PADANG, forumsumbar —Pengusaha muda Erick Hariyona siap maju menjadi calon bupati di Pilkada Pasbar 2020. Keikutsertaan Erick merupakan sebuah ikhtiar untuk membangun kampung halamannya Pasaman Barat (Pasbar), ke arah yang lebih baik lagi ke depannya.
Sebagaimana diketahui, Erick merupakan anak sulung pasangan Hj. Emma Yohana dan H. Hariadi, dimana Emma yang saat ini sudah tiga periode menjadi Anggota DPD RI, berasal dari Pasbar, dan Hariadi yang menjadi Ketua PPP Sumbar dari Agam.
Bakat politik dan berusaha memang menurun dari kedua orangtuanya, tetapi dalam menempuhnya Erick menjalaninya secara mandiri, jauh dari bayang-bayang orangtuanya. Tengok saja saat ini Erick merupakan Bendahara Partai Golkar Sumbar, dan Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumbar.
“Saya maju bukan sebagai bakal calon, tetapi langsung sebagai calon Bupati Pasbar. Sebab peluang menjadi calon sangat terbuka bagi saya,” tegasnya kepada wartawan dengan nada optimis, akhir pekan lalu di Padang.
Keputusan maju di Pilkada Pasbar 2020 diambil Erick dengan pertimbangan bahwa pengembangan potensi daerah Pasbar membutuhkan sentuhan tangan profesional yang berjiwa entrepreneur.
“Sebagai pengusaha saya tertantang untuk mendedikasikan waktu dan pikiran untuk pengembangan potensi daerah Pasbar di masa depan. Sebab dalam penglihatan saya pengelolaannya belum maksimal,” ujar Erick.
Seharusnya, papar Erick, dengan potensi daerah yang sangat besar di bidang perkebunan, pertanian, perdagangan, serta kelautan dan perikanan, pembangunan Pasbar bisa lebih pesat. Namun kenyataan yang terlihat justru bertolak belakang.
Erick menginginkan Pasbar ke depan tumbuh menjadi daerah yang berkembang melalui program diversifikasi produk perkebunan, sehingga memberikan nilai tambah kepada daerah. “Saya optimis dapat melakukan itu bersama para investor perkebunan dan pertanian yang ada di Pasbar, asalkan skema yang dibuat relevan dengan indikator ekonomi dan bisnis,” katanya lagi.
Erick yakin akan konsep percepatan pembangunan Pasbar karena dirinya memahami skenario pembangunan infrastruktur dan ekonomi, selain juga didukung oleh relasinya yang kuat di sektor pemerintahan dan swasta nasional di Jakarta.
Walaupun usianya masih 38 tahun, mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumbar ini sudah malang melintang di bidang usaha jasa konstruksi, pengadaan, entertain dan bidang pendidikan, mulai di Sumbar sampai ke tingkat nasional.
(Rel/EHCenter)























