PADANG, forumsumbar —Anggota Komisi VI DPR RI Hj. Nevi Zuairina menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) dan alat kesehatan (Alkes) ke 5 rumah sakit di Sumbar, yakni RS Achmad Mochtar Bukittinggi, RS Islam Ibnu Sina Bukittinggi, RSUD Pariaman, RSUD Padang Pariaman dan RSUD Pasaman.
Bantuan yang diberikan, bersama Kementerian BUMN itu, diserahkan melalui Satgas BUMN bekerjasama dengan BUMN-BUMN di kabupaten tempat lokasi rumah sakit. Selain rumah sakit, bantuan APD juga di serahkan ke masyarakat, yang di terima tokoh di tiap-tiap daerah.
“Ada beberapa dus APD dan Alkes, yang merupakan kepedulian BUMN terhadap petugas kesehatan itu sendiri. Semoga, bantuan ini mampu mengatasi masalah RSUD soal kekurangan APD,” kata politisi PKS yang juga Ketua TP PKK Provinsi Sumbar itu, Jumat (15/5).
Nevi menjelaskan, setiap rumah sakit mendapat APD set, APD Disposable, masker medik dan sepatu medik. Mengenai jumlah disesuaikan dengan kebutuhan. 10 unit hingga 250 unit tiap item tergantung jenis APD.

Sedangkan untuk jenis APD di masyarakat, lanjutnya, jenis APD nya adalah masker kain, paket wastafel, hand sanitizer, pompa disinfektan dan disinfektan-nya. Jumlah juga tergantung jenis APD dan asumsi kebutuhan wilayah antara 10 unit hingga 20 ribu unit.
“Terima kasih kepada BUMN yang telah bekerja sama dengan anggota-anggota DPR di seluruh Indonesia untuk berkontribusi menangani wabah Covid-19. Perwakilan BUMN pada penyerahan APD di Bukittinggi diwakili PT Perum Bulog. Sedangkan di Pariaman di wakili PT. PLN. Semoga masyarakat dan rumah sakit merasakan bantuan ini,” tutup Nevi Zuairina.
Koordinator Satgas BUMN PLN Pariaman Bayu Satria menyampaikan terima kasih banyak kepada anggota dewan pusat yang telah ikut menangani kekurangan APD ini. “Satgas BUMN ini terbentuk atas dorongan DPR RI, terkhusus perjuangan Ibu Nevi Zuairina,” kata Bayu.
Menurut Bayu, bantuan ini adalah senergi antara DPR RI dengan BUMN, dalam melihat arti penting penanganan virus corona. Rumah sakit tentunya menjadi garda terdepan dalam membendung dan memutus mata rantai Covid-19 ini. Ia menyebutkan, berdasarkan informasi dari Dirut RSUD Indria, APD dan Alkes ini masih kurang di lingkungan rumah sakit yang terletak di Kampung Baru ini.
“Kita berharap, Ibu Nevi terus berjuang dalam hal ini. Sebab, BUMN memang mitra kerjanya Komisi VI DPR RI, sehingga kekurangan hal itu bisa diatasi dalam waktu yang tidak terlalu lama,” kata Bayu.
(Rel/NZCenter)























