KABUPATEN SOLOK, forumsumbar —Sosok Nofi Candra yang santun, rendah hati, tenang, tidak meledak-ledak, serta mempunyai komitmen yang tinggi di dalam membangun Kabupaten Solok ke depan, mendapat apresiasi dari banyak pihak, karena dirasa pas untuk memimpin Kabupaten Solok yang sejuk.
Maju dalam Pilkada Kabupaten Solok 2020, Nofi Candra berpasangan dengan Yulfadri Nurdin, yang saat ini menjabat Wakil Bupati Solok, diusung oleh Partai Nasdem dan PPP.
Bagi pengusaha muda kelahiran 1973, yang pernah menjadi Anggota DPD RI periode 2014-2019 ini, maju menjadi bupati di Kabupaten Solok adalah sebuah ijtihad politiknya untuk membangun kampung halaman tercinta secara konkret.
Sebagai tanda serius Nofi untuk konsentrasi maju di Pilkada Kabupaten Solok 2020, ia tidak ikut di Pileg 2019, padahal dalam posisinya sebagai Anggota DPD RI inkumben dan sepak terjang yang tidak pernah henti di Sumbar, banyak yang yakin Nofi bisa kembali melenggang ke Senayan.
Menurut pengusaha muda ini, pulang kampung bukan berarti kalah berjuang di Senayan. “Ada keinginan yang kuat, memulai mengurai aspirasi dari masyarakat akar rumput. Sebab, semua sektor pembangunan harus selaras dengan harapan masyarakat,” ujarnya.
Tagline “Solok Baru” yang diusung Nofi dalam gerakannya menuju Bupati Solok, bukan semboyan tanpa makna. Tagline ini memberikan semangat, dahaga, dan kekuatan baru untuk masyarakat Kabupaten Solok.
Solok Baru bukan meniadakan semua yang pernah ada yang pernah dibangun di Kabupaten Solok. “Solok Baru kiasan dari ajakan membawa masyarakat untuk memperbarui semangat di segala bidang kehidupan,” pungkasnya.
(Ika)























