
Oleh: Patria Subuh
(Pengamat Kesehatan/Sosial)
DALAM kegiatan sehari-hari kita dihadapkan pada kenyataan bahwa segala sesuatunya kadang-kadang tidak harus sesuai dengan rencana. Dimana sering kita merasa tertekan karena tidak menemukan solusi terhadap persoalan yang dihadapi.
Bagi sebagian orang, tentu hal ini menjadi tantangan untuk diantisipasi. Namun bagi sebagian lainnya, situasi yang menekan ini menimbulkan frustrasi dan lalu merasa bingung bagaimana cara menghadapinya. Sehingga dapat menimbulkan depresi yang berkepanjangan.
Untuk itu perlu kiat dalam mengantisipasinya dengan langkah-langkah berikut ini :
Pertama, Jaga aktifitas, jangan terlalu sibuk. Kegiatan sehari-hari kadang-kadang sering menyita waktu karena banyaknya aktifitas yang harus dilakukan seperti : bekerja, olahraga, memasak, membaca, jalan-jalan, gaul, dan lain sebagainya.
Aktifitas tersebut harus dijaga ritmenya agar jangan sampai bertumpuk atau overlapping. Bagi pekerja sibuk perlu dipertimbangkan manajemen waktu yang lebih longgar agar tidak terjebak rutinitas.
Kedua, Berpikir santai dan tenang. Berpikir adalah perbuatan manusia yang paling utama. Untuk itu perlu dijaga agar beban pikiran tidak terlalu menekan dan membuat tegang.
Pertimbangkan untuk sedikit lebih rileks dan santai dalam mengelola kegiatan sehari-hari dengan cara rekreasi secara lebih kreatif, mungkin dalam ruangan dengan berselancar di internet.
Ketiga, Tahan nafsu seks. Seks pada dasarnya adalah sesuatu yang sangat menyita waktu dan energi terutama pada pria. Setelah selesai melakukannya, energi akan terkuras dan badan menjadi lemas, sehingga perlu tambahan asupan energi baru agar tubuh tetap seimbang.
Keempat, Hindarkan materi yang menaikkan nafsu. Jangan biasakan melihat materi berupa gambar/film, situs yang menayangkan konten yang tak senonoh, yang pada gilirannya hanya akan menaikkan nafsu anda seperti yang banyak terdapat di internet.
Kelima, Hemat sperma karena ia adalah zat sari makanan. Jangan terlalu sering berhubungan karena hal itu akan menguras energi dan membuat tubuh kurang sehat.
Tubuh yang lemah akan mudah diserang oleh penyakit. Terutama apabila anda malas berolahraga, maka anda bisa saja jadi lemah dan berisiko terpapar oleh penyakit.
Keenam, Usahakan olahraga senam santai tiap hari. Melakukan senam ringan secukupnya minimal setengah jam sehari setelah bangun tidur adalah kebiasaan yang baik.
Kegiatan ini berguna untuk melenturkan otot-otot tubuh dan melancarkan peredaran darah yang berfungsi mengalirkan oksigen dan nutrisi mikro ke seluruh tubuh. Kebiasan ini akan membuat Anda berpikir lebih optimis.
Ketujuh, Jaga shalat 5 (lima) waktu. Keseimbangan gerak dan pikiran, sebagai hasil dari shalat yang teratur dan konsisten ikut menyumbangkan bagaimana aksi reaksi yang timbul akibat kegiatan yang dilakukan sehari-hari.
Penting untuk senantiasa menjaga ketepatan waktunya dan kalau memungkinkan dilakukan secara berjamaah supaya lebih tinggi fadhilatnya.
Kedelapan, Jaga pikiran dari perasaan emosi berlebihan. Dalam keseharian, sering kita mengalami situasi yang tidak sesuai dengan keinginan sehingga berakibat pada ketidakseimbangan emosi. Hal ini harus diminimalisir dengan cara membelokkannya kepada hal lain yang dapat meredam rasa kesal, misalnya main game atau nonton film di internet.
Kesembilan, Terima kenyataan apa adanya. Suatu hal yang paling penting dalam hidup ini adalah kemampuan kita untuk menerima kenyataan apa adanya melalui tawakal dan ikhtiar. Terimalah kenyataan walau pahit dan berusaha untuk menjadi lebih baik.
Kesepuluh, Sabarlah walaupun hanya buat sesaat. Kesabaran yang Anda perlihatkan sering dapat menyelamatkan dari situasi kritis. Orang yang sabar belum tentu penakut, tetapi ia sering mampu memetik hasil yang positif dari kesabarannya itu.
Kesebelas, Jaga mulut atau lebih baik diam. Ketika berbicara dengan teman atau saudara, kadang-kadang kita sering kebablasan dan tidak sadar membicarakan keburukan atau aib orang lain. Ketahuilah bahwa anda sedang menggali lobang yang suatu saat akan menjerumuskan.
Keduabelas, Jaga pandangan atau melengahlah. Kadang-kadang kita dihadapkan pada suatu situasi sulit, dimana misalnya pada saat sedang berkumpul bersama teman-teman melihat sesuatu yang tak seronok terjadi, lebih baik anda memalingkan muka atau menghindar sama sekali untuk menjaga agar yang dilihat tidak merasa malu.
Ketigabelas, Jaga diri dari perasaan sedih. Perasaan melankolis / sedih sering muncul karena kita merasa kurang beruntung, tidak dihargai atau merasa tersisih dari teman atau lingkungan.
Kalau perasaan ini berlarut-larut maka dapat dipastikan akan mempengaruhi sikap seperti suka menyendiri, introvert dan soliter (asyik dengan diri sendiri). Cari hobi yang dapat membuat Anda puas seperti; memancing, baca buku, memasak, membuat kue, berkebun, bertanam bunga, dan lain-lain.
Keempatbelas, Sering tafakur/introspeksi/koreksi diri. Percaya bahwa permasalahan yang terjadi suatu saat akan berlalu sudah merupakan modal kuat untuk bangkit dari keterpurukan. Dengan melakukan tafakur setiap hari kita dapat memilah-milah masalah dengan pikiran yang lebih jernih dan tajam lalu berusaha mencari solusinya.
Kelimabelas, Proyeksikan pikiran dengan menulis dan membaca. Usahakan untuk menginventarisasi permasalahan yang dialami dengan menuliskan detilnya tanpa diketahui oleh orang lain lalu membacanya dan mengingatnya serta mencoba mencari keterkaitan diantaranya.
Coba dulu untuk memikirkan pemecahannya. Apakah persoalan itu terkait dengan keuangan, etika dalam keluarga atau teman, kesehatan atau pekerjaan sehari-hari.
Keenambelas, Sering rukiah dengan dengar alquran. Kegiatan rukiah mandiri dipercaya mampu memperbaiki perasaan mood atau gangguan emosi yang berlebihan. Jika konsisten dilakukan pada saat yang tepat, maka hasilnya tidak akan mengecewakan. Banyak orang yang merasa lebih baik setelah melakukan kegiatan ini. Namun tentunya ini juga tergantung pada keimanan dan keyakinan anda.
Ketujuhbelas, Jaga jarak dengan tetangga/teman. Terlalu dekat bergaul dengan teman/tetangga kadang-kadang sering menimbulkan masalah pada kestabilan emosi.
Kalau tidak pandai menjaga mulut maka mungkin anda atau tetangga akan merasa tersinggung olehnya atau terjadi pertengkaran yang tak berujung. Untuk itu yang paling penting adalah menjaga hubungan baik dengan tetangga/teman, tidak terlalu dekat atau tidak juga renggang.
Kedelapanbelas, Selalu cari kesibukan yang positif. Agar tidak terjerumus pada hal-hal yang mubazir dan membuang-buang waktu carilah kesibukan yang dapat menyenang perasaan, seperti jalan-jalan, arisan atau pengajian. Bagi yang hobi memelihara burung, bersepeda atau motocross, kegiatan ini juga dapat menambah wawasan.
Dengan melakukan langkah-langkah di atas barangkali mudah-mudahan permasalahan hidup yang dihadapi dapat cepat terselesaikan. *)
























