
AGAM, forumsumbar —– Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dalduk KB PP dan PA) menggelar Forum Anak Agam Competition Kabupaten Agam Tahun 2026, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, di Lubuk Basung, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Bupati Agam, yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi AR tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi, mengembangkan potensi, sekaligus memperkuat kesadaran bersama akan pentingnya perlindungan terhadap anak.
Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini mengusung tema “Dengan Pergerakan dan Pemberdayaan Masyarakat, Hentikan Kekerasan terhadap Anak, Perkawinan Anak dan Anak Berhadapan dengan Hukum, Wujudkan Impian Anak Indonesia.”
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dalduk KB PP dan PA Kabupaten Agam, Dandi Pribadi, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak serta memberikan perlindungan terbaik bagi mereka.
“Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini kita kemas melalui kolaborasi edukasi dan apresiasi terhadap bakat anak. Ada tiga agenda besar yang dilaksanakan, yaitu penyampaian Suara Anak Indonesia Kabupaten Agam kepada Bupati, talk show perlindungan anak, serta grand final lomba Forum Anak Agam Competition,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya memperkuat koordinasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, keluarga, tenaga pendidik, hingga generasi muda terhadap berbagai isu perlindungan anak.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang partisipasi bagi anak untuk mengekspresikan minat dan bakat, sekaligus menyalurkan aspirasi positif secara kreatif, sehat dan sportif.
“Kita ingin anak-anak memiliki ruang yang cukup untuk berpartisipasi, menyampaikan gagasan, menunjukkan bakat, serta turut berkontribusi dalam pembangunan daerah,” katanya.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari perwakilan siswa SD, SMP, SMA sederajat, pengurus Forum Anak Kabupaten Agam.
(R/AMC)






















