• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Mutiara Subuh #8: Tetesan Kebaikan, Mekarnya Cinta di Pelataran Hati

9 Maret 2025
in Tausiyah
Reading Time: 2min read
Views: 472
Muhammad Najmi. (Foto : Dok)

Oleh: Muhammad Najmi

“Sedekah itu menutup tujuh puluh pintu kejahatan.” (HR. Tirmidzi)

SUBUH adalah waktu ketika bumi berbenah. Embun menetes perlahan, menyejukkan dedaunan yang semalaman berselimut gelap. Di waktu yang hening ini, seolah Allah membisikkan pesan cinta kepada hamba-hamba-Nya: Bersegeralah menebar kebaikan sebelum matahari meninggi.

Lihat Juga

Mutiara Subuh #30: Saat Cahaya Ramadhan Meredup, Akankah Hati Tetap Bersinar?

Mutiara Subuh #30: Saat Cahaya Ramadhan Meredup, Akankah Hati Tetap Bersinar?

30 Maret 2025
70
Mutiara Subuh #29: Melukis Fajar dengan Cahaya Takwa

Mutiara Subuh #29: Melukis Fajar dengan Cahaya Takwa

29 Maret 2025
63
Mutiara Subuh #28: Menyulam Cahaya Fajar: Saat Kesederhanaan Menjadi Gerbang Kemenangan

Mutiara Subuh #28: Menyulam Cahaya Fajar: Saat Kesederhanaan Menjadi Gerbang Kemenangan

28 Maret 2025
37

Sedekah adalah bahasa kasih yang hanya bisa dipahami oleh hati yang lembut. Ia bukan sekadar perpindahan harta dari tangan ke tangan, tetapi tetesan kebaikan yang mengalir, meresap, dan menumbuhkan cinta di pelataran hati. Dalam setiap rupiah yang disedekahkan, ada butiran kasih yang tak kasat mata, menghubungkan hati si pemberi dan si penerima dalam simpul ukhuwah yang tak terputus.

Rasulullah bersabda:
“Sedekah itu dapat memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi)

Harta yang kita sedekahkan mungkin tampak kecil di mata manusia, tetapi di sisi Allah, setiap tetesan kebaikan itu menjadi cahaya yang menerangi jalan kita di dunia dan akhirat. Bahkan hanya dengan senyuman yang tulus, kita telah menanam benih cinta di hati sesama.

Ada yang sedekahnya berupa harta…
Ada yang sedekahnya berupa tenaga…
Ada pula yang sedekahnya hanya berupa doa dalam senyap…

Namun semuanya bermuara pada satu hal: cinta kepada sesama karena Allah.

Sedekah adalah bentuk cinta yang tak menuntut balasan. Ketika tangan kanan memberi, tangan kiri tak perlu tahu. Sedekah yang paling indah adalah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi, hanya Allah yang menjadi saksi. Karena dalam keikhlasan itulah, cinta pada sesama tumbuh tanpa syarat, tanpa pamrih.

Hati yang gemar bersedekah akan selalu dipenuhi ketenangan. Dalam rezekinya ada hak orang lain. Dalam tangis orang yang dibantunya, ada kebahagiaan yang tak bisa dibeli dengan apapun. Allah berjanji, setiap yang disedekahkan di jalan-Nya akan berlipat ganda, seperti benih yang ditanam di tanah subur, tumbuh menjadi pohon besar yang meneduhkan banyak jiwa.

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji.” (QS. Al-Baqarah: 261)

Betapa indah jika dunia ini dipenuhi orang-orang yang ringan tangan dalam bersedekah. Tak ada lagi kelaparan yang menyiksa…
Tak ada lagi air mata yang dibiarkan mengering…

Tak ada lagi hati yang sekarat dalam kesepian…

Sedekah adalah kunci kebersamaan. Ia menyatukan yang kuat dengan yang lemah, yang kaya dengan yang papa, yang berlebih dengan yang kekurangan. Di tengah zaman yang semakin individualistis, sedekah hadir sebagai oase yang menyejukkan, menegaskan bahwa masih ada cinta di antara kita.

Mari jadikan sedekah sebagai bahasa cinta kita kepada sesama. Tak perlu menunggu kaya, tak perlu menunggu lapang. Berikan apa yang ada, walau hanya sepotong roti atau sekulum senyum. Sebab, mungkin saja apa yang menurut kita kecil, menjadi sangat besar di mata Allah dan menjadi penyelamat kita di akhirat kelak.

Setiap tetesan kebaikan akan menumbuhkan bunga cinta…
Setiap uluran tangan akan meluruhkan kesedihan…
Setiap rupiah yang disedekahkan akan melangitkan doa-doa yang tak pernah kita duga…

Ya Allah…
Lembutkan hati kami agar ringan dalam memberi…
Lapangkan rezeki kami agar semakin banyak tangan yang bisa kami sentuh…
Dan tumbuhkan cinta di hati kami melalui kebaikan yang kami tebarkan…

Aamiin ya Rabbal ‘Alamin…

“Bukanlah kebajikan itu menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat, tetapi kebajikan adalah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi, serta memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir, peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya… (QS. Al-Baqarah: 177)

Mari kita tebarkan tetesan kebaikan, agar cinta semakin merekah di pelataran hati.*)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Kumpulan Puisi Rizal Tanjung: Inspirasi dari “Giring-Giring Perak” Karya Makmur Hendrik

Next Post

Mutiara Subuh #9: Hijrah Spiritual: Merangkai Cahaya di Pelupuk Malam

BeritaTerkait

Mutiara Subuh #30: Saat Cahaya Ramadhan Meredup, Akankah Hati Tetap Bersinar?
Tausiyah

Mutiara Subuh #30: Saat Cahaya Ramadhan Meredup, Akankah Hati Tetap Bersinar?

30 Maret 2025
70
Mutiara Subuh #29: Melukis Fajar dengan Cahaya Takwa
Tausiyah

Mutiara Subuh #29: Melukis Fajar dengan Cahaya Takwa

29 Maret 2025
63
Mutiara Subuh #28: Menyulam Cahaya Fajar: Saat Kesederhanaan Menjadi Gerbang Kemenangan
Tausiyah

Mutiara Subuh #28: Menyulam Cahaya Fajar: Saat Kesederhanaan Menjadi Gerbang Kemenangan

28 Maret 2025
37
Mutiara Subuh #27: “Cinta yang Tak Bertepi: Menjaga Istiqamah di Jalan Peradaban”
Tausiyah

Mutiara Subuh #27: “Cinta yang Tak Bertepi: Menjaga Istiqamah di Jalan Peradaban”

27 Maret 2025
79
Mutiara Subuh #25: “Mengasah Empati, Merajut Solidaritas”
Tausiyah

Mutiara Subuh #25: “Mengasah Empati, Merajut Solidaritas”

25 Maret 2025
73
Mutiara Subuh #24: “Di Antara Lelah, Ada Allah yang Menjawab”
Tausiyah

Mutiara Subuh #24: “Di Antara Lelah, Ada Allah yang Menjawab”

24 Maret 2025
59
Next Post
Mutiara Subuh #9: Hijrah Spiritual: Merangkai Cahaya di Pelupuk Malam

Mutiara Subuh #9: Hijrah Spiritual: Merangkai Cahaya di Pelupuk Malam

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (40,566)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,484)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,762)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (35,463)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,892)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,379)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,835)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (32,697)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,144)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,240)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
175
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
361
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
504
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
240
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
121
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
159
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
136
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
197
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
132

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In