SOLOK SELATAN, forumsumbar —Bawaslu Kabupaten Solok Selatan (Solsel) memastikan siap 1000 persen lakukan pengawasan Pilkada Serentak 2020. Bahkan hari ini, Senin (23/12), Bawaslu melakukan Rapat Dalam Kantor (RDK) di hari kerja di luar jam kerja. Hebatnya rapat menandemkan dua komisioner Komisi Informasi (KI) Sumbar, Ketua Adrian Tuswandi, akrab disapa Toaik dan Komisioner KI Sumbar Arif Yumardi di ruang rapat Bawaslu Padang Aro Sangir Solok Selatan.
RDK mengangkat topik soal pengelolaan website, peliputan dan dokumentasi. “Kita berharap RDK kali ini untuk menjadikan Bawaslu Solsel menjadi lembaga informatif. Hadirnya dua komisioner tentu menjadi sharing kita bersama sore ini,” ujar Ketua Bawaslu Solsel Azhar.
Toaik pada paparannya mengatakan, Bawaslu di Sumbar 2019 sukses mengawasi Pemilu dengan menerapkan pengawasan partisipatif. “Untuk Pilkada Serentak 2020, sebagai orang Komisi Informasi berharap pengawasan partisipatif harus berbasis Keterbukaan Informasi Publik (KIP),” ujar Toaik.
Sehingga itu, kata Toaik, website Bawaslu Solsel harus update informasi publik. “Informasi yang dilahirkan Bawaslu jangan berhenti di website, Bawaslu jangan menjadi lembaga suka klarifikasi, bahaya ketika informasi tidak benar sudah viral maka klarifikasi akan sulit meluruskan,” ujar Toaik.
Arif Yumardi menekankan bahwa keterbukaan informasi publik harus menjadi kekuatan Bawaslu untuk memperkencang pengawasan pada Pilkada Serentak 2020.

“Jangan ragu melahirkan informasi publik dan memasifkan share-nya ke publik. Semakin banyak informasi publik dihasilkan dan diketahui masyarakat, maka semakin digdayalah badan publik tersebut,” ujar Arif.
Sementara Afrizal, senior jurnalis di Solsel, sangat berharap Bawaslu Solsel makin memperkuat kolaborasi dan sinerginya dengan jurnalis. “Kapan perlu bikin WhatsApp Group (WAG) bilik kecil yang isinya Bawaslu dan jurnalis ini bisa saling berinteraktif untuk penguatan informasi maupun keterbukaan informasi kinerja Bawaslu Solsel,” ujar Agus.
Ketua Bawaslu Solsel selaku pimpinan RDK mengaku sangat terbantu akan kehadiran dua tandem dari KI Sumbar. “Ada banyak share informasi terbaru dan hasilnya lebih mengkonkret harmonisasi jurnalis dan Bawaslu di Solsel,” ujar Azhar. (Rel/Ad)























