
PADANG, forumsumbar –—Rencananya Hamas (Himpunan Media Sumbar) bekerjasama dengan PSH Unand (Pusat Studi Humaniora Universitas Andalas) akan menggelar acara berkesenian dan berkebudayaan dengan tajuk; 70 Tahun Sang Penyair ASEAN Syarifuddin Arifin pada tanggal 2 Juni 2026 mendatang di Convention Hall Unand, kampus Limau Manis Padang.
Adapun acara ini sekalian untuk memeriahkan Dies Natalis ke-70 Unand, yang tahun ini juga memasuki usia yang ke 70 tahun, tepatnya pada tanggal 13 September 2026.
“Jadi acara ini turut memeriahkan hari jadi Unand, yakni Dies Natalis ke-70 Unand. Dimana puncak acaranya pada September 2026 ini,” ujar Isa Kurniawan dari Hamas, Jumat (24/4/2026).
Kemudian juga memperingati 90 tahun penyair/wartawan Rusli Marzuki Saria, yang sebenarnya dirayakan pada 26 Februari 2026 lalu, tapi karena dalam suasana bulan puasa, maka diundur dan bersamaan saja dengan peringatan 70 tahun Syarifuddin Arifin.
Pada acara ini akan ada Orasi Budaya dari Riri Satria, seorang Penyair, Penulis dan Dosen, yang merupakan Komisaris Utama PT ILCS Pelindo. Kemudian Testimony Speech dari Prof Indrayuda, Guru Besar FBS UNP, yang juga seorang seniman dan kenal dekat dengan Syarifuddin Arifin.
Ada juga Achievement Award, penghargaan untuk Syarifuddin Arifin atas dedikasinya selama ini di jalur seni dan budaya, sebagai penyair, penulis dan juga wartawan, yang telah mengharumkan nama Ranah Minang, atau Sumbar, di tingkat nasional, hingga di tingkat ASEAN.
Seterusnya, acara akan dimeriahkan dengan Parade Baca Puisi dari para penyair senior dan pemuisi dari rekan/kolega Syarifuddin Arifin sesama seniman yang eksis di Taman Budaya Sumbar. Serta dosen dan alumni Unand juga ikut baca puisi.

“Pokoknya acara ini akan semakin meriah dengan adanya parade baca puisi,” kata Isa Kurniawan, yang merupakan alumni Kimia FMIPA Unand ini.
“Panitia acara nantinya akan menyiapkan 3 buah tumpeng. Satu untuk Dies Natalis ke-70 Unand, satu untuk 70 tahun Syarifuddin Arifin dan satu lagi 90 tahun Rusli Marzuki Saria,” tambah Isa lagi.
Kedua penyair hebat ini, Syarifuddin Arifin dan Rusli Marzuki Saria, bukan saja diakui karyanya secara nasional, tetapi juga di tingkat ASEAN.
Syarifuddin Arifin (70) yang merupakan Presiden Ziarah Kesenian Nusantara (ZKN), lahir pada tanggal 1 Juni 1956. Pada tahun 2014 menerima Anugerah Utama Puisi Dunia dari Numera Malaysia, dan tahun 2016 menerima Medalion Pulara di Pangkor Island, Perak Malaysia.
Rusli Marzuki Saria (90) yang kelahiran 26 Februari 1936, pernah menerima Penghargaan Sastra ASEAN dari Kerajaan Thailand SEA Write Award melalui karya Sendiri-sendiri, Sebaris sebaris.
(Ika)























