• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Kamis, April 2, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Songket Minangkabau: Keindahan Tenun Tradisional yang Menawan

12 Juni 2023
in Opini
Reading Time: 3min read
Views: 5,480
Lain Songket Minangkabau. (Foto : Dok)

Oleh: Vannesa Maharani Putri

SONGKET Minangkabau merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang sangat memikat. Kain sutra dengan hiasan emas atau perak ini menjadi saksi bisu dari kekayaan dan keindahan tenunan tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Minangkabau.

Songket sendiri merupakan jenis kain tenun paling terkenal di Indonesia dan berasal dari Sumatera Barat, khususnya daerah Minangkabau.

Lihat Juga

Bak Cendawan di Musim Hujan: Menjamurnya Komunitas Kesenian dan Ilusi Kebudayaan di Sumatera Barat

Bak Cendawan di Musim Hujan: Menjamurnya Komunitas Kesenian dan Ilusi Kebudayaan di Sumatera Barat

31 Maret 2026
30
Masjid Ali Mukhni Warisan Monumental

Masjid Ali Mukhni Warisan Monumental

14 Maret 2026
63
Rajo Sampono: Satu Tahun JKA-Rahmat ‘Basuluah Matohari’

Rajo Sampono: Satu Tahun JKA-Rahmat ‘Basuluah Matohari’

4 Maret 2026
22

Di Indonesia, Songket Minangkabau dikenal sebagai kain tenun yang paling mewah dan memiliki nilai artistik yang sangat tinggi.

Sejarah Songket Minangkabau

Kain Songket Minangkabau telah dikenal dan digunakan oleh masyarakat Minangkabau sejak zaman dahulu kala. Kain ini pertama kali dibuat pada masa kerajaan Pagaruyung, sekitar abad ke 16-17.

Pada masa itu, Songket Minangkabau digunakan sebagai pakaian raja, keluarga kerajaan, dan orang-orang yang berada di posisi penting dalam kerajaan.

Songket Minangkabau merupakan kain tenun yang membutuhkan keterampilan tinggi, kesabaran, dan waktu yang lama untuk membuatnya.

Proses pembuatan Songket Minangkabau dimulai dari memilih bahan baku, pewarnaan, sampai pada tahap penyusunan pola hias.

Setelah itu, baru proses pembuatan benang emas menjadi tahap terakhir yang memerlukan keterampilan yang sangat tinggi.

Kebutuhan benang emas pada setiap Songket Minangkabau biasanya akan berbeda-beda tergantung dari ukuran dan kompleksitas dari pola hias yang diinginkan.

Karakteristik Songket Minangkabau

Songket Minangkabau memiliki karakteristik kain yang sangat unik. Kain ini terbuat dari benang kain, benang sutra, benang emas, dan benang perak.

Pola hias pada Songket Minangkabau biasanya berbentuk garis-garis tipis atau lingkaran-lingkaran kecil dengan warna-warna yang cerah seperti merah, hijau, kuning, biru, dan cokelat.

Songket Minangkabau dibuat dengan teknik tenunan penuh, yaitu pola hiasnya benar-benar dihasilkan dari benang yang ditenun pada kain. Setelah benang ditenun pada kain, benang emas atau perak kemudian diikat-ikat pada kain sebagai unsur pembuat hiasan pada kain songket. Hal ini memperlihatkan kesabaran dan ketelitian dalam pembuatannya.

Pola hias pada Songket Minangkabau sangat beragam tergantung dari daerah dan kekhasan masing-masing pengrajin. Ada beberapa pola hias Songket Minangkabau yang terkenal seperti pola Sulaman Jepang, Pola Sulaman Jejak Warisan, Pola Batu Sangkar, Pola Gunungan, dan Pola Bunga Tala.

Masing-masing pola hias pada Songket Minangkabau memiliki makna tersendiri dan menceritakan sejarah kebudayaan daerah Minangkabau.

Fungsi Songket Minangkabau

Songket Minangkabau memiliki fungsi yang sangat penting bagi masyarakat di Indonesia, khususnya di daerah Sumatera Barat.

Kain Songket Minangkabau sering digunakan dalam acara-acara adat seperti pernikahan, khitanan, dan upacara pengambilan gelar.

Pakaian Songket Minangkabau kerap dijadikan sebagai busana pengantin atau pakaian pengantin adat pada acara pernikahan.

Pakaian Songket Minangkabau juga merupakan simbol status sosial dan kekayaan bagi masyarakat Minangkabau. Dimana seseorang dianggap kaya jika memiliki beberapa set pakaian Songket Minangkabau, terutama pakaian dengan bahan emas yang banyak, karena harga Songket Minangkabau sangatlah mahal dan memakan waktu yang cukup lama dalam pembuatannya.

Songket Minangkabau juga sering menjadi oleh-oleh khas dari Sumatera Barat bagi para turis yang berkunjung ke daerah tersebut.

Kain Songket Minangkabau saat ini telah banyak diproduksi oleh berbagai pabrik tekstil di Indonesia, sehingga harga kain tersebut telah terjangkau oleh masyarakat.

Mempromosikan Songket Minangkabau

Songket Minangkabau merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang membutuhkan perhatian lebih. Penyebaran produk Songket Minangkabau yang terbatas dan harga kain yang mahal dapat mempengaruhi perekonomian serta mempersempit pasar bagi pengrajin kain Songket Minangkabau.

Oleh karena itu, perlu dilakukan promosi Songket Minangkabau ke luar negeri agar konsumen produk songket Minangkabau semakin luas dan produksi kain Songket Minangkabau dapat meningkat.

Perlu dilakukan kerja sama dengan para desainer dan penampil fashion dalam menciptakan variasi produk dari kain Songket Minangkabau. Dengan cara ini keaslian dan keindahan Songket Minangkabau dapat tetap terjaga, namun tetap mengikuti tren penampilan yang modern.

Selain itu, diharapkan adanya dukungan dari pemerintah dan masyarakat untuk mengembangkan keterampilan pengrajin kain Songket Minangkabau agar proses produksi kain menjadi semakin efisien dan memudahkan para pengrajin dalam melakukan produksi kain tersebut.

Kesimpulan

Songket Minangkabau memang merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang sangat memukau. Kain yang ditenun dengan keterampilan tinggi dan ketelitian yang ekstra ini membutuhkan waktu yang lama dalam pembuatannya. Namun, hasil akhir yang dihasilkan sungguh luar biasa.

Songket Minangkabau tetap menjadi salah satu simbol kekayaan Minangkabau dan Indonesia yang patut dijaga dan diwariskan pada generasi berikutnya. Mari kita supor produk-produk lokal terutama Songket Minangkabau sebagai bentuk upaya melestarikan budaya Indonesia. *)

Penilis adalah Mahasiswi Jurusan Sastra Minangkabau, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas

 

Vannesa Maharani Putri, Mahasiswi Jurusan Sastra Minangkabau, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas. (Foto : Dok)
ShareTweetSendShare
Previous Post

Nevi Zuairina Apresiasi Pasar Serikat Lubuk Basung-Garagahan Sudah Ditempati Pedagang

Next Post

Komunitas WAG TOP100 Bakal Bikin Heboh Pasar Seni Padang Panjang

BeritaTerkait

Bak Cendawan di Musim Hujan: Menjamurnya Komunitas Kesenian dan Ilusi Kebudayaan di Sumatera Barat
Opini

Bak Cendawan di Musim Hujan: Menjamurnya Komunitas Kesenian dan Ilusi Kebudayaan di Sumatera Barat

31 Maret 2026
30
Masjid Ali Mukhni Warisan Monumental
Opini

Masjid Ali Mukhni Warisan Monumental

14 Maret 2026
63
Rajo Sampono: Satu Tahun JKA-Rahmat ‘Basuluah Matohari’
Opini

Rajo Sampono: Satu Tahun JKA-Rahmat ‘Basuluah Matohari’

4 Maret 2026
22
The New OPPI Berharap Direksi Baru Pelindo Bawa Angin Segar
Opini

The New OPPI Berharap Direksi Baru Pelindo Bawa Angin Segar

1 Maret 2026
43
Satu Tahun Bupati JKA: Kebudayaan Sebagai Jalan Pembangunan
Opini

Satu Tahun Bupati JKA: Kebudayaan Sebagai Jalan Pembangunan

20 Februari 2026
17
IHSG Anjlok, Apakah Hanya Kesalahan OJK?
Opini

IHSG Anjlok, Apakah Hanya Kesalahan OJK?

1 Februari 2026
65
Next Post
Komunitas WAG TOP100 Bakal Bikin Heboh Pasar Seni Padang Panjang

Komunitas WAG TOP100 Bakal Bikin Heboh Pasar Seni Padang Panjang

Most Viewed Posts

  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,173)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,357)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,498)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,448)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (30,528)
  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (30,219)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (28,879)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (25,131)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (24,061)
  • Tabuik, ‘Perang Karbala’ di Jantung Kota Pariaman (23,890)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
151
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
331
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
484
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
226
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
113
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
145
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
126
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
188
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
122

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In