• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Jumat, Oktober 2, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Miler Krisdoni, Jurnalis atau Jongos???

Menanggapi tulisan dengan judul; Misteri 9 Ambulance, Politik Belah Bambu Caleg

12 Februari 2024
in Opini
Reading Time: 3min read
Views: 2,073
Bachtul, Mantan Anggota DPRD Sumbar. (Foto : Dok)

Oleh: Bachtul

SEMALAM (Jumat, 9 Februari 2024) saya dikirimi sebuah tulisan oleh anggota DPRD Kabupaten Solok Hafni Hafiz, dan setelah saya baca ternyata tulisan tersebut mengomentari sebuah program kampanye saya, yakni; Program Memperjuangkan Ambulance 9 Nagari, yang mana ambulance nagari tersebut ditarik Bupati Solok.

Pagi harinya, saya coba kontak penulisnya Miler. Tapi telpon WA saya tidak diangkat, dan WA tidak dibalas. Iseng-iseng saya perhatikan foto profil Miler. Nampak sekali beda Miler sekarang dengan dahulu.

Lihat Juga

Pemimpin Tak Harus Mengambil Alih Segalanya

Pemimpin Tak Harus Mengambil Alih Segalanya

1 Oktober 2026
18
Catatan Wiztian Yoetri; Guspardi Gaus, Tokoh dengan Jejak Sejarah

Catatan Wiztian Yoetri; Guspardi Gaus, Tokoh dengan Jejak Sejarah

29 September 2026
48
Kepemimpinan Melanjutkan

Kepemimpinan Melanjutkan

26 September 2026
33

Miler sekarang memegang takzim bendera Palestina (bukan bendera merah putih) nampak berminyak, mengkilat dan mengkilap .

Melihat Miler memegang bendera Palestina, terlintas dalam pikiran saya bahwa Miler sekarang pasti sangat anti kezaliman dan anti ketidakadilan.

Tapi setelah saya membaca sedikit awal tulisannya, pikiran demikian langsung buyar dan berantakan serta menguap begitu saja.

Karena dalam pikiran bawah sadar saya, jurnalis itu tulisannya haruslah obyektif, kritis dan tajam. Bukan sekadar puja-puji bak jongos kepada tuannya, hehehe…

Tapi dibalik itu semua, saya sebenarnya merasa tersanjung, karena program kampanye saya, yang akan memperjuangkan ambulance untuk 9 nagari (Jawi Jawi, Gantung Ciri, Muaro Paneh, Saok Laweh, Selayo, Koto Hilalang, Tanjuang Balik, dan Kacang) yang dulu ambulance-nya ditarik bupati, dikritisi jurnalis sekelas Miler.

Walaupun saya tidak tahu, apakah ketika Miler membuat tulisan tersebut, Miler entah sedang jadi jurnalis atau sedang jadi THL di Dinas Kominfo Kabupaten Solok, atau sedang jadi yang lainnya.

Sekali lagi saya katakan bahwa saya merasa bangga ketika program kampanye saya mendapat perhatian dan kritikan dari seorang jurnalis atau wartawan.

Ini sungguh jarang terjadi, program kampanye caleg dikritik jurnalis ataupun wartawan. Karena biasanya wartawan atau jurnalis justru mengkritik kebijakan pemerintah dan penguasa.

Dalam pandangan saya sejak awal, menarik ambulance dari nagari-nagari bukanlah kebijakan yang tepat. Apapun alasannya kebijakan tersebut tidak dapat diterima.

Dan itu sudah saya sampaikan langsung ke Bupati Epyardi Asda di ruangannya dulu, di hadapan Medison yang saat itu jadi Asisten 1. Tapi bupati tidak bersedia menerima pemikiran saya ketika itu.

Program ambulance untuk nagari adalah, upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Karena penting sekali keberadaan ambulance di nagari nagari.

Kalau bupati merasa bahwa semua nagari butuh ambulance, maka logika sehatnya ambulance-nya harus ditambah. Bukan yang sudah ada yang ditarik.

Jangan cap tidak adil, kalau belum semua nagari punya ambulance. Karena masing-masing nagari punya skala prioritas berbeda. Maka pembangunan nagari tidak bisa diseragamkan seperti pakaian anak sekolah.

Apalagi ambulance yang ditarik bupati berasal dari dana pokir dewan. Karena aspirasi yang masuk dari masyarakat dari nagari-nagari ke anggota dewan itu berbeda-beda sesuai kebutuhan nagari masing-masing.

Sampai disini Miler pahamkan!?

Kalau tidak paham juga silahkan tanya ke masing-masing anggota dewan. Tak perlu menunggu jadi anggota dewan untuk paham.

Kemudian sejak kapan pula, kalau masyarakat atau caleg berbeda pemikiran, maka itu dianggap memojokkan pemerintah???

Sejak kapan pemerintah kabupaten melarang masyarakat punya pemikiran berbeda dengan kebijakan mereka??? Sejak Epyardi jadi bupatikah atau sejak Miler jadi THL??

Dalam zaman demokrasi ini, masyarakat bebas untuk punya pendapat dan pemikiran berbeda.

Kalau Bupati Solok Epyardi kukuh dengan pemikirannya untuk tetap menarik ambulance dari nagari, walau menyusahkan masyarakat, maka silahkan saja lanjutkan kebijakan tersebut!!!

Tapi jangan batasi saya untuk berkomitmen memperjuangkan pengadaan ambulance bagi nagari-nagari, bahkan sampai memecat keluarga saya sebagai tenaga honor misalnya.

Kemudian bung Miler, kenapa hanya ambulance nagari saja yang ditarik oleh bupati dengan alasan untuk keadilan. Kenapa bus sekolah SMP Singkarak tidak ikut ditarik juga ke kabupaten. Kalau kita pinjam cara berpikir bupati dan bung Miler, dalam kasus ambulance.

Maka supaya adil, bus sekolah tentu harus ditarik juga (jangan stiker di kacanya saja yang dilepas). Karena banyak SMP di Kabupaten Solok juga belum punya bus sekolah. Dan tentu tidak adil kalau hanya SMP Singkarak yang punya bus sekolah.

Nah kenapa ini bisa terjadi bung Miler? Kok diam saja?

Berani atau tidak bung Miler buat tulisan dan minta bupati menarik pula bus sekolah SMP Singkarak, agar adil juga seperti kasus ambulance. Tapi saya yakin bung Miler tak berani, hahaha….

Nah mengakhiri tulisan ini, saya minta bung Miler jangan lah pakai politik belah bambu pula. Masak kebijakan bupati yang tidak pro rakyat, seperti menarik ambulance dipuji-puji. Sementara komitmen saya untuk memperjuangkan ambulance nagari malah bung Miler cela.

Jangan seperti belah bambu lah bung Miler, Epyardi diangkat setinggi langit, sementara saya dipijak menghujam bumi. Itu kah yang namanya adil??? Jangan begitulah bung Miler.

Kebutuhan untuk berpenampilan luar yang berminyak dan mengkilat serta mengkilap jangan sampai membuat penampilan intelektual insan cita lusuh dan kumuh.

Surian, 10 Februari 2024

Penulis adalah Warga Kabupaten Solok/Mantan Anggota DPRD Sumbar

ShareTweetSendShare
Previous Post

Anggota FPKS DPR RI Hadiri Kejuaraan Futsal Nevi Zuairina Cup III di Pasaman

Next Post

Bakal Pecah, Penyair Kaliber ASEAN Syarifuddin Arifin dan Fauzul el Nurca Ikut Baca Puisi di Peringatan 88 Tahun Rusli Marzuki Saria

BeritaTerkait

Pemimpin Tak Harus Mengambil Alih Segalanya
Opini

Pemimpin Tak Harus Mengambil Alih Segalanya

1 Oktober 2026
18
Catatan Wiztian Yoetri; Guspardi Gaus, Tokoh dengan Jejak Sejarah
Opini

Catatan Wiztian Yoetri; Guspardi Gaus, Tokoh dengan Jejak Sejarah

29 September 2026
48
Kepemimpinan Melanjutkan
Opini

Kepemimpinan Melanjutkan

26 September 2026
33
Mengulang Keemasan Pendidikan Pariaman; Refleksi Wisuda ke-35 STIT Syekh Burhanuddin
Opini

Mengulang Keemasan Pendidikan Pariaman; Refleksi Wisuda ke-35 STIT Syekh Burhanuddin

25 September 2026
55
Tarok City: Dari Kawasan Pendidikan Menuju Episentrum Ekonomi Baru
Opini

Tarok City: Dari Kawasan Pendidikan Menuju Episentrum Ekonomi Baru

24 September 2026
136
Antara Fadly Amran, Krismadinata dan Aturan Pilkada
Opini

Antara Fadly Amran, Krismadinata dan Aturan Pilkada

22 September 2026
75
Next Post
Bakal Pecah, Penyair Kaliber ASEAN Syarifuddin Arifin dan Fauzul el Nurca Ikut Baca Puisi di Peringatan 88 Tahun Rusli Marzuki Saria

Bakal Pecah, Penyair Kaliber ASEAN Syarifuddin Arifin dan Fauzul el Nurca Ikut Baca Puisi di Peringatan 88 Tahun Rusli Marzuki Saria

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (41,060)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,968)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (36,284)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (35,947)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (35,432)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (35,311)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,894)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (33,354)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,653)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,731)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
203
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
425
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
525
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
265
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
143
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
183
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
157
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
222
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
160

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In