• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Jumat, April 10, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Tafakur di Dua Momentum

15 Mei 2020
in Opini
Reading Time: 3min read
Views: 10,474

Oleh : H. Ali Mukhni

// forumsumbar //

BULAN suci Ramadan 1414 H membuka kesempatan untuk berhenti sejenak untuk bertafakur. Lebih-lebih bersamaan dengan bulan penuh berkah ini kita diserang oleh wabah, begitu banyak hal yang harus kita renungi, pikirkan, rasakan, di bawa ke relung hati paling dalam. Ajaklah jiwa bercakap-cakap untuk mendapatkan energi baru.

Lihat Juga

Literacy dan Literary

Literacy dan Literary

8 April 2026
30
Bak Cendawan di Musim Hujan: Menjamurnya Komunitas Kesenian dan Ilusi Kebudayaan di Sumatera Barat

Bak Cendawan di Musim Hujan: Menjamurnya Komunitas Kesenian dan Ilusi Kebudayaan di Sumatera Barat

31 Maret 2026
34
Masjid Ali Mukhni Warisan Monumental

Masjid Ali Mukhni Warisan Monumental

14 Maret 2026
67

Hal ini sering saya ungkapkan kepada jajaran Pemerintah Padang Pariaman. Pada kesempatan terbatas, mengajak para aparatur negara bertanya ke dalam diri, apa yang sudah dan telah dilakukan sebagai ladang amal dalam kehidupan ini. Saya mengajak dan menganjurkan agar, selesai shalat Subuh, sebelum berangkat kerja atau beraktivitas, tafakurlah. Duduklah lebih lama di atas sajadah. Ajaklah bathin berdialog tentang kehidupan. Jangan lupa berdoa setelah itu.

Itu belum cukup. Setiap selesai shalat Isya’ duduklah agak lama, pejamkan mata, pikirkan sejenak apa yang sudah dilakukan dalam pekerjaan selama satu hari tadi. Apakah sudah melaksanakan tugas dengan cara yang terbaik, apakah memiliki manfaat bagi orang banyak? Pertanyakanlah ke dalam. Hal ini sangat baik untuk kesehatan jiwa.

Dua momentum ini sangat penting agar setiap pekerjaan memiliki nilai kebajikan terhadap kehidupan. Punya nilai ibadah, bukan menghabiskan waktu secara mubazir. Alangkah meruginya kehidupan dijalankan tanpa ada nilai-nilai yang berguna untuk diri, keluarga dan masyarakat. Sebagai aparatur yang diamanatkan, hendaknya kegiatan tafakur menjadi sumber energi yang terbarukan dari jiwa yang bersih.

Langkah Kejujuran

Dua momentum itu jalan baik untuk menata hati, menata jalan kejujuran dan keikhlasan dalam berbuat. Rutinitas sering membutuh dan matinya akal. Sehingga pekerjaan tidak dilaksanakan secara maksimal, asal jadi, jauh dari inovasi. Rutinitas adalah beban bagi mereka yang lalai bersyukur, lalai bertafakur.

Apalagi di masa pandemi sekarang. Kita lebih banyak bekerja dari rumah. Jangan diartikan lebih banyak waktu untuk bersantai. Justru ini tantangan, sejauh mana kinerja kita tetap meningkat; bekerja efisien dan efektif. Kita sering menghadapi keadaan memaksa agar bersabar ketika mendapatkan sesuatu yang tidak sesuai dengan semestinya. Misalnya, ada yang punya kinerja yang buruk, motivasi kerja yang rendah, serta hal-hal yang membuat macet dan kacau sebuah sistem. Sehingga target tidak tercapai. Pola kerja yang menahun agaknya memang butuh refresh yang banyak. Pada bulan penuh berkah inilah salah satu kesempatan tersebut. Jalannya adalah tafakur!

Berpikir dalam Diam

Kenapa ada shalat malam, itulah kesempatan untuk berpikir dalam sunyi. Kenapa ada tafakur, itulah kesempatan untuk introspeksi diri. Sebagai makhluk Allah Swt. yang diberi akal, kita diwajibkan berpikir. Gunakan akal pikiran untuk sesuatu yang baik dan benar.

“Orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), ‘Ya Rabb kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia’.” (QS.3:191).

Ayat ini sering dikutip para mubaligh kita, ketika mengajurkan ummat untuk berpikir dengan baik, jernih, dalam menjalankan urusan dunia dan akhirat. Menurut Imam Ghazali, tafakur adalah kunci segala nur dan dasar mencari penglihatan kalbu. Pada saat tafakur itu, hendaknya memeriksa tentang kesalahan sikap yang menggiring ke maksiat; mengingat apa yang sudah diucapkan yang menggiring lukanya hati orang; mengingatkan langkah kaki ke tempat baik, mulia, atau dengan segala kesombongan dan riya’. Tafakur adalah sarana untuk menyadarkan diri.

Tafakur dan berzikir adalah kegiatan yang dibutuhkan jiwa. Sebagai orang yang belajar tentang bagaimana kesehatan jasmani dan rohani, pernah saya dapatkan pelajaran hubungkait antara kesehatan jiwa dan kesehatan rohani. Jiwa dan raga bukanlah seperti minyak dan air. Ia seperti sesuatu objek dengan bayang-bayangnya.

Sayid Quthb dalam Tafsir Fi Zhilalilquran menerangkan ayat di atas tadi, orang-orang yang berpikir dengan baik dan benar. Melalui pemahaman yang kokoh terhadap iman dan amal, akan mendapatkan rasa syukur yang mendalam. Rasa syukur itulah yang mengangkat keinginan hidup menjadi lebih baik. Inilah modal awal untuk bekerja dan meningkatkan kinerja bagi seorang aparatur, atau bagi siapapun hendak hidupnya dipandang baik oleh Allah Swt. dan oleh sesama manusia. Begitu banyak ayat yang menerangkan agar kita terus menggunakan akal dalam hidup ini sebelum menyerahkan seluruh perjuangan dan pengorbanan tersebut kepada qudrah dan iradah Allah Swt. Di antara ayat tersebut adalah, ”Agar kamu memikirkan,” (QS.2:219); ”Terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir,” (QS.30:21) dan (QS.39:42).

“Merenung sesaat untuk (bertafakur) lebih besar nilainya daripada amal-amal kebajikan yang dikerjakan oleh dua jenis makhluk (manusia dan jin),” ini Rasulullah SAW yang dirawayat Ibnu Majah.

Tafakur adalah kegiatan berpikir dalam diam ke dalam diri. Paling tidak ada lima hal, merenungi ayat-ayat Allah; dalam rangka merenungi nikmat-nikmat Allah; dalam rangka merenungi janji-janji Allah; dalam rangka menyalakan atau menambah semangat beramal saleh; dalam rangka merenungi peringatan Allah; dalam rangka merenungi kelalaian diri dalam menjalankan perintah-Nya.

Semoga bermanfaat, awalnya tulisan ini sekadar untuk diri, untuk keluarga, untuk para aparatur, akhirnya sampai juga untuk pembaca. Niatnya, untuk saling berbagi di bulan penuh berkah ini. Wallahu’alambishshawab.*)

Penulis adalah :
Bupati Padang Pariaman

Sumber :
Tulisan yang sama sudah terbit di TERAS RAMADHAN, Harian Padang Ekspres, Jumat 15 Mei 2020.

ShareTweetSendShare
Previous Post

Cogah Corona, PPMI Imbau Perantau Jangan Mudik

Next Post

Nevi Zuairina Peduli Insan Pers, Bagi Paket THR untuk JPS

BeritaTerkait

Literacy dan Literary
Opini

Literacy dan Literary

8 April 2026
30
Bak Cendawan di Musim Hujan: Menjamurnya Komunitas Kesenian dan Ilusi Kebudayaan di Sumatera Barat
Opini

Bak Cendawan di Musim Hujan: Menjamurnya Komunitas Kesenian dan Ilusi Kebudayaan di Sumatera Barat

31 Maret 2026
34
Masjid Ali Mukhni Warisan Monumental
Opini

Masjid Ali Mukhni Warisan Monumental

14 Maret 2026
67
Rajo Sampono: Satu Tahun JKA-Rahmat ‘Basuluah Matohari’
Opini

Rajo Sampono: Satu Tahun JKA-Rahmat ‘Basuluah Matohari’

4 Maret 2026
23
The New OPPI Berharap Direksi Baru Pelindo Bawa Angin Segar
Opini

The New OPPI Berharap Direksi Baru Pelindo Bawa Angin Segar

1 Maret 2026
45
Satu Tahun Bupati JKA: Kebudayaan Sebagai Jalan Pembangunan
Opini

Satu Tahun Bupati JKA: Kebudayaan Sebagai Jalan Pembangunan

20 Februari 2026
18
Next Post
Nevi Zuairina Peduli Insan Pers, Bagi Paket THR untuk JPS

Nevi Zuairina Peduli Insan Pers, Bagi Paket THR untuk JPS

Most Viewed Posts

  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,210)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,403)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,542)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,486)
  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (31,625)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (30,788)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (28,918)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (26,542)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (25,462)
  • Tabuik, ‘Perang Karbala’ di Jantung Kota Pariaman (23,964)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
152
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
331
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
485
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
227
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
114
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
145
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
126
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
188
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
123

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In