• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Kamis, Mei 14, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Kereta Api Mak Itam

30 Juli 2024
in Opini
Reading Time: 2min read
Views: 575
Kereta api di jembatan dekat Minang Plaza. (Foto : Patria Subuh)

Oleh: Patria Subuh

KEHADIRAN moda transportasi rel kereta api yang biasa disebut ‘Mak Itam”, tak dapat dilepaskan dari sejarah kehadiran Belanda di Sawahlunto.

Pada tanggal 6 Juli 1889, Pemerintah Hindia Belanda membangun stasiun kereta api pertama di Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, yang bertujuan untuk mengangkut batu bara dari kota tambang Sawahlunto ke Pelabuhan laut Emmahaven (Teluk Bayur, red) yang berfungsi sebagai pelabuhan transit menuju Eropa.

Lihat Juga

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

12 Mei 2026
41
Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

8 Mei 2026
31
Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
99

Jalur kereta api yang dibangun meliputi Jalur Pulau Aia (Muaro Padang) – Padang Pariaman – Padang Panjang – Tanah Datar – Solok – Muaro Kalaban – Sawahlunto.

Pelaksanaan jalur kereta api ini berdasarkan pada besluit yang dicatat dalam Staatblaad No. 176 Tahun 1891.

Pembangunan jalur kereta api ini selesai seluruhnya pada Tahun 1892 dan pada saat itu juga mulai dimanfaatkan oleh Pemerintah Hindia Belanda.

Dewasa ini PT. Kereta Api Indonesia (KAI) yang bertindak selalu pengelola hanya melayani kereta api penumpang jarak dekat, seperti layanan kereta komuter Padang – Pariaman saja. Sedangkan Layanan kereta api batu bara telah berakhir pada tahun 2002 – 2003 akibat produksi batu bara yang semakin tidak efisien, atau habis.

Pemerintah menganggap bahwa angkutan batu bara dari Sawahlunto ke Padang sudah tidak memiliki Nilai Ekonomis yang menguntungkan lagi sehingga terpaksa di non-aktifkan.

Di samping itu, pengangkutan batu bara yang dikelola oleh PT. BA UPO (Bukit Asam – Unit Penambangan Ombilin) dianggap tidak efektif lagi karena tingginya biaya produksi batu bara dari lubang ‘tambang dalam’. Sementara itu, deposit batu bara pada lubang ‘tambang dangkal’ sudah tidak dapat diandalkan lagi.

Diversifikasi jalur kereta api tambang menjadi kereta api penumpang di Sumatera Barat memerlukan profesionalisme baru yang sangat menarik untuk dikaji ulang. Wilayah belakang (hinterland) Kota Padang terutama seperti Pariaman, Lubuk Alung, Sicincin dan Padang Panjang memerlukan transportasi murah tepat waktu yang bersifat massal dengan kedatangan yang tepat waktu.

Apabila Pemerintah serius menggarap sistim transportasi massal berbasis rel ini, maka diperkirakan investor luar negeri akan cukup tertarik akan hal ini.

Kota Padang sebagai Kota yang sedang tumbuh (Growing City) diproyeksikan sebagai kota perdagangan untuk wilayah Bagian Barat Pulau Sumatera.

Kontribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku nya pada Tahun 2021 lalu tercatat sebesar 25,72 % (atau sekitar Rp65,18 T) terhadap total PDRB Provinsi Sumatera Barat (sekitar Rp252,75 T). Hal ini merupakan gambaran riil terhadap potensi ekonomi yang dimilikinya selama kurun waktu di maksud.

Perkembangan Kota Padang yang pesat dari sisi jumlah penduduk (928.145 jiwa tahun 2023, sumber BPS), Kabupaten Padang Pariaman (430.626 jiwa, Tahun 2020) serta Kota Pariaman (( 101.068 jiwa Tahun 2023) menggambarkan tingginya kebutuhan sarana transportasi komuter dari dan ke Kota Padang.

Untuk 3 wilayah ini saja masih diperlukan sarana transportasi massal yang mampu menampung ‘komuter’ pulang-pergi dari dan ke wilayah utama (Kota Padang) terutama pada hari-hari kerja.

Sudah selayaknya pemerintah memikirkan alternatif penggunaan transportasi massal yang hemat dan tepat waktu pada kaum urban perkotaan, salah satunya adalah dengan mengefektifkan pemanfaatan ‘Mak Itam’, sebagai moda transportasi rel yang lebih modern dan mumpuni, terjangkau oleh semua khalayak dan dapat diandalkan oleh semua pihak.

Melakukan kerjasama join operation yang saling menguntungkan (win-win solution) dengan pihak lain yang lebih ahli dalam manajemen transportasi rel kereta api merupakan salah satu alternatif yang menarik bagi pihak terkait. *)

Penulis adalah Pengamat Sosial

 

Patria Subuh, Pengamat Sosial. (Foto : Ika)
ShareTweetSendShare
Previous Post

Manfaat Shalat Teratur

Next Post

Dialog dengan Koppasindo, Fadly Amran Sepakat untuk Memodernisasi Pasar Tradisional

BeritaTerkait

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan
Opini

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

12 Mei 2026
41
Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing
Opini

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

8 Mei 2026
31
Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan
Opini

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
99
Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman
Opini

Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman

26 April 2026
112
Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan
Opini

Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan

25 April 2026
52
Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak
Opini

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak

24 April 2026
47
Next Post
Dialog dengan Koppasindo, Fadly Amran Sepakat untuk Memodernisasi Pasar Tradisional

Dialog dengan Koppasindo, Fadly Amran Sepakat untuk Memodernisasi Pasar Tradisional

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (37,121)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,345)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,584)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,723)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,669)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (32,022)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (31,747)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (30,954)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,080)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (27,706)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
170
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
345
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
495
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
235
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
115
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
150
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
131
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
191
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
128

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In