• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Selasa, Mei 12, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

“Matahari yang Tak Pernah Lelah”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Satu Pena Sumbar)

10 Januari 2025
in Sastra
Reading Time: 3min read
Views: 606
Gambar Ilustrasi Kumpulan Puisi Leni Marlina “Matahari yang Tak Pernah Lelah”. Sumber Gambar: Starcom Indonesia’s Artworks No. 925-14 (Assisted by AI).

“Matahari yang Tak Pernah Lelah”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Satu Pena Sumbar)

/1/

Matahari yang Tak Pernah Lelah

Lihat Juga

Selamat Jalan Maestro Tari

Selamat Jalan Maestro Tari

12 Februari 2026
59
Puisi Era Nurza: “Saat Terang Dipaksa Pergi”

Puisi Era Nurza: “Saat Terang Dipaksa Pergi”

27 Januari 2026
57
Puisi Era Nurza: “Jejak Sukses Berlanjut”

Puisi Era Nurza: “Jejak Sukses Berlanjut”

21 Januari 2026
42

Oleh: Leni Marlina

Di puncak Marapi yang memuntahkan keluh,
matahari tak pernah lelah berpeluh.
Kabutmu mencoba membekap sinar,
namun perempuan Minang adalah lentera yang tak pudar.

Kami adalah fajar yang mencakar malam,
menyalakan langit yang kau selimuti kelam.
Gelombang digital yang kau susun dengan tipu,
pecah oleh doa-doa yang menyusup haru.

Kau pikir kami layu dalam gelap yang kau cipta,
tapi kami adalah bara yang menantang derasnya tirta.
Tanah kami, iman kami, keluarga kami,
adalah benteng yang tak bisa kau runtuhkan lagi.

Kami melawan bukan dengan senjata,
tapi dengan hati yang menjaga cahaya.
Hidup kami adalah perlawanan yang berbudi,
melawan segala tirani yang mencoba mematikan nurani.

Padang, Sumbar, 2024

/2/

Angin yang Membelah Kabut

Oleh; Leni Marlina

Di lembah Singgalang yang dibalut kelam,
angin menghunus kabut bagai pisau dendam.
Wajah tanah bergelut dengan luka,
namun jiwa kami, perempuan Minang, tak pernah sirna.

Kami bukan bunga yang gugur di terpa bayu,
tapi akar yang menembus batu, menantang waktu.
Embun pagi mungkin terkikis,
namun kami adalah karang yang tak habis-habis.

Suara kami menggema seperti petir di angkasa,
menjaga keluarga dengan tangan yang mencakar rasa.
Bukan keanggunan kami pamerkan,
tapi kekuatan yang terpatri di lubuk kehidupan.

Kami membelah kebohongan zaman,
seperti obor yang menyala di gua terdalam.
Dalam bayang digital yang hanya pura-pura,
kami adalah cahaya kecil yang menuntun dunia keluarga.

Padang, Sumbar, 2024

/3/

Surau di Antara Cahaya Palsu

Oleh: Leni Marlina

Di surau kecil yang menantang malam,
cahaya hadir tanpa tamu atau salam.
Doa mengalir seperti arus tanpa batas,
mengusir debu dunia yang membawa nestapa.

Kau datang membawa cahaya berbingkai emas,
namun kami tahu, itu hanya kaca berlapis dusta.
Perempuan Minang bukan pemburu kilau,
kami adalah penjaga cahaya yang nyata, meski redup sekalipun.

Kami adalah cermin yang memantulkan kebenaran,
menghapus topeng yang berlapis kebohongan.
Di setiap retakan dinding surau,
tersimpan doa yang tak pernah lelah meminta kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Surau ini adalah tanah suci yang hidup,
meski dunia di luar menawarkan kehidupan palsu.
Kami menjaga doa seperti menjaga nyawa,
karena di dalamnya, cahaya sejati tetap menyala.

Padang, Sumbar, 2024

/4/

Gelombang yang Menyentuh Gonjong

Oleh: Leni Marlina

Gelombang Samudera Hindia menggulung dengan marah,
menghantam gonjong yang menantang arah.
Tapi kami, perempuan Minang, adalah batu yang kokoh,
melawan badai dengan tekad tak roboh.

Kami bukan semangka yang luruh disentuh,
tapi karang yang tak bisa kau remukkan dengan lusuh.
Kau kirimkan badai dengan gigi yang tajam,
kami jawab dengan nyanyian perang yang menderam.

Tanah ini adalah rumah yang kami rawat dengan darah,
keluarga adalah nyawa yang kami jaga tanpa lelah.
Dalam badai yang menggulung dunia,
kami berdiri, menyulut bara dengan doa.

Gelombangmu hanya ombak kecil,
sementara kami adalah samudera yang penuh.
Dalam kelembutan kami tersimpan kekuatan,
yang menghancurkan segala bentuk kebohongan.

Padang, Sumbar, 2024

/5/

Bayang yang Menjaga Batu Gadang

Oleh: Leni Marlina

Di bawah Jam Gadang yang menjadi saksi abad,
bayang kami hidup, menggema di setiap labirin waktu.
Kau pikir kami hanyalah jejak yang terhapus senja,
namun kami adalah ukiran di batu yang tak pernah sirna.

Kami bukan bayangan yang hilang saat matahari padam,
melainkan nyala yang menyusup ke dalam gelap malam.
Di setiap retakan batu itu,
ada doa kami yang tak pernah redup.

Kami menjaga keluarga dengan hati lembut dan gurat tangan kasar,
menanam iman di tanah yang kerap memar.

Doa kami adalah kekuatan,
Kami tak tunduk pada kebohongan yang kau ciptakan,
tipu dayamu akan kami hentikan dari semua penjuru ingatan.
Kami adalah perempuan Minang, menjaga martabat,
melindungi dunia yang kerap lupa pada hakikat.

Padang, Sumbar, 2024.

Biografi Singkat

Kumpulan puisi ini awalnya ditulis oleh Leni Marlina tahun 2024. Puisi tersebut direvisi kembali serta dipublikasikan pertama kalinya melalui media digital tahun 2025.

Leni juga merupakan anggota aktif Asosiasi Penulis Indonesia, SATU PENA cabang Sumatera Barat sejak berdiri tahun 2022. Selain itu, ia juga merupakan anggota aktif Komunitas Penyair dan Penulis Sastra Internasional ACC di Shanghai, serta dipercaya sebagai Duta Puisi Indonesia untuk ACC Shanghai Huifeng International Literary Association.

Leni pernah terlibat dalam Victoria’s Writer Association di Australia. Sejak tahun 2006, ia telah mengabdikan diri sebagai dosen di Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang.

Leni juga mendirikan dan memimpin komunitas digital / kegiatan lainnya yang berfokus pada bahasa, sastra, literasi, dan sosial, di antaranya:

1. World Children’s Literature Community (WCLC): https://shorturl.at/acFv1
2. Poetry-Pen International Community
3. PPIPM (Pondok Puisi Inspirasi Masyarakat), the Poetry Community of Indonesian Society’s Inspirations: https://shorturl.at/2eTSB; https://shorturl.at/tHjRI
4. Starcom Indonesia Community (Starmoonsun Edupreneur Community Indonesia):
https://rb.gy/5c1b02
5. Linguistic Talk Community
6. Literature Talk Community
7. Translation Practice Community
8. English Languange Learning, Literacy, Literary Community (EL4C)

 

Leni Marlina, Dosen FBS UNP. (Foto : Dok)
ShareTweetSendShare
Previous Post

Abrar Yusra Si Penulis Otobiografi AA Navis “Satiris & Suara Kritis dari Daerah”

Next Post

“The Unwearied Sun”: A Collection of Poems by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Satu Pena West Sumatea, Poetry-Pen IC, ACC ASHILA)

BeritaTerkait

Selamat Jalan Maestro Tari
Sastra

Selamat Jalan Maestro Tari

12 Februari 2026
59
Puisi Era Nurza: “Saat Terang Dipaksa Pergi”
Sastra

Puisi Era Nurza: “Saat Terang Dipaksa Pergi”

27 Januari 2026
57
Puisi Era Nurza: “Jejak Sukses Berlanjut”
Sastra

Puisi Era Nurza: “Jejak Sukses Berlanjut”

21 Januari 2026
42
Puisi Era Nurza: “Suara Siswa di Bangku Belakang”
Sastra

Puisi Era Nurza: “Suara Siswa di Bangku Belakang”

20 Januari 2026
78
Puisi Era Nurza: “Doa di Januari”
Sastra

Puisi Era Nurza: “Doa di Januari”

4 Januari 2026
50
Puisi Era Nurza: “Kemanusiaan yang Retak”
Sastra

Puisi Era Nurza: “Kemanusiaan yang Retak”

31 Desember 2025
65
Next Post
“The Unwearied Sun”: A Collection of Poems by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Satu Pena West Sumatea, Poetry-Pen IC, ACC ASHILA)

"The Unwearied Sun": A Collection of Poems by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Satu Pena West Sumatea, Poetry-Pen IC, ACC ASHILA)

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (36,793)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,337)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,572)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,706)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,657)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (31,696)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (31,673)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (30,624)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,067)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (27,374)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
169
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
345
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
494
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
234
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
115
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
149
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
130
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
191
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
127

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In