
Oleh: Ravika Sari
RAMADHAN adalah bulan yang sangat dinantikan oleh seluruh umat Islam yang ada di muka bumi ini, karena bulan Ramadhan bulan yang hanya satu bulan dalam dua belas bulan, dan di dalamnya terdapat pahala kemuliaan yang berbeda ketika bulan-bulan lain. Pada saat bulan puasa amal sekecil apapun di balas oleh Allah SWT.
Syaikh Rabi’ Abdurrauf Az-Zawawi mengatakan, keutamaan bulan Ramadhan lainnya adalah terdapat doa yang mustajab di dalamnya. Kita dapat memperbanyak mendekatkan diri kepada Allah SWT salah satunya dengan berdoa.
Sejarah mencatat perang besar umat Islam terjadi pada bulan Ramadhan, tepatnya tahun kedua setelah hijrah. Perang tersebut adalah Perang Badar.
Dr Raghib As-Shirjani dalam bukunya Ramadhan wa Bina’ al-Ummah menyebut bahwa kunci kemenangan perang tersebut adalah bulan Ramadhan.
Keutamaan bulan Ramadhan lainnya adalah dosa-dosa yang telah lalu juga akan diampuni sebagaimana yang disebutkan dalam hadits ini. “Siapa yang puasa Ramadhan dengan iman dan ihtisab, telah diampuni dosanya yang telah lalu. Dan siapa yang bangun malam Qadar dengan iman dan ihtisab, telah diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari Muslim)
Selain itu, dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Salat lima waktu dan Jumat ke Jumat berikutnya, Ramadhan, ke Ramadhan berikutnya menghapus dosa (seseorang) di antara waktu tersebut selama ia menjauhi dosa-dosa besar.” (HR Muslim).
Pada saat bulan Ramadhan kita juga harus memperhatikan makanan yang kita nikmati pada saat bulan berikut penjelasannya:
Umat Islam diwajibkan untuk memenuhi salah satu rukun Islam, yaitu zakat pada bulan Ramadhan. Selain zakat, kita juga bisa memperbanyak sedekah dan infak selama bulan ini berlangsung.
Pada saat bulan Ramadhan kita juga harus memperhatikan makanan yang kita nikmati pada saat bulan berikut penjelasannya:
Takjil adalah makanan yang biasa dikonsumsi sebelum makan makanan berat di bulan puasa. Biasanya makanan ini memiliki cita rasa yang manis dan segar.
Di Indonesia sendiri ada berbagai macam jenis takjil yang biasa dijual di pasar atau di sepanjang jalan.
Pada masyarakat Batipuah Kabupaten Tanah Datar itu ada suatu sunnah yakni sekali dalam bulan Ramadhan harus memakan atau meminum minuman kanji. Kanji adalah minuman yang terbuat dari kelapa muda kemudian di beri gula merah. Masyarakat mempercayai jika dalam bulan Ramadhan tidak meminum kanji itu pada saat di Padang Mahsyar nanti kita akan minum air kobokan (air kubangan kerbau).
Adapun bahan-bahan yang dibutuhkan dalam membuat kanji adalah; kelapa muda, gula pasir dan gula merah.
Cara pembuatannya sebagai berikut; siapkan kelapa muda 3 buah. Kupas bagian isi kelapa menggunakan sendok. Siapkan panci, tuangkan isi kelapa ke dalam panci. Kasih gula pasir dan gula merah ¼.
Kemudian, hidupkan kompor dengan api sedang. Tunggu hingga mendidih. Setelah mendidih tuangkan ke dalam wajan, dan tunggu sampai dingin. Setelah itu kanji siap dinikmati. *)
Penulis adalah Mahasiswi Jurusan Sastra Minangkabau, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (Unand).























