• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Rabu, Mei 27, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Ilmu Hitam Gasiang Tangkurak di Ranah Minang

25 Maret 2023
in Opini
Reading Time: 3min read
Views: 13,722
Putri Marselina, Mahasiswi Jurusan Sastra Minangkabau Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (Unand). (Foto : Dok)

Oleh: Putri Marselina

ILMU HITAM merupakan ilmu yang dipakai oleh para dukun. Biasanya ilmu ini merujuk pada kekuatan gaib atau sihir dengan tujuan atau niat yang jahat guna untuk mencelakai korban yang ingin ditujunya.

Untuk membahas ilmu hitam tidak asing lagi bagi sebagian khalayak ramai terutama pada masyarakat Indonesia, dimana di setiap daerah di Indonesia pasti memiliki kepercayaan masing-masing terkait ilmu hitam ini, salah satu contohnya daerah di Indonesia, yaitu daerah Minangkabau.

Lihat Juga

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

12 Mei 2026
64
Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

8 Mei 2026
36
Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
106

Minangkabau adalah nagari yang terletak di daerah Sumatera Barat, Indonesia. Jika mendengar kata dengan Ranah Minang pasti semua orang tahu bahwasanya daerah ini merupakan daerah yang kaya akan keindahan alamnya, dan masakannya.

Dibalik itu semua, selain dengan alam serta masakannya yang terkenal ke berbagai daerah di Indonesia, Ranah Minang juga terkenal dengan kekentalan adatnya yang masih terjaga. Kepercayaan dari nenek moyang, seperti dalam hal mistis, masih sering diceritakan secara turun-temurun oleh sebagian orang kepada anak cucu mereka.

Salah satu hal yang lumrah diceritakan juga terkait permainan mistis atau mitos terkait berbagai ilmu hitam yang tersebar di Ranah Minang ini yaitu mengenai ilmu hitam yang bernama Gasiang Tangkurak.

Pada kepercayaan permainan ilmu hitam ini sebagian masyarakat yang tinggal di Ranah Minang ada juga yang tidak mempercayai tentang hadirnya ilmu hitam ini di sekitar lingkungan mereka, tetapi tidak jarang dan tidak bisa dipungkiri juga bahwa permainan mistis ilmu hitam ini masih banyak juga orang yang mempercayai adanya ilmu ini pada lingkungan dan kehidupan mereka.

Gasiang Tangkurak merupakan suatu ilmu hitam yang sangat terkenal di Ranah Minang, Sumatera Barat, dan merupakan permainan mistis berupa media jahat yang digunakan oleh para dukun untuk mencelakai orang yang ditujunya.

Gasiang ini terbuat dari tengkorak manusia yang sudah meninggal dan diambil pada bagian jidatnya untuk dibuat semacam mainan gasiang pada umumnya. Saat memainkannya, gasiang ini akan diberi tali untuk membuatnya berputar ketika akan digunakan.

Pada saat Gasiang Tangkurak ini diputar, maka seorang dukun akan membacakan mantra khusus yang akan diberikan kepada gasiang tersebut. Gasiang Tangkurak ini hanya dapat dimainkan oleh orang yang memiliki kekuatan ilmu kebatinan.

Jika seseorang yang ingin menggunakan Gasiang Tangkurak ini maka ia akan melakukan ritual yang dilakukan di kuburan sang mayat yang akan menjadi tujuan untuk diambil tengkoraknya selama beberapa malam, ritual ini disebut sebagai ritual batarak atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai ritual bersemedi. Ritual ini biasanya akan dilaksanakan pada waktu malam hari.

Gasiang Tangkurak. (Foto : Dok)

Jika seseorang telah melakukan proses bersemedi di kuburan tersebut, maka ia akan mendapatkan petunjuk untuk mulai melakukan penggalian pada kuburan tersebut dan mengambil dahi tengkorak si mayat itu.

Ketika ia sudah mendapatkan dahi si mayat maka tengkorak tersebut akan dibawa pulang dibersihkan, diasapi dan diberi berupa kemenyan dan mulai diberi beberapa ritual atau mantra khusus agar bisa dimainkan.

Setelah tahap tersebut selesai maka Gasiang Tangkurak itu akan diberi tali dengan 7 warna yang berbeda pada setiap talinya, atau jika tidak ada 7 warna tali tersebut maka dapat diberi alternatif lain dengan menggunakan tali yang terbuat dari kain kafan.

Pada saat mulai memainkan Gasiang Tangkurak ini maka akan dimainkan dengan cara ujung tali yang telah diikatkan pada tengkorak tersebut akan diikatkan pada jempol kaki dan ujung tali lainnya akan diikatkan pada sela-sela jari tangan, dan pada proses permainan Gasiang Tangkurak ini pun biasanya akan dilakukan pada saat malam hari di bawah pohon besar sekitar hutan ataupun sungai karena diyakini pada sekitar hutan atau sungai ini banyak makhluk halus yang akan digunakan sebagai media roh halus yang nantinya akan disuruh untuk melakukan hal jahat yang ditujukan kepada orang yang ingin dicelakai.

Biasanya ketika sedang dimainkan dan Gasiang Tangkurak ini berputar maka sang dukun akan membaca mantra dan menyebutkan nama si korban. Semisalnya jika korban tersebut sedang tidur maka ia akan disuruh bangun dan berjalan untuk menemui seseorang atau bisa jadi korban yang dituju akan menyakiti dirinya sendiri.

Hal ini juga bisa berupa media untuk membuat orang yang menjadi korban tujuan permainan Gasiang Tangkurak ini menjadi sakit, atau sebagai media pemikat/memisahkan seseorang bahkan tidak jarang juga sebagai media pembunuhan secara magis melalui makhluk halus yang disuruh oleh orang yang memainkan Gasiang Tangkurak tadi. Orang Minang sering menyebut Gasiang Tangkurak tadi dengan nama lain Sijundai.

Bayaran yang dipakai jika seseorang sudah melakukan media Gasiang Tangkurak ini dapat berupa uang, atau berupa tumbal. Gasiang Tangkurak ini sampai saat ini masih banyak tersebar di daerah sekitar Minangkabau, hanya saja pemilik dari Gasiang Tangkurak ini identitasnya akan amat disembunyikan atau bisa dibilang identitas pemilik Gasiang Tangkurak ini sangat rahasia dan sangat jarang orang yang mengetahui identitas si pemilik Gasiang Tangkurak ini.

Ilmu hitam berupa Gasiang Tangkurak yang ada di Ranah Minang ini bahkan sudah sangat terkenal hingga ke daerah lain, hingga pemakaian atau kepercayaan orang minang terkait ilmu hitam berupa Gasiang Tangkurak ini sudah dijadikan sebagai film bioskop yang di beri judul Gasing Tengkorak, film yang rilis pada tahun 2017 dan diperankan oleh aktris Nikita Willy, yang menceritakan tentang permainan mistis yang ada di Ranah Minang berupa Gasiang Tangkurak. *)

Penulis adalah Mahasiswi Jurusan Sastra Minangkabau Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (Unand)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Nilai Sistem Legislasi RI Lemah dan Mudah Didikte, Sultan: Harus Ada Mekanisme Pengujian RUU

Next Post

Bagan Nelayan Karam di Air Bangis, 6 Selamat dan 6 Lagi Hilang

BeritaTerkait

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan
Opini

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

12 Mei 2026
64
Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing
Opini

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

8 Mei 2026
36
Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan
Opini

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

27 April 2026
106
Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman
Opini

Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman

26 April 2026
117
Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan
Opini

Efisiensi APBN 2026: Pareto, Subsidi Energi dan Politik Pengorbanan

25 April 2026
54
Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak
Opini

Harum Penulis Naskah pada Komunitas Teater di Sumatera Barat Kurang Semerbak

24 April 2026
49
Next Post
Bagan Nelayan Karam di Air Bangis, 6 Selamat dan 6 Lagi Hilang

Bagan Nelayan Karam di Air Bangis, 6 Selamat dan 6 Lagi Hilang

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (39,520)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,411)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,659)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,797)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (34,424)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (33,341)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,740)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (32,236)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (30,098)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,147)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
172
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
352
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
497
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
237
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
119
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
152
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
133
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
193
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
128

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In