
Oleh: Ahniyus Ahmad
ADALAH seorang aktor kawakan yang mampu menjiwai berbagai peran dengan baik.
Diawali dari tukang kayu, petugas partai, hingga petugas kebersihan spesialis gorong-gorong walaupun banjir tetap merongrong.
Berhasil menjadi orang nomor satu di negeri Konoha dan dijuluki dengan berbagai sebutan mulai dari; jae, ngaciro, planga-plongo, sampai pinokio.
Bahkan di era aneh tapi nyata ini, untuk pertama kalinya di dunia suara orang gila ikut diperhitungkan saat Pemilu tiba. Mungkin ini dapat di catat sebagai prestasi yang belum pernah di capai oleh rezim manapun sepanjang sejarah.
Setiap nama panggilan yang dilekatkan kepadanya lahir dari berbagai karakter dirinya yang dari awal memang sudah di setting sedemikian rupa sesuai arahan sutradara seperti peran boneka misalnya yang walaupun tidak terbuat dari kayu tapi di mata pendukungnya yang berjulukan Ceby dia adalah seorang dewa yang telah banyak berbuat untuk rakyat di negeri sebelah yang berbondong-bondong datang ke negeri Konoha yang telah disiapkan lapangan kerja dengan berbekal KTP pula serta mendapatkan gaji yang bikin pekerja lokal gerah.
Saat ini Jae Kang Yu tengah berusaha keras sebisanya untuk menyiapkan boneka berikutnya demi kebaikan mereka yang tergabung dalam kelompok penyamun yang dengan lancar telah berhasil menguras harta di negeri Konoha yang rakyatnya sudah merasa cukup hanya dengan pembagian permen setiap pemilihan tiba.
Eee dalahhh… *)
Penulis adalah Pengamat Sosial dan Politik























