Patuh Tidak Mudik, Irjen Fakhrizal Tahan Rindu Berlebaran di Kampung Halaman

JAKARTA, forumsumbar —Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Walillahilhamd…, kumandang itu mulai terdengar, suara takbir tahmid dan tahlil itu bagi anak Minang adalah ghiroh untuk pulang kampung rayakan lebaran dengan sanak saudara di kampung halaman.

Tapi Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H ini beda, suasana masih pandemi Covid-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih berlangsung di Sumbar hingga 29 Mei 2020 plus imbauan pada perantau untuk tidak pulang kampung.

Irjen Pol Fakhrizal patuh asal untuk kebaikan bersama masyarakat Sumbar, dimana jenderal bintang dua putra Kamang ini harus menahan kerinduannya untuk bertemu masyarakat Sumbar saat lebaran besok.

“Abang biar di Jakarta dulu, biar rindu bertemu sanak saudaraa di kampung Sumbar ditahan dulu, PSBB itu ada tujuannya yaitu memutus rantai penyebaran Covid-19, meski raga ambo (saya) di perantauan, mamun jiwa ada bersama masyarakat di Sumbar tercinta,” ujar Fakhrizal kepada media, Sabtu (23/5).

Mantan Kapolda Sumbar ini yang familiar dengan sebutan “Jenderal Ninik Mamak” yang digadang-gadang menang Pilkada Sumbar 2020 maju berpasangan dengan Walikota Pariaman Genius Umar dari jalur perseorangan, atau independen.

Begitu dikabari soal banyak masyarakat di kampung tedampak ekonominya karena susah mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup saat pandemi, Fakhrizal turun tangan untuk membantu.

Meski tidak pulang, lewat jaringan, sahabat dan kawan Fakhrizal sejak Covid-19 terdeteksi di Sumbar terus berjibaku membantu masyarakat Sumbar. Fakhrizal pun mengirimkan bantuan, tak hanya penyemprotan disinfektan dan pembagian puluhan ribu masker dan hand sanitizer untuk melindungi masyarakat sampai 10 ribu paket sembako dan 10 ton beras.

“Abang harus taat aturan pemerintah yang melarang mudik, walau kerinduan untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan dunsanak di kampung, sudah sangat luar biasa. Kita harus hormati dan patuh pada aturan yang bertujuan baik untuk keselamatan bersama,” ujar Fakhrizal.

Tidak pulang kampung saat lebaran, namun hatinya selalu hadir di tengah masyarakat yang sedang kesusahan, termasuk kalangan wartawan sebagai garda terdepan dalam menginformasikan penyebaran informasi mengenai Covid-19, namun turut terdampak ekonominya.

Irjen Fakhrizal sampai saat ini memang terkenal dekat dengan yang wartawan, Fakhrizal sangat paham betul dengan kehidupan dan pekerjaan pers di lapangan. Karena itu, bantuan juga disalurkannya untuk para wartawan di Sumbar.

“Semoga bantuan ini bisa sedikit menjadi obat bagi kawan-kawan yang terus bekerja di lapangan, jangan lihat besar kecilnya tapi ini tanda Abang bersahabat selalu dengan wartawan,” ujar Bang Jenderal, sapaan pers kepada Irjen Pol Fakhrizal, lewat pesan Whatsapp kepada wartawan di Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumbar.

Irjen Fakhrizal berpesan pada wartawan bertugas di lapangan saat pandemi, terkhusus buat masyarakat Sumbar, agar mentaati kebijakan pemerintah untuk tetap di rumah, kalau keluar rumah wajib pakai masker dan menghindari kerumunan (social distancing) agar terhindar dari wabah Covid-19 yang mematikan ini.

“Pada saatnya nanti dinda, Abang akan hadir di tengah masyarakat Sumbar guna merekat silaturahmi,” tutup Fakhrizal.

(Rel/Iko)

Tinggalkan Balasan