Sidang Tahunan MPR, Mari Rajut Kembali Merah Putih

JAKARTA, forumsumbar —Dalam Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI, Jumat (16/8) di gedung parlemen MPR/DPR/DPD Senayan Jakarta, Presiden Jokowi melaporkan kinerja Lembaga-lembaga Tinggi Negara selama setahun ke belakang.

Di sidang yang dipimpin Ketua MPR Zulkifli Hasan, lembaga yang dilaporkan Presiden Jokowi itu, MPR, DPR, DPD, BPK, MA, MK dan KY. Jokowi mengapresiasi kinerja lembaga-lembaga tersebut, dan berharap kerjasama antar lembaga negara semakin kuat ke depannya.

“Perbedaan adalah sebuah keniscayaan, tapi dengan perbedaan yang ada itu, lembaga-lembaga negara, termasuk Kepresidenan, harus menjadikannya sebagai sebuah kekuatan untuk membangun bangsa dan negara, lebih baik lagi,” ujar Jokowi yang didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla datang ke sidang tahunan itu.

MPR melalui program 4 Pilar terus menggaungkan konsensus kebangsaan yang sudah final, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Kemudian DPR yang telah membahas 15 RUU menjadi UU dalam setahun ini. Begitu juga dengan DPD sebagai penyuara aspirasi daerah, telah melaksanakan tugasnya dengan baik.

BPK sebagai pengawal keuangan negara, lanjut Jokowi, terus memaksimalkan fungsinya agar tidak satu rupiah pun dari APBN menjadi sia-sia. “Begitu juga dengan MA, MK dan KY, sebagai lembaga yudikatif, telah mengawal penegakkan hukum di Indonesia. Khusus MK, telah memutuskan perkara-perkara Pileg dan Pilpres, melalui pertimbangan hukum yang ada,” ucap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Setelah terbelah dengan adanya agenda demokrasi Pileg dan Pilpres, Presiden Jokowi berharap rakyat Indonesia kembali bersatu. “Biduk lalu kiambang bertaut. Indonesia adalah rumah besar kita. Mari bersama-sama kita bangun. Hilangkan perbedaan yang ada selama ini. Mari kita bersatu menatap masa depan bangsa yang baik lagi,” ajak Jokowi ke seluruh rakyat Indonesia.

Selain dihadiri Anggota DPR dan DPD, para Menteri Kabinet Indonesia Kerja, tampak juga hadir mantan Presiden Megawati, mantan Wakil Presiden Tri Sutrisno dan Hamzah Haz, dan Wakil Presiden Terpilih Ma’ruf Amin yang bersebelahan duduk dengan mantan rivalnya di Pilpres, Sandiaga Uno.

Sementara mantan Presiden SBY dan Habibie tidak hadir, termasuk mantan Capres Prabowo Subianto. Sidang Tahunan MPR ditutup dengan pembacaan doa oleh Imam Besar Istiqlal Nazaruddin Umar, dan terakhir Ketua MPR Zulkifli Hasan membacakan pantun, yang isinya bagaimana merajut kembali Merah Putih dan mendukung Jokowi memimpin negeri. (Isa)