PADANG, forumsumbar —Sebagai perguruan tinggi, Unand selain menjadi tempat bersemainya intelektual bangsa, kampus di Limau Manis Padang itu juga sarat dengan jiwa peduli dan sosial untuk sesama.
Saat wabah Covid-19, sudah tidak terhitung dedikasi Unand dalam pengabdian untuk semangat bersama memutus mata rantai penyebaran virus corona itu.
Sebut RS Unand menjadi rumah sakit rujukan Covid-19, lalu Laboratorium Diagnostik Dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran menjadi Labor yang diizinkan Kemenkes melakukan tes Swab covid-19 pertama di Sumatera. Lalu pembuatan hand sanitizer dan APD publik lainnya.
Senin (18/5) ini Unand Peduli kembali berbagi, kini giliran mahasiswa yang stay at padang tidak pulang kampung dibantu sembako.
”Sembako ini untuk mahasiswa yang patuh protokol kesehatan tidak pulang kampung saat pandemi Covid-19 ini, seperti mahasiswa asing, mahasiswa Papua dan SM3T, jumlahnya ada sekitar 300an mahasiswa,” ujar Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Insannul Kamil, didampingi Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Imrizal dan Kabag Kemahasiswaan Yusdial.
Menurut Nanuk, demikian biasa Insannul Kamil disapa, kegiatan Unand Peduli merupakan wujud nyata solidaritas dan keberpihakan Unand kepada mahasiswa yang terdampak pandemi Covid-19.
”Kemarin paket berbuka puasa dan sahur dari IKA Unand, hari ini Unand Peduli bagikan sembako bagi mahasiswa yang bertahan di Padang saat pandemi ini,” ujar Nanuk.
(Rel/Ad)






















