• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Kamis, Mei 14, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Praktik Sistem Tanam Padi Jajar Legowo 4 : 1 dan Pengairan Basah Kering pada Lahan Sawah di Kelurahan Koto Luar Padang

22 Agustus 2024
in Artikel
Reading Time: 3min read
Views: 560
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Unand sedang memberikan arahan pada petani. (Foto : Ist)

Oleh: Nugraha Ramadhan, SP, MP
(Dosen Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Andalas)

TIM Pengabdian kepada Masyarakat yang beranggotakan dosen dan mahasiswa dari Prodi Agroteknologi, Prodi Teknik Pertanian dan Biosistem dan Prodi Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan Universitas Andalas (Unand) mengadakan agenda Pengabdian kepada Masyarakat dengan bentuk skema Kemitraan Masyarakat Membantu Usaha Berkembang (PKM-MUB) di Kelurahan Koto Luar Kota Padang.

Agenda yang telah dilaksanakan semenjak 28 Juli 2024 lalu ini bermitra dengan kelompok tani Taruko Saiyo, dan merupakan program hibah yang didanai oleh Unand dengan nomor kontrak 51/UN16.19/PM.03.03/PKM-MUB/2024.

Lihat Juga

Wisata Kuliner vs Wisata Budaya: Mengapa Rendang Lebih Dikenal daripada Sejarahnya Sendiri?

Wisata Kuliner vs Wisata Budaya: Mengapa Rendang Lebih Dikenal daripada Sejarahnya Sendiri?

14 Mei 2026
7
ASI Eksklusif, MPASI, dan Probiotik Dadih: Kunci Cegah Stunting Sejak Dini

ASI Eksklusif, MPASI, dan Probiotik Dadih: Kunci Cegah Stunting Sejak Dini

16 April 2026
33
Mahasiswa KKN Unand Dorong Perkembangan Emosional Anak PAUD Melalui Program Stimulasi Psikososial

Mahasiswa KKN Unand Dorong Perkembangan Emosional Anak PAUD Melalui Program Stimulasi Psikososial

4 Februari 2026
62

Adapun tujuan diadakan agenda pengabdian kepada masyarakat ini adalah; pertama, pengaplikasian teknologi AWD (Alternate Wetting and Drying) dalam rangka penghematan penggunaan air irigasi sawah.

Kedua, memberikan pendampingan sistem budidaya padi metode Jajar Legowo 4 : 1 untuk meningkatkan produksi padi secara efektif, efisien dan berkelanjutan.

Ketiga, upaya peningkatan level keberdayaan mitra dari aspek manajemen-produksi dan aspek sosial budaya.

Ditinjau dari sistem budidaya padi, kelompok tani mitra saat ini masih menggunakan sistem budidaya padi secara konvensional, baik dari sistem pengairan dan metode tanamnya.

Kekurangan dari sistem budidaya padi konvensional yakni memiliki produktivitas yang lebih rendah dan kurang efektif efisien dalam meningkatkan produksi dibandingkan dengan beberapa sistem budidaya padi lainnya.

Aplikasi jarak tanam yang terlalu rapat, sering digunakan oleh petani dalam budidaya padi konvensional, sehingga tanaman padi akan mengalami gangguan produksi dan pada akhirnya dapat menurunkan hasil tanaman.

Di samping itu, petani saat ini menghadapi permasalahan terkait ketersediaan air dalam teknis budidaya padi mereka. Ancaman perubahan iklim yang belakangan ini terjadi dapat berakibat terhadap kelangkaan pasokan air pertanian.

Jika kondisi itu terjadi, maka akan sangat meresahkan bagi petani dan dapat menjadi ancaman serius karena pada akhirnya kelangkaan air dapat menurunkan produksi serta bahkan menyebabkan kegagalan panen.

Petani antusias mengikuti arahan Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Unand. (Foto : Ist)

Oleh sebab itu agenda yang diketuai oleh Nugraha Ramadhan, SP, MP, ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam memajukan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak sangat diharapkan, sehingga program ini dapat menjadikan kelompok tani mitra menjadi model untuk pengembangan pertanian berkelanjutan.

Beberapa kegiatan yang telah dilakukan adalah sosialisasi, pelatihan serta penerapan teknologi

Upaya mengatasi penurunan produksi akibat tingginya tingkat kompetisi antar tanaman dalam memperebutkan ketersediaan sumberdaya berupa nutrisi, air dan cahaya konsekuensi dari pengaplikasian jarak tanam yang terlalu rapat pada sistem budidaya padi secara konvensional, maka modifikasi iklim mikro tanaman dengan implementasi sistem tanam Jajar Legowo dapat dijadikan sebagai solusi.

Kementerian Pertanian Indonesia menyebutkan bahwa sistem tanam Jajar Legowo merupakan teknologi yang mengatur jarak tanam padi sawah, dimana Jajar Legowo memberikan ruang tumbuh lapang, populasi yang lebih tinggi, dan memudahkan dalam pengendalian OPT.

Beberapa keuntungan dari sistem ini ialah: pertama, memanfaatkan sinar matahari bagi tanaman yang berada pada bagian pinggir barisan. Semakin banyak sinar matahari yang mengenai tanaman, maka proses fotosintesis oleh daun tanaman akan semakin tinggi, sehingga akan mendapatkan bobot buah yang lebih berat,

Kedua, mengurangi kemungkinan serangan hama, terutama tikus. Pada lahan yang relatif terbuka, hama tikus kurang suka tinggal di dalamnya.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Unand sedang memberikan arahan pada petani. (Foto : Ist)

Ketiga, menekan serangan penyakit. Pada lahan yang relatif terbuka, kelembaban akan semakin berkurang, sehingga serangan penyakit juga akan berkurang.

Keempat, mempermudah pelaksanaan pemupukan dan pengendalian hama/penyakit.

Kelima, menambah populasi tanaman, dan, keenam, meningkatkan produktivitas padi.

AWD indikator sendiri terbuat dari pipa paralon yang memiliki tinggi 40 cm (20 cm dibenamkan di bawah permukaan tanah) dan diameter 4 inch dipasang pada lahan sawah dengan lokasi tertinggi, serta ditempatkan dengan jarak ±1 meter dari pematang sawah.

Sistem AWD akan diterapkan pada saat setelah pindah tanam (0 HST) hingga 1 minggu sebelum tanaman padi berbunga (fase vegetatif). Selama fase ini sawah akan diairi secara berselang (basah-kering), sawah baru akan diari / digenangi (3 cm di atas permukaan tanah) jika kedalaman permukaan air tanah telah mencapai 15 cm di bawah permukaan tanah.

Berdasarkan dari beberapa literatur menyebutkan bahwa pada nilai koefisien tanam, pemberian air sistem AWD mampu menghemat air sekitar 20 – 30% dibandingkan dengan sistem konvensional.

Dengan demikian sistem irigasi hemat air merupakan salah satu alternatif yang harus dilaksanakan untuk menjaga agar lahan produksi tetap dapat terairi tanpa mengurangi produksi.

Gambar. Penerapan teknologi : Pemasangan indikator AWD pada lahan sawah dengan sistem tanam padi Jajar Legowo 4 : 1. *)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Tim Pengabdian Unand dan Mahasiswa KKN Bantu Nagari Ampalu Menuju Nagari Statistik

Next Post

Guna Dapatkan Data Valid, BPI KPNPA RI Sumbar Minta Informasi LHP dari BPK

BeritaTerkait

Wisata Kuliner vs Wisata Budaya: Mengapa Rendang Lebih Dikenal daripada Sejarahnya Sendiri?
Artikel

Wisata Kuliner vs Wisata Budaya: Mengapa Rendang Lebih Dikenal daripada Sejarahnya Sendiri?

14 Mei 2026
7
ASI Eksklusif, MPASI, dan Probiotik Dadih: Kunci Cegah Stunting Sejak Dini
Artikel

ASI Eksklusif, MPASI, dan Probiotik Dadih: Kunci Cegah Stunting Sejak Dini

16 April 2026
33
Mahasiswa KKN Unand Dorong Perkembangan Emosional Anak PAUD Melalui Program Stimulasi Psikososial
Artikel

Mahasiswa KKN Unand Dorong Perkembangan Emosional Anak PAUD Melalui Program Stimulasi Psikososial

4 Februari 2026
62
Kewajiban Suami sebagai Pemimpin Keluarga Terhadap Istri Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist
Artikel

Kewajiban Suami sebagai Pemimpin Keluarga Terhadap Istri Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist

1 Februari 2026
50
Dukung Kesehatan Anak Usia Sekolah, Mahasiswa KKN Unand Gelar Program SIGAP di Padang Ganting
Artikel

Dukung Kesehatan Anak Usia Sekolah, Mahasiswa KKN Unand Gelar Program SIGAP di Padang Ganting

31 Januari 2026
43
Mahardika Mengajar Batch VI Sukses Hadirkan Dampak Nyata di Solok Selatan
Artikel

Mahardika Mengajar Batch VI Sukses Hadirkan Dampak Nyata di Solok Selatan

20 Januari 2026
77
Next Post
Guna Dapatkan Data Valid, BPI KPNPA RI Sumbar Minta Informasi LHP dari BPK

Guna Dapatkan Data Valid, BPI KPNPA RI Sumbar Minta Informasi LHP dari BPK

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (37,253)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,350)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,586)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,730)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,671)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (32,155)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (31,760)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (31,082)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,083)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (27,837)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
171
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
345
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
495
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
235
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
116
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
152
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
132
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
191
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
128

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In