• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Senin, Juni 22, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Mutiara Subuh #19: Ketika Harapan Mekar di Ufuk Ramadhan

19 Maret 2025
in Tausiyah
Reading Time: 2min read
Views: 385
Ilustrasi. (Foto : Najmi)

Oleh: Muhammad Najmi

RASULULLAH ﷺ bersabda:
“Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Di antara sejuknya fajar dan syahdu lantunan doa, Ramadhan hadir bagai taman pengampunan yang menanti untuk disinggahi. Ia bukan sekadar bulan yang dihitung dalam penanggalan, melainkan ruang suci di mana harapan kembali disemai di hati yang merindu ampunan.

Lihat Juga

Mutiara Subuh #30: Saat Cahaya Ramadhan Meredup, Akankah Hati Tetap Bersinar?

Mutiara Subuh #30: Saat Cahaya Ramadhan Meredup, Akankah Hati Tetap Bersinar?

30 Maret 2025
71
Mutiara Subuh #29: Melukis Fajar dengan Cahaya Takwa

Mutiara Subuh #29: Melukis Fajar dengan Cahaya Takwa

29 Maret 2025
63
Mutiara Subuh #28: Menyulam Cahaya Fajar: Saat Kesederhanaan Menjadi Gerbang Kemenangan

Mutiara Subuh #28: Menyulam Cahaya Fajar: Saat Kesederhanaan Menjadi Gerbang Kemenangan

28 Maret 2025
38

Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, melainkan perjalanan batin menuju cahaya-Nya—di mana setiap dosa bisa luruh, setiap hati yang lelah bisa menemukan ketenangan.

Seperti fajar yang menyibak kegelapan, Ramadhan membawa janji ampunan bagi siapa saja yang mengetuk pintu-Nya dengan penuh harap. Setiap detik yang berlalu menjadi kesempatan memperbaiki yang kusut, merapikan yang berserak, dan membasuh noda di relung jiwa. Karena di bulan ini, kasih sayang Allah membentang luas—menghapus dosa setebal awan, menghapus luka sepekat malam.

Beruntunglah mereka yang datang dengan hati rendah, sebab di hadapan Allah, kehinaan seorang hamba menjadi permulaan kemuliaan. Ramadhan mengajarkan bahwa meskipun langkah terasa goyah, selama hati terus berharap pada-Nya, selalu ada jalan pulang. Allah tidak menuntut kesempurnaan—Dia hanya meminta kita membawa penyesalan yang tulus dan keinginan kuat untuk kembali dalam pelukan rahmat-Nya.

Di setiap sujud panjang di malam Ramadhan, ada pintu ampunan yang terbuka lebar. Tak peduli seberapa jauh kita pernah tersesat, Ramadhan adalah panggilan lembut agar kita kembali. Setiap tetes air mata yang jatuh di penghujung malam adalah saksi betapa Allah mencintai hamba-Nya—bahkan saat mereka merasa tidak layak untuk dimaafkan.

Harapan di bulan pengampunan ini bukan sekadar angan-angan kosong. Ia tumbuh dari keyakinan bahwa rahmat Allah lebih besar dari dosa-dosa kita. Seperti hujan yang menyuburkan tanah gersang, Ramadhan menyirami hati yang kering dengan keberkahan. Bagi mereka yang berharap, tiada kata terlambat untuk memulai kembali.

Namun, di antara harapan yang kita semai di bulan pengampunan ini, ada bisikan lembut dari langit yang selalu mengundang: “Wahai hamba-Ku yang melampaui batas terhadap dirinya sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat-Ku.” (QS. Az-Zumar: 53).

Inilah janji yang menghangatkan hati—bahwa seberat apa pun dosa yang kita pikul, pintu maaf-Nya tak pernah tertutup. Maka, di setiap langkah kita menjalani Ramadhan, biarkan hati dipenuhi keyakinan bahwa selama ada doa yang terucap dan air mata yang jatuh dengan tulus, selalu ada harapan untuk kembali menjadi jiwa yang dicintai dan diampuni oleh-Nya.

Maka, ketika azan Subuh mengalun lembut, biarkan hati berbisik dalam do’a: “Ya Allah, di bulan yang penuh pengampunan ini, jangan biarkan aku berlalu tanpa Kau ampuni dosa-dosaku. Izinkan aku menyemai harapan baru, merajut kembali ikatan cinta dengan-Mu, dan menemukan jalan pulang yang selalu Kau janjikan.”

Karena di penghujung Ramadhan, yang benar-benar menang bukanlah mereka yang sekadar menahan lapar, melainkan mereka yang berhasil membawa hati yang bersih dan jiwa yang dimaafkan. Dan bukankah tiada keindahan yang lebih romantis daripada menyemai harapan di bulan di mana cinta Allah bersemi tanpa batas?

Muhammad Najmi
“Semesta mengalirkan kebaikan, keberkahan, keajaiban, dan kemakmuran bagi hati yang suci, ikhlas, dan yakin.” *)

 

Muhammad Najmi. (Foto : Dok)
ShareTweetSendShare
Previous Post

Bupati Tanah Datar Eka Putra Tutup Kegiatan Safari Ramadan 1446H di Surau An Nur Tapi Selo

Next Post

Meski Terjadi Efisiensi, Bupati Tanah Datar Eka Putra Harap OPD Tetap Maksimal Layani Masyarakat

BeritaTerkait

Mutiara Subuh #30: Saat Cahaya Ramadhan Meredup, Akankah Hati Tetap Bersinar?
Tausiyah

Mutiara Subuh #30: Saat Cahaya Ramadhan Meredup, Akankah Hati Tetap Bersinar?

30 Maret 2025
71
Mutiara Subuh #29: Melukis Fajar dengan Cahaya Takwa
Tausiyah

Mutiara Subuh #29: Melukis Fajar dengan Cahaya Takwa

29 Maret 2025
63
Mutiara Subuh #28: Menyulam Cahaya Fajar: Saat Kesederhanaan Menjadi Gerbang Kemenangan
Tausiyah

Mutiara Subuh #28: Menyulam Cahaya Fajar: Saat Kesederhanaan Menjadi Gerbang Kemenangan

28 Maret 2025
38
Mutiara Subuh #27: “Cinta yang Tak Bertepi: Menjaga Istiqamah di Jalan Peradaban”
Tausiyah

Mutiara Subuh #27: “Cinta yang Tak Bertepi: Menjaga Istiqamah di Jalan Peradaban”

27 Maret 2025
79
Mutiara Subuh #25: “Mengasah Empati, Merajut Solidaritas”
Tausiyah

Mutiara Subuh #25: “Mengasah Empati, Merajut Solidaritas”

25 Maret 2025
73
Mutiara Subuh #24: “Di Antara Lelah, Ada Allah yang Menjawab”
Tausiyah

Mutiara Subuh #24: “Di Antara Lelah, Ada Allah yang Menjawab”

24 Maret 2025
60
Next Post
Meski Terjadi Efisiensi, Bupati Tanah Datar Eka Putra Harap OPD Tetap Maksimal Layani Masyarakat

Meski Terjadi Efisiensi, Bupati Tanah Datar Eka Putra Harap OPD Tetap Maksimal Layani Masyarakat

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (40,600)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,523)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,809)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (35,502)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,940)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,414)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,879)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (32,877)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,184)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,282)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
177
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
362
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
504
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
242
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
121
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
159
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
136
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
199
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
133

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In