PADANG, forumsumbar —Sebanyak 15 ekor sapi siap disembelih dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1440 H di Masjid Nurul Haq Komplek Jondul IV Parupuk Tabing Kecamatan Koto Tangah – Padang. Jumlah sapi kurban tersebut meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.
Menurut pengurus Masjid Nurul Haq Fachri Adnan saat pelaksanaan salat Idul Adha, Minggu (11/8), warga Komplek Jondul IV Parupuk Tabing sangat antusias untuk berkurban. “Tahun-tahun sebelumnya hanya berkisar 12 ekor (sapi), syukur alhamdulillah saat ini kita berkurban 15 ekor,” sebut Fachri.
Penyembelihan sapi kurban dilaksanakan setelah salat Idul Adha, dan para peserta kurban, dimana masing-masing sapi terdapat 7 orang peserta, diminta berkumpul untuk melihat sapi masing-masing saat disembelih, untuk kemudian dagingnya dibagi-bagikan.
Di samping untuk peserta kurban, daging sapi dibagi ke warga Komplek Jondul IV dan masyarakat di sepanjang pantai Parupuk Tabing. “Kupon sudah disebar dua hari menjelang pelaksanaan Hari Raya sesuai dengan jumlah sapi, atau daging yang ada. Mudah-mudahan cukup,” sebut salah seorang panitia kurban.
Di Masjid Nurul Haq juga dilaksanakan salat Idul Adha dengan khatib doktor Muhammad Zen, yang lulusan Mesir. Dalam khutbahnya disampaikan bagaimana umat bisa meneladani keluarga Nabi Ibrahim AS. “Penghambaan kepada Allah yang tiada batas. Nabi Ibrahim, istrinya Siti Hajar dan anaknya Nabi Ismail AS, tunduk dan patuh kepada perintah Allah, untuk “mengurbankan” Ismail,” ujarnya.
Dalam prosesi berhaji di Tanah Suci pun banyak hikmah yang harus dipahami, dimulai dari niat, tawaf, wukuf, sampai melontar jumrah, memiliki pesan tersendiri. “Berpakaian ihram, memberi pesan, bahwa kita harus mengingat kematian. Melontar jumrah bagaimana kita bisa melawan godaan setan,” imbuh ustadz Zen.
Salat Idul Adha yang diikuti ratusan warga Komplek Jondul IV Parupuk Tabing itu, ditutup ustadz Zen dengan doa agar Ranah Minang bisa terhindar dari bencana. Sebab dini hari, gempa mengguncang Kota Padang dengan skala 5,3 SR. (IK).























