
PESISIR SELATAN, forumsumbar—Pembangunan sektor pariwisata Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) bukan sekadar mengarah ke laut saja. Tetapi banyak potensi pariwisata berupa sungai dan perbukitan yang memiliki nilai jual untuk dikunjungi oleh wisatawan.
Di antaranya sungai dan perbukitan yang terdapat di daerah Kecamatan Koto XI Tarusan, dan di seputaran Jembatan Aka Kecamatan Bayang Utara. Daerah ini mempunyai potensi untuk arung jeram, kebun buah (khususnya durian), serta resort-resort dengan suasana aliran sungai dan hutan yang berhawa sejuk.
“Pemkab Pessel harus kreatif dan inovatif mengembangkan pariwisata Pessel, di saat para wisatawan mulai jenuh ke Pantai Carocok dan Kawasan Mandeh,” ujar Indah Iswantari, putri Pessel yang tinggal di Jl Darwis Painan, Jumat (26/1/2024).
Dari pengamatannya, sudah banyak keluhan dari para pedagang dan pelaku pariwisata lainnya di Pantai Carocok yang mulai sepi dari para wisatawan. Kadang ada ramai, tapi ketika waktu libur-libur tertentu saja.
Menurut Indah, hal ini karena para wisatawan sudah sering ke Pantai Carocok, jadi untuk balik lagi ke situ sudah bosan, karena itu ke itu juga yang dilihat atau dinikmati.
“Makanya penting bagi Pessel untuk mengembangkan pariwisatanya bukan sekadar Carocok dan Mandeh saja. Sungai dan perbukitan di sekitar Tarusan dan Bayang Utara, perlu dikembangkan dengan cerdas, dengan memperhatikan kearifan lokal yang ada,” ucap alumni SMAN 1 Painan ini.

Terbayang tidak, kata Indah lagi, di daerah Tarusan itu ada kebun buah seperti Mekar Sari yang di Bogor. Wisatawan bisa makan durian langsung memetik dari pohonnya. Kemudian mandi-mandi di air sungai yang jernih, di daerah yang berhawa sejuk. Apalagi dengan adanya camping ground atau resort-resort.
“Daerah Tarusan itu merupakan sentra durian. Jadi perlu dikembangkan menjadi kawasan yang memang terkelola secara profesional untuk durian, beserta turunannya,” ucapnya.
“Sungai di daerah Tarusan itu kurang lebih sama dengan yang di Lembah Anai, atau Lubuk Minturun Padang,” tambahnya.
Indah yang saat ini maju menjadi Caleg DPRD Sumbar Dapil Sumbar 8 (Kabupaten Pessel dan Kepulauan Mentawai) dari Partai Ummat (No 24) dengan nomor urut 3 ini, menjadikan sektor pariwisata menjadi program utamanya untuk kedua daerah pemilihannya.

Di samping sektor lainnya, seperti pertanian, serta kelautan dan perikanan, lanjut Indah lagi, pengembangan sektor pariwisata harus menjadi prioritas karena adanya multiflier effect yang sangat besar yang mampu mengangkat perekonomian masyarakat.
Indah berharap dukungan masyarakat Pessel dan Kepulauan Mentawai dengan memilihnya pada 14 Februari 2024 saat Pemilu dilaksanakan.
“Insya Allah kita akan memperjuangkan program-program pembangunan di Pessel dan Kepulauan Mentawai, khususnya di sektor pariwisata, yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Indah yang pernah kuliah di Universitas Bung Hatta Padang ini.
Indah saat ini juga ikut di Permata Ummat Sumbar, yang merupakan sayap perempuan partai yang berlambang Perisai Tauhid dengan mottonya; Lawan Kezaliman, Tegakkan Keadilan.
(putrie)























