• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Senin, Mei 25, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Pesisir Padang dalam Potensi dan Mitigasi

27 Mei 2024
in Opini
Reading Time: 3min read
Views: 632

Oleh: Dr Khairul Ikhwan, MM (Bakal Calon Walikota Padang)

KOTA Padang memiliki kawasan pesisir yang sangat panjang. Pantai di Kota Padang membentang dari Kecamatan Koto Tangah hingga Kecamatan Bungus Teluk Kabung dengan bentangan sepanjang 68,126 km. Dan pada tahun 2021, panjang garis pantai Kota Padang diidentifikasi menggunakan data foto udara dan diperoleh panjang 73,65 km.

Bentangan kawasan pesisir ini merupakan potensi yang menjanjikan bagi Kota Padang.
Potensi kawasan pesisir Padang sudah lama dieksploitasi. Di zaman kolonial, kawasan Muaro dijadikan pelabuhan dagang yang sangat penting. Belum cukup, pemerintah kolonial Belanda kemudian membangun pelabuhan besar, Emma Haven yang kemudian dikenal sebagai Pelabuhan Teluk Bayur.

Lihat Juga

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

12 Mei 2026
63
Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

8 Mei 2026
36
Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
106

Sebelum menjadi kota besar di pesisir barat Pulau Sumatera, Kota Padang adalah kampung nelayan. Artinya, sejak dahulu, produk kelautan sudah menjadi penopang urat nadi dan kehidupan warga kota.

Di era kekinian, pengelolaan potensi pesisir Kota Padang dianggap belum maksimal. Hal tersebut tak terlepas dari kurang berkembangnya kawasan pesisir, terutama dari sisi infrastruktur.

Beberapa kampung di pesisir Kota Padang masih menjadi kampung terpinggirkan dengan tumpukan penduduk berpenghasilan rendah. Bahkan, kampung-kampung tersebut menjadi langganan banjir rob. Padahal, pesisir Kota Padang memiliki potensi yang luar biasa. Terutama, dari sisi pariwisata serta kelautan dan perikanan.

Pesisir Kota Padang langsung berhadapan dengan Samudera Hindia. Zona laut yang panjang ini menjanjikan produk kelautan dan perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Bentangan pesisir Kota Padang yang beragam, mulai dari padang yang luas, perbukitan, hingga pulau-pulau di sekitar Kota Padang menjadi potensi pariwisata bahari yang sangat menarik.

Upaya untuk memaksimalkan potensi pesisir Kota Padang harus dilakukan. Hal ini untuk memberi manfaat ekonomi yang lebih besar bagi perekonomian warga kota, terutama yang tinggal di kawasan pesisir. Peningkatan pemanfaatan potensi kelautan dan perikanan di antaranya dengan meningkatkan kompetensi nelayan. Modernisasi alat tangkap, hingga pada tahap pemrosesan hasil laut.

Selain meningkatkan kapasitas Tempat Pelelangan Ikan, dibutuhkan pula alat-alat modern untuk mempertahankan kualitas hasil tangkap. Misalnya, dengan menyediakan cold storage, hasil tangkap nelayan bisa dijual ke daerah lain, atau bahkan diekspor dengan nilai jual yang tetap tinggi.

Potensi kelautan lainnya selain ikan juga sangat besar. Nelayan mesti diberi edukasi dan keterampilan untuk membudidayakan hasil laut lainnya. Nelayan dan masyarakat di kawasan pesisir harus meningkatkan kapasitasnya untuk menguasai pengolahan hasil laut menjadi produk yang bernilai tinggi. Dengan begitu, hasil laut dan ikan memberi nilai tambah yang besar bagi masyarakat.

Pemanfaatan hasil laut mestilah memperhatikan kelestarian lingkungan hidup. Saat ini, kondisi pesisir Kota Padang sangat memprihatinkan. Lahan di kawasan pesisir sudah banyak beralih fungsi. Terutama, menjadi pemukiman. Tak ada lagi kawasan bakau yang alami.

Tempat-tempat untuk binatang endemi juga sudah hilang. Misalnya, kawasan untuk tukik bertelur. Tak ada lagi tempat untuk tukik berkembang biak di pesisir Padang. Padahal, pelestarian lingkungan di kawasan pesisir sangat penting juga untuk mempertahankan nilai ekonomi kawasan tersebut.

Terumbu karang di pantai-pantai di pesisir Kota Padang harus selalu dijaga. Terumbu karang akan menjadi rumah bagi biota laut, menjadi tempat bagi ikan-ikan untuk mencari makan. Terumbu karang menjadi bagian penting dalam ekosistem laut.
Pelestarian kawasan pesisir juga sangat penting dalam misi mengambangkan potensi wisata bahari Kota Padang.

Tren wisata kekinian adalah menyatu dengan alam, wisata yang ramah lingkungan. Karena itulah, pengembangan wisata bahari Kota Padang haruslah mengikuti model wisata khusus dan wisata premium. Wisata massal akan memberi dampak lingkungan dan sosial yang sangat besar. Wisata semacam itu tak cocok dengan Kota Padang yang bukanlah kota besar atau metropolitan yang dikelola dengan manajemen yang baik.

Hal mendasar dari pengembangan potensi kawasan pesisir Kota Padang adalah, tetap memperhatikan mitigasi bencana. Pengembangan kawasan pesisir Kota Padang jangan sampai mengabaikan kerawanan kawasan ini dari bencana gempa dan tsunami.

Untuk mendukung pengembangan kawasan pesisir, sangat penting adalah membangun infrastruktur mitigasi bencana. Kota Padang mesti membangun jalur evakuasi tsunami yang memadai. Membangun shelter, selalu mengedukasi masyarakat dengan tanggap bencana.

Beberapa waktu belakangan, mitigasi bencana di pesisir Kota Padang mulai diabaikan. Sementara, semakin banyak saja infastruktur usaha berdiri di kawasan pesisir. Hal ini bisa menjadi bumerang nantinya. Seharusnya, yang diprioritaskan adalah pembangunan infrastruktur mitigasi bencana. Dengan infrastruktur mitigasi yang memadai, maka pengembangan kawasan pesisir bisa maksimal dilakukan, dan investor takkan khawatir untuk membangun usahanya di kawasan pesisir.

Tugas pemerintah kota adalah membangun infrastruktur mitigasi bencana di kawasan pesisir Kota Padang. Seperti mendatangkan gula, maka semut-semut akan datang dan berkumpul. Dengan infrastruktur mitigasi yang baik, maka kawasan pesisir Kota Padang akan bisa berkembang dengan pesat.*)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Tim PKM Upertis Latih Pengurus dan Penghuni Panti Asuhan Al Hidayah Kalumbuk Buat Nata De Coco

Next Post

Bupati Suhatri Bur Sampaikan Nota Penjelasan Tentang RPJPD Tahun 2025-2045

BeritaTerkait

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan
Opini

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

12 Mei 2026
63
Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing
Opini

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

8 Mei 2026
36
Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan
Opini

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
106
Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman
Opini

Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman

26 April 2026
117
Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan
Opini

Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan

25 April 2026
54
Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak
Opini

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak

24 April 2026
49
Next Post
Bupati Suhatri Bur Sampaikan Nota Penjelasan Tentang RPJPD Tahun 2025-2045

Bupati Suhatri Bur Sampaikan Nota Penjelasan Tentang RPJPD Tahun 2025-2045

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (39,072)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,400)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,643)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,784)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (33,977)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (32,897)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,726)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (32,168)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (29,654)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,134)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
171
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
350
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
497
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
237
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
118
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
152
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
133
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
193
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
128

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In