JAKARTA, forumsumbar —Beberapa poin penting pembangunan di masa pemerintahan Presiden Jokowi disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Oesman Sapta saat memimpin Sidang Bersama DPD – DPR, Jumat (16/8) di gedung parlemen MPR/DPR/DPD Senayan Jakarta.
Di antaranya, pembangunan infrastruktur yang tumbuh pesat, adanya Bahan Bakar Minyak (BBM) yang satu harga, kemudian mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas 5% per tahun, dan sekaligus menurunkan tingkat kemiskinan hingga satu digit, yakni 9,66% di tahun 2018.
Seterusnya Dana Desa yang terus meningkat dari tahun ke tahun. “Kita mengapresiasi Dana Desa yang jumlahnya terus meningkat. Hingga saat ini sudah disalurkan dana sebesar Rp257 trilun ke seluruh pelosok desa di Indonesia” ujar Oesman Sapta, yang akrab dipanggil OSO itu berkeyakinan kalau daerah maju maka Indonesia akan ikut maju.
Oesman Sapta menyebut, DPD akan terus mendorong di periode kedua Presiden Jokowi lima tahun ke depan alokasi Dana Desa bisa ditingkatkan lagi. Begitu juga dengan regulasi khusus pembangunan daerah kepulauan sebagai satu solusi untuk menghilangkan kesenjangan. Persoalan regulasi ini sudah ada dalam RUU Daerah Kepulauan.
Kemudian untuk pemerataan pembangunan, DPD mendukung pindahnya ibukota RI ke Kalimantan, dan untuk mengatasi krisis listrik, mendukung dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Bengkayang Kalimantan Barat (Kalbar).
“Mengenai semua itu, DPD RI sebagai representasi daerah akan konsisten dalam memperjuangkan aspirasi daerah yang ada di seluruh wilayah Indonesia,” pungkasnya. (Isa)























