
Oleh: Jumiarti Agus
(Presiden Internasional ACIKITA)
LAKI-LAKI adalah pemimpin atas perempuan. Suami adalah pimpinan dalam keluarga. Banyak saat ini dari para suami yang lupa perannya di dalam rumah tangga.
Hal ini terbukti dari banyaknya kejadian kejadian nyata, yang mestinya tidak terjadi, andaikan para suami semuanya menjalankan tugas dan perannya sesuai dengan tuntunan Allah SWT.
Andaikan setiap suami mampu memimpin rumahtangganya dengan baik, maka akan tercipta kehidupan yang aman, nyaman, maju dan sejahtera. Karena negara terdiri dari kumpulan keluarga yang banyak. Keluarga adalah model terkecil dari suatu negara.
Kurikulum pendidikan dari sebuah negara, harusnya diangkatkan dari kurikulum di dalam rumah tangga. Hal apa yang dibutuhkan dalam rumah tangga busa dijabarkan menjadi kurikulum pendidikan di sekolah sekolah mulai dari PAUD, TK, SD dan seterusnya.
Berikut kewajiban suami terhadap istri di dalam memimpin rumah tangganya. Buat para suami, silahkan bikin poin ceklist, apakah poin-poin kewajiban ini sudah dijalankan? Kalau belum tinggal mewujudkan poin yang belum dilaksanakan untuk memenuhi semua poin sesuai anjuran Al-Quran dan Hadist Nabi.
1. Memberi Nafkah Lahir
Dalil Al-Qur’an:
“Kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita, karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain dan karena mereka telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.” – (QS. An-Nisa: 34)
“…Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma’ruf.” – (QS. Al-Baqarah: 233)
2. Memberi Nafkah Batin dan Kasih Sayang
Dalil Al-Qur’an:
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu agar kamu merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang.” – (QS. Ar-Rum: 21)
3. Memperlakukan Istri dengan Baik
Dalil Al-Qur’an:
“Dan bergaullah dengan mereka secara patut (ma’ruf).” – (QS. An-Nisa: 19)
Hadist:
“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada istrinya, dan aku adalah yang paling baik kepada keluargaku.” – (HR. Tirmidzi)
4. Menjadi Pemimpin yang Bertanggung Jawab
Hadist:
“Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.” – (HR. Bukhari dan Muslim)
5. Membimbing Keluarga dalam Agama
Dalil Al-Qur’an:
“Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” – (QS. At-Tahrim: 6)
6. Berlaku Adil dan Tidak Menyakiti
Hadist:
“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya, dan yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik kepada istrinya.” – (HR. Tirmidzi)
7. Menjaga Kehormatan dan Martabat Istri
Dalil Al-Qur’an:
“Mereka (istri-istri) adalah pakaian bagimu dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka.” – (QS. Al-Baqarah: 187)
Kesimpulan dari tulisan ini, yakni bagaimana
Islam menempatkan suami sebagai “pemimpin yang penuh tanggung jawab, kasih sayang, dan akhlak mulia, bukan sebagai penguasa yang semena-mena.
Semoga hal yang diingatkan di sini, bisa menjadikan inspirasi dan semangat untuk para suami memperbaiki peran dan kepemimpinannya di dalam rumah tangga masing-masing, sehingga terwujud rumah tangga Islami dalam setiap keluarga, demi terwujud Indonesia yang lebih baik di masa depan. Aamiin YRA
Ganbarimashou!!!
Wassalamu’alaikum Wr Wb.
Kobe, Jepang, 31 Januari 2026























