SIJUNJUNG, forumsumbar —Pemerintah Kabupaten Sijunjung melaksanakan pengambilan sumpah dan janji pada 186 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemkab Sijunjung, sekaligus penyerahan SK pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi PNS angkatan 2019.
Karena dalam situasi pandemi Covid-19, kabupaten yang berjuluk Ranah Lansek Manih itu saat ini berada pada Zona Orange, maka saat pengambilan sumpah dari 186 PNS yang jadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut, dibagi menjadi 4 sesi.
Dimana sesi pertama sebanyak 50 orang, kedua sebanyak 50 orang. Kemudian, sesi ketiga sebanyak 51 orang dan keempat sebanyak 35 orang, dan masing-masing mengatur jarak satu setengah meter antar individu saat acara.
Pada saat itu, ASN yang akan memasuki ruangan acara wajib memakai masker, mencuci tangan dan mencek suhu satu persatu dengan menggunakan thermogun.
Selain itu, ada beberapa orang ASN itu juga mengikuti pengambilan sumpah secara virtual karena dalam menjalani isolasi mandiri dari rumah masing-masing, dengan aplikasi zoom meeting yang difasilitasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sijunjung.

Pengambilan sumpah dan janji itu dipimpin langsung oleh Bupati Sijunjung H Yuswir Arifin dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di Gedung Pancasila Muaro Sijunjung, Rabu (14/10) pagi hingga sore.
Dalam sambutannya Bupati Yuswir Arifin mengucapkan selamat kepada ratusan ASN yang diambil sumpah itu.
“Mudah-mudahan dengan diambil sumpah tadi, saudara semua dapat menjalankan tugas dengan baik dan bertanggung jawab,” ucapnya.
Ia berpesan agar ASN memiliki rasa syukur telah menjadi abdi negara, karena masih banyak di luar sana yang ingin menjadi ASN.
“Jangan sampai ada ASN yang sudah diambil sumpah tadi untuk melanggarnya, sebab tanggung jawab itu tidak hanya untuk pimpinan, negara dan masyarakat saja, namun tanggung jawab itu juga terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Integritas sebagai ASN dan inovasi yang rill untuk mewujudkan birokrasi reformasi,” jelasnya.
Bupati Yuswir Arifin juga mengimbau kepada ASN agar selalu bersemangat dan ikhlas dalam bekerja, jangan ditanamkan pada diri saudara untuk berpindah-pindah tugas.
“Jangan jadikan Sijunjung ini hanya sebagai batu loncatan mengabdi saja, baca aturan kepegawaian yang sudah dipersyaratkan kepada CPNS sebelum diterima menjadi abdi negara, dan bagi medis kembangkan karir dan pelayanan,” tutup bupati dua periode itu.
(Novfiandry/Dicko)






















