KAYONG UTARA, forumsumbar —Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Oesman Sapta bersama keluarga melakukan salat Idul Adha di tanah kelahirannya. Menurut Oesman Sapta makna Idul Adha untuknya dan keluarga betul-betul menyentuh semua, melalui peristiwa Nabi Ibrahim AS dengan anaknya (Nabi Ismail AS).
“Kita dicerminkan kalau kita tidak berhaji, kita harus melakukan apa di atas dunia ini terhadap lingkungan masyarakat Indonesia, bahwa kita harus berbuat baik dan sebaik-baiknya. Itulah maknanya. Itulah artinya kurban,” ucap Oesman Sapta, usai menjalankan salat Idul Adha di depan Masjid Oesman Al-Khair, Kayong Utara, Kalimantan Barat, Minggu (11/8).
Di hari Idul Adha ini juga, Senator asal Kalimantan Barat itu berpesan untuk Indonesia, bahwa kita yang baru saja melaksanakan Pilpres dan Pileg agar kembali utuh semuanya, kembali bersama-sama membangun bangsa ini. “Jadi, jangan ada lagi perbedaan-perbedaan pada saat ini. Mari kita sama-sama membangun bangsa ini bersama-sama,” tegasnya.
Ceramah salat Idul Adha disampaikan oleh Jafar Alkatiri yang merupakan Anggota DPD RI terpilih periode 2019-2024 asal Sulawesi Utara. Dalam ceramahnya, .Ustaz Jafar kembali mengingatkan kisah Nabi Ibrahim AS yang mendapatkan perintah dari Allah untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail AS. Keduanya pun ikhlas menjalankan perintah Allah tersebut. Hingga akhirnya Allah menunjukkan kebesarannya dengan mengganti menjadi domba dari surga.
Ustaz Jafar Alkatiri mengingatkan agar semua umat muslim bisa menghayati makna berkurban. “Mudah-mudahan kita semua bisa menghayati makna kurban. Kalau belum mampu berkurban maka sembelihlah sifat sombong, merasa pandai dari yang lain dan sebagainya,” tutup Jafar.
Turut hadir juga Benny Rhamdani Anggota DPD RI asal Sulawesi Utara. (Rel)























