PADANG PARIAMAN, forumsumbar — Anggota DPR RI Hj Nevi Zuairina bekerjasama dengan pihak pemerintah mengadakan pelatihan dan bimbingan teknis untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Padang Pariaman.
Pelaku UMKM di gembleng selama tiga hari dengan tujuan membangun motivasi dan peningkatan keterampilan sehingga nantinya masuk dalam golongan pengusaha skala besar.
“Kita berharap pelatihan ini mampu menumbuhkan dan mengembangkan wirausaha baru pada kelompok industri kecil dan menengah di Kabupaten Padang Pariaman,” tutur Nevi.
Dikatakan Nevi, dia akan coba menyisir tiap kabupaten di Sumatera Barat agar mendapatkan pelatihan-pelatihan sejenis sehingga geliat ekonomi pada masyarakat semakin banyak dan merata.
Nevi yang duduk di Komisi VI DPR RI ini memang sejak dilantik selalu konsen terhadap kemajuan UMKM di dapilnya. Bahkan saat ini ia masih mengemban amanah menjadi Ketua Forum UMKM se-Sumatera Barat.
Pelatihan yang dilakukan akhir Oktober di Padang Pariaman ini, rencananya akan ia duplikasi di semua kabupaten kota se-Sumatera Barat secara bergiliran dengan target setiap kabupaten dalam satu tahun mampu menambah, minimal 90 pengusaha baru.
Politisi PKS ini menggandeng pihak pemerintah mulai dari pusat hingga daerah untuk membangun pola peningkatan kualitas UMKM di berbagai bidang. Mulai dari pelaku usaha makanan minuman, elektronik hingga otomotif roda dua.
“Saya hingga saat ini masih berkeyakinan, bahwa pelaku UMKM inilah yang hingga saat ini menyangga perekonomian negara. Kita melihat bukan kecilnya skala usaha mereka, tapi jumlah mereka yang jutaan tersebar seluruh pelosok Nusantara telah menjadikan negara ini stabil secara ekonomi,” tegasnya.
Jika secara global ekonomi mereka goyah, lanjut Nevi, negara secara perlahan akan goyah. Untuk itu, baik pemerintah maupun seluruh stakeholder yang berada di lingkungan ini mesti turut serta bahu-membahu mengembangkan potensi mereka para pelaku UMKM.
Nevi menambahkan, selama satu tahun menjabat sebagai anggota DPR, telah berupaya sekuat tenaga untuk menyokong kelangsungan usaha pelaku UMKM. Mulai dari aksi beli produk UMKM, memberikan pelatihan hingga bantuan alat kegiatan usaha.
Dengan dibantu para relawan di lapangan yang sudah ada di tiap kabupaten, pendataan terus ia lakukan agar ke depannya, penerima program tepat sasaran.
Legislator Sumbar II ini mengatakan, saat ini banyak sekali UMKM menghadapi persoalan permodalan. Perusahaan swasta yang sudah besar, dan pemerintah mestinya mampu memberikan sebagian dana sosialnya untuk menguatkan arus keuangan mereka sehingga tidak perlu meminjam dari pihak-pihak yang nantinya menyulitkan.
Kepada perbankan banyak sekali yang tidak bankable sehingga tidak dapat bermitra dengan bank. Ia sebagai anggota DPR turut serta berpartisipasi membantu permodalan pada wirausaha baru yang usahanya sudah berjalan minimal 1 tahun.
Kemudian Nevi dapat mengusulkan kepada pemerintah melalui beberapa kementerian mitra Komisi VI agar para pelaku usaha yang konsisten menjalankan usahanya mendapat Kredit Usaha Rakyat (KUR), atau dibantu lembaga Permodalan Nasional Madani (PNM).
“Saya berharap, UMKM ini terus berkembang, baik jumlah maupun kualitasnya. Terorganisirnya UMKM di seluruh Indonesia, akan mampu bersaing dengan korporasi besar tingkat internasional. Tinggal keberpihakan pemerintah untuk terus support dan mendampingi. Yang sudah maju di dorong untuk terus menjadi pengusaha menengah dan besar. Yang kecil di dorong terus meningkatkan kualitasnya. Dan yang paling penting, menumbuhkan pengusaha baru yang secara tidak langsung akan menyerap tenaga kerja dan menekan angka pengangguran”, tutup Nevi Zuairina.
(Rel/NZCenter)























