rakyat Sumbar.
“Itu kemenangan rakyat Sumbar karena hakekat demokrasi itu adalah untuk dan dari rakyat.
Pak Mahyeldi menang itu kemenangan masyarakat dalam helat demokrasi Sumbar mencari pemimpin,”ujar Nevi.
Nah, ke depan kerja berat menanti peraih amanah rakyat Sumbar itu. Sumbar ekonomi down, Indonesia pertumbuhan ekonomi minus akibat dihantam pandemi Covid-19.
“Keluar dari resesi dan krisis ekonomi karena virus korona ini adalah kerja berat. Tidak bisa andalkan gubernur dan wakil gubernur saja,” ujar Nevi.
Tapi sebagai pemimpin kata Nevi, Pak Mahyeldi Insya Allah bisa.
“Pak Mahyeldi harus mampu merangkul semua pihak dan bersinergi untuk berjalan bersama membangkitkan ekonomi dan membangun Sumbar lagi. Insya Allah Sumbar bisa, karena pemerintahan Irwan Prayitno dan Nasrul Abit telah memberikan landasan kuat untuk Sumbar survive dan keluar dari krisi pandemi Covid-19 ini,”ujar Anggota Komisi VI DPR RI ini.
(Rel/nzvoice)























