• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

“Mengheningkan Cipta Bersama Rubah Kayu dari Slovakia”

15 Oktober 2026
in Seni
Reading Time: 2min read
Views: 107
Patung karya Ema Kissova, seorang seniman patung asal Slovakia. (Foto : Irawan Winata)

Oleh: Irawan Winata
(Penulis dan Praktisi Seni)

DI tengah hiruk-pikuk ruang pameran “Arby Samah International Sculpture Residency and Exhibition” di Galeri Taman Budaya Sumatra Barat, ada satu sudut yang memancarkan keheningan yang begitu tenang.

Di atas pedestalnya, sebuah patung kayu berukuran minimalis menyedot perhatian saya, membuat saya menelaahnya berkali-kali, bukan karena bentuknya yang meledak-ledak, melainkan karena keheningan yang ia pancarkan.

Lihat Juga

Awan yang Terperangkap, Ratapan Alam dalam Bingkai Besi Hitam

Awan yang Terperangkap, Ratapan Alam dalam Bingkai Besi Hitam

15 Oktober 2026
28
Antara Pameran Modern dan Karya Purba yang Aesthetic

Antara Pameran Modern dan Karya Purba yang Aesthetic

15 Oktober 2026
14
Dari Kawat Menjelma Seni, Ironi Keterasingan di Tengah Kemajuan Zaman

Dari Kawat Menjelma Seni, Ironi Keterasingan di Tengah Kemajuan Zaman

15 Oktober 2026
18

Karya ini lahir dari jemari Ema Kissova, seorang seniman patung asal Slovakia. Sekilas pandang, wujudnya hadir sebagai figurasi abstrak yang mengingatkan kita pada sosok rubah yang tengah meringkuk bersimpuh seolah sedang bertapa, melipat seluruh indranya dari kebisingan dunia.

Hal pertama yang membelalakkan mata saya adalah saat menatap karya Ema adalah kehalusan permukaannya yang luar biasa. Kayu, yang pada hakikatnya adalah material keras, kaku, dan berserat tajam, bertransformasi di tangan Ema menjadi sosok yang tampak begitu lentur, hangat, dan seolah bernapas.

Pengerjaan dengan teknik pahat yang dilanjutkan dengan proses pengampelasan berulang tanpa celah ini bukan sekadar pamer keterampil kriya. Di sana ada dialog sensual yang intim antara seniman dan materialnya. Ema sepertinya tidak berusaha memaksakan kehendak pada kayu, melainkan menuntun karakter serat alami dan gradasi warna keemasan kayu untuk menonjolkan lekuk-lekuk tubuh sang “rubah”.

Cahaya galeri yang jatuh di permukaannya tidak memantul keras, melainkan terserap lembut, melahirkan bayangan-bayangan tipis yang mempertegas kesan kedalaman tubuh yang sedang berikhtiar memusatkan pikiran.

Masyarakat Slovakia, sepemahaman saya memang memiliki ikatan emosional dan mitologis yang kuat dengan hutan pegunungan, tempat rubah menjadi simbol kecerdikan dan ketahanan hidup dalam tradisi Slavia. Namun, Ema membawa narasi rubah ini ke aras yang jauh lebih dalam.

Jika dalam cerita rakyat rubah kerap diasosiasikan dengan kecerdikan lahiriah, maka gestur “bertapa” yang dihadirkan Ema membalikkan narasi tersebut menjadi sebuah pencarian kebijaksanaan batin. Dalam posisi melingkar rapat, tanpa sudut tajam, patung ini menyimbolkan proses pengikisan ego. Ia adalah rubah yang memilih hening, menyatu dengan alam, dan menyelami ruang kesendirian di tengah riuhnya zaman.

Melihat kehalusan kayu karya Ema adalah menyaksikan sebuah proses alokasi waktu yang penuh dedikasi. Setiap sentuhan amplas yang menghaluskan ulas serat kayu tersebut adalah cermin dari kesabaran jiwa sang pemahat. Kehalusan itu seolah menjadi jejak spiritualitas Ema sendiri yang dituangkan ke dalam karya, sebuah proses meditasi panjang sebelum akhirnya wujud “rubah yang bertapa” itu benar-benar lahir.

Melalui keahlian kayu khas Eropa Tengah yang dipadukan dengan atmosfer residensi di Sumatera Barat, Ema Kissova tidak hanya memamerkan sebuah patung kayu yang indah secara visual. Ia mengajak siapa saja yang berdiri di depan karyanya untuk sejenak menarik napas dalam-dalam, menghentikan derap langkah, dan belajar mengheningkan cipta dari sesosok rubah kayu yang begitu tenang.

Setelah melihat karya patung Ema ini, pengunjung pasti akan dibuat penasaran dengan negara Slovakia dan mencari tahu lebih dalam tentang negara, rubah bahkan mungkin seni patung yang ada di Slovakia. *)

 

Irawan Winata, Penulis dan Praktisi Seni. (Foto : Dok)
ShareTweetSendShare
Previous Post

Awan yang Terperangkap, Ratapan Alam dalam Bingkai Besi Hitam

Next Post

Dorong Penguatan Kearifan Lokal dalam PRB, PRKL UNP Gelar Launching dan Diskusi Buku Karya Wirdanengsih

BeritaTerkait

Awan yang Terperangkap, Ratapan Alam dalam Bingkai Besi Hitam
Seni

Awan yang Terperangkap, Ratapan Alam dalam Bingkai Besi Hitam

15 Oktober 2026
28
Antara Pameran Modern dan Karya Purba yang Aesthetic
Seni

Antara Pameran Modern dan Karya Purba yang Aesthetic

15 Oktober 2026
14
Dari Kawat Menjelma Seni, Ironi Keterasingan di Tengah Kemajuan Zaman
Seni

Dari Kawat Menjelma Seni, Ironi Keterasingan di Tengah Kemajuan Zaman

15 Oktober 2026
18
“Metamorfosis Cita, Cinta dan Harmoni Ekologi dalam Karya Totok Basuki”
Seni

“Metamorfosis Cita, Cinta dan Harmoni Ekologi dalam Karya Totok Basuki”

15 Oktober 2026
14
Next Post
Dorong Penguatan Kearifan Lokal dalam PRB, PRKL UNP Gelar Launching dan Diskusi Buku Karya Wirdanengsih

Dorong Penguatan Kearifan Lokal dalam PRB, PRKL UNP Gelar Launching dan Diskusi Buku Karya Wirdanengsih

Please login to join discussion

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (41,122)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (37,029)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (36,344)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (36,036)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (35,492)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (35,487)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,955)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (33,439)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,710)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,785)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
210
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
443
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
528
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
265
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
147
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
186
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
158
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
226
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
163

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In