
Oleh: Isa Kurniawan
DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sumbar 2 itu meliputi 8 kabupaten/kota; Kota Pariaman, Bukittinggi, dan Payakumbuh, serta Kabupaten Padang Pariaman, Agam, Limapuluh Kota, Pasaman dan Pasaman Barat. Kursi ada 6.
Pada Pemilu 2019 lalu yang mendapatkan kursi sebagai berikut; 1). Ade Rezki Pratama (Gerindra), 223.891 / 104.740 ; 2). Nevi Zuairina (PKS), 199.737 / 52.141 ; 3). Mulyadi (Demokrat), 198.834 / 144.954 ; 4). Guspardi Gaus (PAN) ; 151.476 / 56.365 ; 5). John Kenedy Aziz (Golkar), 79.023 / 43.540 ; dan 6). Muhammad Iqbal (PPP), 78.378 / 28.949.
Angka yang di depan itu total raihan suara partai. Sementara yang di belakang perolehan suara Caleg (Calon Legislatif).
Kemudian Mulyadi (Demokrat) mundur karena ikut Pilkada Sumbar tahun 2020, dan PAW (Pengganti Antar Waktu)-nya Rezka Oktoberia.
Semua inkumben yang sedang menjabat saat ini –Anggota DPR RI periode 2019-2024– kembali maju di Pemilu 2024.
Bagi inkumben, pengalaman elektoral dan raihan suara pada pemilu lalu menjadi modal yang sangat kuat. Apalagi ditambah dengan “CSR/TJSL”, “Empat Pilar” dan “Program Kemitraan” selama mereka menjabat di DPR RI.
Menakar
Mencermati komposisi/potensi para Caleg yang ada di Daftar Calon Tetap (DCT) partai yang ikut di DPR RI Dapil Sumbar 2, dengan tidak mengurangi rasa hormat, saya menakar dari 18 partai yang ikut, hanya 8 partai yang berpotensi mendapatkan kursi.
Adapun 8 partai tersebut; PKB, Gerindra, Golkar, NasDem, PKS, PAN, Demokrat dan PPP, berdasarkan nomor urut partai.
Pada DCT, di PKB ada nama Herman Darnel Ibrahim yang pernah jadi Anggota DPD RI, PAW Jefrie Geovani. Serta Tri Suryadi yang pernah jadi Anggota DPRD Sumbar (dari Gerindra), kemudian mundur karena ikut Pilkada Padang Pariaman 2020. Tapi Wali Peri, demikian ia akrab disapa, belum beruntung saat itu.
Di Gerindra, ada inkumben Ade Rezki Pratama dan Harpen Agus Bulyandi, yang dikenal dengan nama Andi Cover, sekarang menjabat Ketua DPRD Pariaman.
Pemilu kali ini, Golkar memperkuat skuadnya. Di samping inkumben John Kenedy Azis, atau JKA, masuk pula Benny Utama, mantan Bupati Pasaman, serta Muhammad Rahmad, yang pernah di Partai Demokrat dan ikut bertarung di DPD RI pemilu lalu.
Di Nasdem, ada nama Agus Susanto, pernah jadi Anggota DPR RI (dari PDIP). Dan, Irfendi Arbi, mantan Bupati Limapuluh Kota. Dengan wafatnya Ali Mukhni, mantan Bupati Padang Pariaman, sedikit banyaknya tentu akan mengurangi daya dobrak Nasdem.
Di PKS, ada inkumben Nevi Zuairina, istri dari mantan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Kemudian ada Reza Falepi, mantan Anggota DPD RI dan Walikota Payakumbuh. Serta Muhammad Ridwan, yang saat ini Anggota DPRD Sumbar.
Di PAN, ada inkumben Guspardi Gaus, dan Arisal Aziz, pendatang baru pengusaha cargo. Tapi greget skuad PAN berkurang, karena di pemilu lalu ada nama-nama; Ekos Albar (Wawako Padang), Taslim (Ketua Partai Ummat Sumbar) dan Zuhrizul (jadi Caleg DPR RI Dapil Sumbar 1 dari PKS). Saat ini tidak lagi.
Seterusnya di Demokrat, ada Mulyadi (Caleg peraih suara terbanyak pemilu lalu, dengan 144.954 suara), serta inkumben Reza Oktoberia.
Dan di PPP, ada Hariadi (Ketua PPP Sumbar, juga mantan Calon Bupati Agam) serta inkumben Muhammad Iqbal.
Eliminasi
Di DPR RI Dapil Sumbar 2 ini hanya tersedia 6 kursi. Dari 8 partai yang berpotensi meraih kursi, maka 2 harus tereliminasi.
Dari 8 partai, 4 partai masuk zona aman; Gerindra, Golkar, PKS dan Demokrat. Tetap bertahan.
Sementara 4 lainnya masuk zona eliminasi; PKB, NasDem, PAN dan PPP. Dari 4 partai inilah yang akan tereliminasi 2 partai.
Kalau tidak hati-hati, karena jalan licin, bisa-bisa PAN dan PPP sebagai petahana tersialir, atau tereliminasi.
Tapi faktor non teknis biasanya mengiringi prilaku pemilih Sumbar, dimana Pileg yang beririsan dengan Pilpres, sedikit banyaknya akan berpengaruh.
Melihat kecenderungan pemilih Sumbar saat ini, partai-partai pendukung Anies Baswedan sepertinya akan mendapatkan ekor jas (coat tail effect).
Seberapa besar? Tentunya ini tergantung pada partai-partai tersebut untuk pandai mengkapitalisasinya. *)
Penulis adalah Pengamat Abal-abal























