• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Mengenang Sang Legenda Chairul Harun: “Hotel”, Kerinduan akan Identitas dan Kembali ke Tanah Leluhur

25 Agustus 2025
in Sastra
Reading Time: 3min read
Views: 1,018
Chairul Harun (alm), Sastrawan, Budayawan dan Wartawan Indonesia asal Ranah Minang. (Foto : Ist)

PADANG, forumsumbar —Pada tanggal 24 Agustus 2024 mendatang, Hamas (Himpunan Media Sumbar) berencana akan mengangkatkan acara; “Mengenang Sang Legenda Chairul Harun“, seorang sastrawan, budayawan dan wartawan Indonesia dari Ranah Minang, yang pernah menjadi Pemimpin Redaksi Harian Aman Makmur dan Harian Umum Haluan yang terbit di Padang pada tahun tahun 60-70an. Dan juga wartawan di Harian Singgalang.

Acara “Mengenang Sang Legenda Chairul Harun” ini akan berisi; Orasi Budaya, Testimony Speech, Achievement Award, Doa dan Parade Baca Puisi karya-karya Chairul Harun.

Chairul Harun juga menulis novel, dan pada tahun 1979, novelnya yang berjudul “Warisan” mendapat hadiah Yayasan Buku Utama dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Ia juga pernah memimpin Badan Koordinasi Kegiatan Kesenian Indonesia (BKKNI) Sumatera Barat pada tahun 1977.

Lihat Juga

Selamat Jalan Maestro Tari

Selamat Jalan Maestro Tari

12 Februari 2026
57
Puisi Era Nurza: “Saat Terang Dipaksa Pergi”

Puisi Era Nurza: “Saat Terang Dipaksa Pergi”

27 Januari 2026
55
Puisi Era Nurza: “Jejak Sukses Berlanjut”

Puisi Era Nurza: “Jejak Sukses Berlanjut”

21 Januari 2026
41

Sastrawan, budayawan, wartawan serta filsuf dan pemikir kelahiran Kayutanam, Padang Pariaman pada tanggal 17 Agustus 1940 ini meninggal dunia pada tanggal 19 Februari 1998.

Selain novel, Chairul Harun juga menulis puisi. Dan bersama Rusli Marzuki Saria, Leon Agusta, serta Zaidin Bakry mengeluarkan buku kumpulan puisi dengan judul “Monumen Safari”.

Salah satu pusi dari Chairul Harun berjudul “Hotel” yang ditulisnya pada tahun 1964, dan terbit di majalah Horison.

Puisi “Hotel” karya Chairul Harun adalah karya sastra yang menggambarkan pengalaman dan refleksi penyair terhadap suasana dan dinamika kehidupan di sebuah hotel.

Puisi ini terdiri dari dua bagian yang masing-masing menghadirkan nuansa dan pemikiran yang unik.

Puisi “Hotel” karya Chairul Harun adalah karya sastra yang kaya akan imaji, emosi, dan refleksi. Ia berhasil menggambarkan ketegangan batin antara kehidupan mewah di hotel dan keinginan untuk kembali ke akar dan kehidupan sederhana di desa.

Puisi ini tidak hanya menjadi kritik terhadap modernitas, tetapi juga merupakan bentuk ekspresi pribadi tentang kerinduan akan identitas dan kembali ke tanah leluhur.

Berikut adalah puisi karya Chairul Harun tersebut;

Hotel (1)

Adakah bidadari kiraikan lembut sayapnya
dari celah-celah pilar sinar memagar kota?
Mengajak kita terjuni jurang ternganga curam
Gamit kita rangkul pulasan kefanaan
Adakah suara azan dikumandangkan
dari tingkat tertinggi ini bangunan
kala rindu terungku kita dalam kesenyapan
dan ingin berdoa dalam kedamaian

Di sini keajaiban kerja gelitik mata
mengantar-lambungkan kita ke sorga
bertegur saga dengan mimpi
dengan irama dunia tanpa dikenal orang jalanan
Dan perempuan berkaki ramping
menggelicik dari ketakwaan
terbungkus dalam pakaian duniawi
yang bebani dada mekar mereka
hingga seulas senyuman
adalah seseloki anggur yang tumpah

Dan di sinilah makanan dengan segala rasa
Dan di sinilah minuman dengan segala nama
Datangnya dari perut bumi tersaji
Adakah semua untuk dinikmati
pelenyap lapar dan dahaga
Ataukah menunjuk gelas
menjentik sofa dan kerlingan mata
pancaran bangga dalam berlupa?

Dan dalam busa alkohol serba ria
laki-perempuan menjelma
jadi warga Paria, Tokio atau Roma
Betapa kita payah menyigi
temukan seorang saja
warga Bukittinggi, Malang atau Jakarta
Betapa asing ruang ini bagiku
orang teratak gunung Singgalang
yang hidup dalam lagu alam
dibuai suling anak gembala
dan besar dalam renyai senja
serta didendangkan kicau burung pagi hari
Adakah hotel ini di tanah airku
ataukah milik segala bangsa, siapa saja
tanpa aku dihitung di dalamnya?

Hotel (2)

Di teras aku ketuk dinding hotel
bagai ketuk hatiku sendiri:
“Tunjukkan padaku balai-balai terbaik
dan sungai jernih-sejuk
dimana aku bisa mengalaikan tubuh
dan mereka-reka tibanya musim ke sawah”
Tapi mata-mata yang jamah wajahku
bagai suatu sindiran tertuju
pada martabatku, pada segala sahabat
laik aku lelatu serbu lampu beribu wat

Wahai, terbukalah tingkap
rahasia dalam diriku, biar sekejap
takut gairah, rentakkan kaki
tatap perempuan dengan mata birahi
Oo diriku hanyalah diriku
terbanting terhenyak dungu membatu
Dan dengan mata tertutup penuh harap
aku bayangkan itik pulang ke rumah
bayangkan sawah berlumpur basah
dan kekasih lemparkan bunga ke air mengalir
sentuh bajak dan mata cangkul
kemudian berbisik pada benih tersebar
lirih, tanpa kata, semata cinta

Dan ketika musik jazz membahana
Aku berdoa: Semoga bulan ini
kapal tiada lagi sarat penumpang
Aku ‘kan kembali ke lembah hijau subur
ke kampungku di ranah Minang
kembali ayunkan cangkul
kembali gembalakan ternak
dan sempat bergurau bersama kekasih
di tengah padi bunting
di samping gubuk yang kubangun
di tanah sendiri, dengan tangan sendiri
Amin.

1964

Sumber: Horison (Juni, 1967)

(Putrie)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Masyarakat Ulak Karang Pertegas Dukungannya untuk Leonardy Harmainy

Next Post

Bupati Safaruddin Bangga MI Terpadu Al-Falah Tanjung Pati Lahirkan Generasi Qurani

BeritaTerkait

Selamat Jalan Maestro Tari
Sastra

Selamat Jalan Maestro Tari

12 Februari 2026
57
Puisi Era Nurza: “Saat Terang Dipaksa Pergi”
Sastra

Puisi Era Nurza: “Saat Terang Dipaksa Pergi”

27 Januari 2026
55
Puisi Era Nurza: “Jejak Sukses Berlanjut”
Sastra

Puisi Era Nurza: “Jejak Sukses Berlanjut”

21 Januari 2026
41
Puisi Era Nurza: “Suara Siswa di Bangku Belakang”
Sastra

Puisi Era Nurza: “Suara Siswa di Bangku Belakang”

20 Januari 2026
74
Puisi Era Nurza: “Doa di Januari”
Sastra

Puisi Era Nurza: “Doa di Januari”

4 Januari 2026
48
Puisi Era Nurza: “Kemanusiaan yang Retak”
Sastra

Puisi Era Nurza: “Kemanusiaan yang Retak”

31 Desember 2025
64
Next Post
Bupati Safaruddin Bangga MI Terpadu Al-Falah Tanjung Pati Lahirkan Generasi Qurani

Bupati Safaruddin Bangga MI Terpadu Al-Falah Tanjung Pati Lahirkan Generasi Qurani

Most Viewed Posts

  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,303)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,522)
  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (35,230)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,656)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,606)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (31,370)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (30,144)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (29,073)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,028)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (25,813)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
164
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
340
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
493
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
232
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
115
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
148
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
129
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
191
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
126

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In